Liga Inggris: Carrick Kecewa Berat Manchester United Ditahan Imbang Chelsea

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 29 Nov 2021, 05:00 WIB
Para pemain Chelsea dan Manchester United melakukan duel udara dalam lanjutan Liga Inggris 2021/2022 di Stamford Bridge, Minggu (29/11/2021) WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Bola.com, Jakarta - Chelsea gagal meraih poin penuh di markasnya sendiri, Stamford Bridge, saat menjamu Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris 2021/2022, Minggu (28/11/2021) malam WIB. Ini seharusnya jadi poin bagus buat Setan Merah, namun Michael Carrick tidak demikian.

Pelatih sementara Manchester United, Michael Carrick, di luar dugaan membangkucadangkan Cristiano Ronaldo. Lini depan dihuni oleh Jadon Sancho dan Marcus Rashford.

Advertisement

Carrick tampaknya ingin memperkuat pertahanan United. Akan tetapi, statistik justru memperlihatkan bahwa Chelsea lebih dominan dalam melakukan serangan.

David De Gea tampil cukup cemerlang mencegah gawangnya kebobolan lebih banyak. "Chelsea banyak mendapat peluang. Saya tahu De Gea bakal melakukan 1-2 penyelamatan."

Hasil imbang 1-1 tak membuat Carrick puas. Ia tak bisa menyembunyikan perasaan kesalnya karena hanya bisa membawa pulang satu poin saja.

"Kecewa sebenarnya, sebab kami memimpin lebih dulu. Saya bangga dengan para pemain. Dalam situasi yang sulit kami mencoba untuk melakukan yang terbaik. Tapi ada perasaan pahit kecil itu. Kami datang untuk memenangkan pertandingan."

"Saya sedikit kecewa, saya tidak bisa berbohong," kata Michael Carrick lagi.

 

2 dari 3 halaman

Tuchel Justru Girang

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, memberikan arahan kepada anak asuhnya saat melawan Aston Villa pada laga Liga Inggris di Stadion Villa Park, Minggu (23/5/2021). Chelsea tumbang dengan skor 2-1. (Richard Heathcote/Pool via AP)

Berbeda dengan Carrick, Tuchel justru girang menyambut hasil imbang tersebut. Menurutnya para pemain bermain begitu agresif sehingga banyak aspek positif yang bisa dipetik.

"Saya sangat gembira dengan performa anak-anak. Kami mendominasi sejak menit awal, sangat agresif, dan tak pernah berhenti menyerang," kata Thomas Tuchel.

Pada menit 90+7', Antonio Rudiger seharusnya bisa dengan mudah menceploskan bola ke gawang De Gea. Sayang seribu sayang, tendangannya melambung tinggi, padahal ia sudah berhadapan one on one!

"Itu peluang besar ya, andai saja gol, pastinya jadi cara fantastis menyudahi pertandingan ini, sebab kami bermain luar biasa. Apa daya, kami harus menelan hasil ini. Tapi yang jelas itu tadi, anak-anak bermain dengan canggih dan saya senang,"

Hasil ini tetap membuat Chelsea berada di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2021/2022, unggul satu poin atas Manchester City di posisi kedua dan dua poin atas Liverpool di peringkat ketiga.

3 dari 3 halaman

Persaingan di Liga Inggris 2021/2022

Berita Terkait