Liga Inggris : Curhat Berbeda Pelatih Manchester United dan Arsenal Setelah Perang Ketat di Old Trafford

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 03 Des 2021, 06:16 WIB
Michael Carrick merupakan mantan pemain sekaligus asisten Manajer di Mancherster United. Ia memulai kariernya setelah gantung sepatu pada 2018 silam. Kesuksesan Setan Merah menjadi runner up Liga Inggris dan Liga Europa merupakan salah satu jasanya. (Foto: AFP/Pool/Phil Noble)

Bola.com, Jakarta - Manchester United menuntaskan hasrat menuai tiga poin kala menjamu Arsenal, pada laga lanjutan Liga Inggris 2021/2022, dini hari tadi WIB. Manchester United unggul 3-2, namun ada yang menarik terkait komentar dua pelatih, Michael Carrick dan Mikel Arteta.

Dalam pertandingan tersebut, Bruno Fernandes dan Cristiano Ronaldo menjadi pahlawan bagi Manchester United. Sementara itu, Arsenal sempat berharap berkat aksi Emile Smith Rowe pada menit ke-13 dan Martin Odegaard (54').

Advertisement

Setelah pertandingan, 'curhatan' dua pelatih menjadi sorotan. Arsitek Arsenal, Mikel Arteta mengaku kecewa dengan hasil yang membuat timnya harus rela kehilangan poin.

"Kami kecewa karena tak mendapat apa-apa. Ketika Anda kebobolan tiga gol di Old Trafford, Anda akan mendapat sesuatu yang tak menyenangkan usai pertandingan. Banyak hal positif, tapi ternyata itu tak cukup," kata Arteta.

Arteta mengaku ada kesalahan besar yang dilakukan anak asuhnya, yakni memberi momentum kebangkitan kepada Manchester United. Hal itu terjadi pada akhir babak pertama dan 10 menit awal babak kedua.

 

2 dari 2 halaman

Kecewa dan Sedih

Sepasang gol Cristiano Ronaldo menyelamatkan Manchester United dari kekalahan saat bersua Atalanta pada laga keempat Grup F Liga Champions di Gewiss Stadium, Rabu (3/11/2021) dini hari WIB. MU pun bermain imbang 2-2 kontra Atalanta. (AFP/Marco BERTORELLO

"Kami kehilangan banyak bola dengan cara yang sederhana, dan kami juga gagal melakukan tekanan yang berkelanjutan. Kami bertahan terlalu dalam," curhat Arteta.

Pada sisi Manchester United, satu yang menarik atensi adalah komentar Michael Carrick tentang mundur dari posisi pelatih tim utama. Artinya, ia sudah menanggalkan status caretaker.

"Saya memiliki periode yang luar biasa, memori yang tak mungkin terlupakan dan saya bangga terhadap performa para pemain dalam tiga pertandingan terakhir. Saya baru saja bilang ke mereka, dan para pemain memang terkejut," kata Carrick.

Bagi Manchester United, kemenangan ini membuat mereka sudah mulai kembali merangsek ke jajaran pengincar area empat besar. Sementara itu, Arsenal gagal menggeser posisi West Ham United, yang berada di peringkat 4.

Berita Terkait