Telah Dapat Izin BPOM, Anak 6-11 Tahun Bisa Divaksin Sinovac

oleh Alfi Yuda diperbarui 17 Nov 2021, 05:20 WIB
Ilustrasi vaksin Sinovac, COVID-19. (Photo by Markus on Unsplash)

Bola.com, Jakarta - Kabar baik datang dari Badan Pengawas Obat dan makanan (BPOM) terkait pemberian vaksin Sinovac pada anak usia 6-11 tahun. BPOM telah menerbitkan izin penggunaan darurat vaksin Sinovac untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.

"Alhamdulillah, tentunya kita bersyukur bahwa di hari ini kami bisa menyampaikan pengumuman telah diterbitkannya izin penggunaan vaksin COVID-19 dari vaksin Sinovac (CoronaVac dan vaksin COVID-19 dari Bio Farma) untuk anak usia 6-11 tahun,” ujar kepala BPOM Penny K. Lukito, dalam keterangan pers secara virtual (1/11/2021).

Advertisement

Penerbitan izin ini merujuk pada aspek keamanan dan imunogenisitas atau respons imun tubuh yang dihasilkan pada anak usia 6-11 tahun justru mencapai 96,15 persen lebih tinggi dari dewasa. Sedangkan dari segi efikasi sama dengan efikasi uji klinis sebelumnya.

Sebelumnya, BPOM sudah mengizinkan penggunaan vaksin Sinovac pada anak usia 12-17 tahun.

"Jadi kini, penggunaan dari vaksin Sinovac bisa digunakan untuk vaksinasi anak usia 6-17 tahun dan tentunya untuk dewasa," imbuh Penny.

Proses evaluasi vaksin ini dilakukan BPOM bersama-sama tim ahli yang tergabung dalam Komite Nasional Penilai Obat, ITAGI (Indonesian Technical Advisory group on Immunization), serta klinisi terkait lainnya.

2 dari 2 halaman

Diharapkan Menambah Kepercayaan Orangtua

Dengan makin banyaknya segmen anak yang bisa memperoleh vaksin COVID-19, diharapkan akan lebih menambahkan kepercayaan para orangtua agar mengirimkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.

"Mudah-mudahan, kami menunggu dalam waktu dekat akan ada lagi beberapa vaksin yang segera terdaftar di BPOM untuk bisa digunakan pada anak usia 6-11 tahun," kata Penny.

Menutup keterangan persnya, Penny menyampaikan untuk pemberian vaksin pada anak di bawah usia enam tahun masih diperlukan evaluasi lebih lanjut.

"Di bawah dari enam tahun masih terus kamu upayakan data-data yang lebih lengkap lagi. Sebab, anak usia dini membutuhkan kehati-hatian yang lebih, ucapnya.

Yuk, segera vaksinasi anak-anak kita!

Berita Terkait