BRI Liga 1: 4 Bintang Bali United yang Bisa Bikin PSS Bertekuk Lutut, Ilija Spasojevic Jadi Momok Menakutkan

oleh Alit Binawan diperbarui 27 Okt 2021, 10:45 WIB
Liga 1 - Ilustrasi Logo Bali United BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Dua tim terluka PSS Sleman dan Bali United akan bersua di pekan kedelapan BRI Liga 1 2021/2022, Rabu malam (27/10/2021). Jika melihat kondisi di atas kertas, Bali United memiliki komposisi pemain yang lebih baik dibanding PSS.

Apalagi ditambah dengan beberapa pemain Bali United yang tidak bisa tampil menghadapi Serdadu Tridatu. Yang pasti tidak bisa dimainkan saja ada dua pemain.

Advertisement

Mereka adalah Ega Rizky dan Saddam Emiruddin Gaffar. Selain itu Pelatih PSS, Dejan Antonic, menyebutkan masih ada beberapa pemain yang berpotensi absen.

Sekarang tergantung keputusan dari tim dokter saja terkait beberapa pemain tersebut apakah bisa dimainkan atau tidak. Performa Bali United sedikit menurun dalam empat pertandingan, karena selalu gagal menang. 

Belum lagi ditambah beberapa pemain yang menunjukkan performa menurun. Meskipun demikian, masih ada beberapa pemain Bali United yang bisa merepotkan PSS. Berikut ulasannya.

 

 

2 dari 5 halaman

I Made Andhika Wijaya

Pemain Bali United, I Made Andhika Pradana Wijaya dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 melawan Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). Bali United menang 1-0. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Musim ini, Andhika Wijaya seperti terlahir kembali. Sempat mengalami penurunan performa di Piala Menpora setelah mendapat hadiah dua kartu merah, bek sayap asal Desa Tumbu, Kabupaten Karangasem itu bermain lebih tenang di setiap pertandingan.

Dia mampu tampil impresif sehingga bersih dari jeratan kartu oleh pengadil lapangan. Introspeksi diri menjadi modalnya untuk berbenah.

Apalagi ada sosok Pelatih Bali United U-18 I Made Pasek Wijaya sebagai seorang ayah yang turut andil dalam peningkatan performanya.

Jika terus bermain konsisten, siap-siap saja kreativitas serangan Bhayangkara FC dari sisi sayap menurun. Apalagi di pertahanan sayap kiri, Ricky Fajrin sudah pasti di pasang oleh Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra.

 

 

3 dari 5 halaman

Leonard Tupamahu

Pemain Bali United, Leonard Tupamahu mengontrol bola dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 melawan Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). Bali United menang 1-0. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Tidak ada sosok Willian Pacheco yang absen karena akumulasi kartu, Leo yang akan berperan penting di jantung pertahanan Serdadu Tridatu. Berduet dengan Haudi Abdillah, kengotototannya untuk menjaga lini pertahanan sangat diperlukan.

Mungkin salah satu tugas utamanya nanti adalah mematikan pergerakan penyerang PSS Nemanja Kojic. Tapi dia juga harus berhati-hati karena dengan usia yang tidak muda lagi, agresivitasnya bisa sedikit menurun dan juga jangan sampai Leo terpancing emosi.

 

 

4 dari 5 halaman

Brwa Nouri

Pemain Bali United, Brwa Nouri (tengah) berebut bola dengan pemain Persik Kediri Ahmad Agung Setia Budi dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). Bali United menang 1-0. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Brwa Nouri menjadi salah satu jenderal lapangan tengah yang dimiliki Bali United saat ini. Dia bisa menjadi jembatan yang baik antara lini belakang dan lini depan.

Pekan lalu ketika Bali United ditumbangkan Bhayangkara FC, Nouri selalu menempel ketat Evan Dimas Darmono.

Menghadapi PSS, tenaganya sangat dibutuhkan karena peran sebagai pemutus serangan Super Elja.

 

 

5 dari 5 halaman

Ilija Spasojevic

Ilija Spasojevic mampu memperdaya kiper Awan Setho Raharjo hanya semenit kemudian, tepatnya di menit ke-19. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kepercayaan diri Spaso bisa meningkat menghadapi PSS. Hingga pekan kesembilan, dia nyaman sebagai top skorer sementara BRI Liga 1 dengan raihan tujuh gol. 

Sebagai seorang penyerang, dia punya segalanya. Postur kokoh, akurasi tembakan yang akurat, hingga penempatan posisi yang tepat. Penampilannya musim ini bisa dikatakan jauh meningkat dibanding musim-musim sebelumnya.

Lini pertahanan PSS perlu waspada. Salah sedikit dalam mengantisipasi pergerakan Spaso, bisa saja dia kembali mencetak gol dan menjadi momok menakutkan bagi PSS.

 

 

Berita Terkait