Membayangkan Formasi Ideal Timnas Indonesia dengan Oplosan 4 Pemain Naturalisasi: Siap Bikin Lawan Frustrasi

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 07 Jan 2022, 07:30 WIB
Timnas Indonesia - Sandy Walsh, Kevin Diks, Jordi Amat, Mees Hilgers (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Kabar baik datang untuk Timnas Indonesia. Sebanyak empat pemain yang masuk kandidat proyek naturalisasi telah menyatakan kesediaannya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani, mengonfirmasi Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen setuju menjadi pemain naturalisasi. Keduanya berhasil diyakinkan pelatih Shin Tae-yong untuk tambahan kekuatan di Timnas Indonesia.

Advertisement

"Coach Shin Tae-yong sudah menelpon Mees Hilgers. Ragnar Oratmangoen, melalui agennya mengatakan berminat tampil untuk Timnas Indonesia," kata Hasani Abdulgani.

"Semoga bisa secepatnya dokumen kedua pemain tersebut segera di collect," tegas Hasani Abdulgani pada akun Instagram pribadi.

Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen menyusul Sandy Walsh dan Jordi Amat yang sudah mengonfirmasi ketertarikan menjadi WNI pada akhir 2021. Dengan demikian, mereka kini tinggal menyelesaikan prosedur untuk berganti kewarganegaraan agar bisa membela Timnas Indonesia.

Kehadiran para pemain naturalisasi ini tentu bakal menambah kekuatan Timnas Indonesia. Apalagi mereka bermain pada posisi-posisi yang krusial dan diprediksi bakal memegang peran penting.

Lantas, bakal seperti apa formasi ideal Timnas Indonesia nantinya? Berikut ini bayangan formasi Timnas Indonesia dengan kehadiran empat pemain naturalisasi dengan menggunakan skema 4-2-3-1.

2 dari 6 halaman

Kiper

Nadeo Argawinata menjadi pahlawan kemenangan Timnas Indonesia usai berhasil menangkis tendangan penalti yang dilesatkan oleh Faris Ramli pada injury time. Hal tersebut membuat pertandingan yang awalnya imbang 2-2 berhasil dimenangkan oleh skuat Garuda menjadi 4-2 di babak 2x15 menit. (affsuzukicup)

Nadeo Argawinata masih layak berada di bawah mistar gawang Timnas Indonesia. Namun, semua itu akan bergantung pada penampilannya di Bali United.

Bila Nadeo Argawinata dipercaya menjadi pilihan utama dan diberi kesempatan bermain maka pelatih Shin Tae-yong akan kembali memanggilnya. Nadeo adalah kiper berkualitas yang didukung postur tinggi serta kemampuan membaca arah bola yang baik.

Namun, posisi Nadeo juga tak sepenuhnya aman. Timnas Indonesia punya sejumlah kiper berkualitas seperti Muhammad Riyandi, Syahrul Trisna, hingga Ernando Ari.

3 dari 6 halaman

Belakang

Mees Hilgers. Bek tengah FC Twente berusia 20 tahun ini memiliki darah Indonesia dari sang ibu yang lahir di Manado. Meski lahir di Belanda, belum sekalipun ia bermain di level timnas yunior. Bersama FC Twente musim ini ia telah bermain 11 kali dengan mencetak 1 gol dan 1 assist. (twitter@fctwente)

Posisi bek kiri diyakini bakal tetap ditempati oleh Pratama Arhan. Seperti diketahui, Pratama Arhan punya kemampuan mumpuni tak hanya sekadar bertahan melainkan juga membantu serangan.

Adapun duo pemain naturalisasi bakal dijumpai di jantung pertahanan Timnas Indonesia. Mees Hilgers dan Jordi Amat menjadi duel yang sempurna untuk membuat lini pertahanan Timnas Indonesia solid.

Keduanya juga didukung postur tubuh yang tinggi. Itulah alasan mereka duet ini berpeluang menjadi pakem baru di jantung pertahanan Timnas Indonesia.

Meski demikian, keduanya harus mampu meyakinkan Shin Tae-yong dengan penampilan terbaik. Penyebabnya adalah Indonesia punya stok bek tengah yang banyak semisal Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, Ryuji Utomo, hingga Fachruddin Aryanto.

Adapun posisi bek kanan akan diberikan pada Sandy Walsh. Seperti diketahui, Sandy Walsh juga punya kemampuan mumpuni di area itu dan juga sering membantu serangan.

4 dari 6 halaman

Tengah

Ragnar Oratmangoen (Foto: Instagram/@0ratmangoen)

Persaingan lini tengah semakin menarik dengan kehadiran pemain naturalisasi. Asnawi Mangkualam kemungkinan besar akan dijadikan gelandang karena posisinya bakal diberikan pada Sandy Walsh.

Asnawi akan membantu lini tengah Timnas Indonesia bersama Rachmat Irianto. Asnawi akan lebih membantu serangan, sedangkan Rachmat Irianto menjadi gelandang bertahan.

Sementara itu, Egy Maulana Vikri tetap akan berada sebagai gelandang sayap kiri. Pergerakannya akan dibantu Ricky Kambuaya yang jadi motor serangan.

Adapun di posisi gelandang sayap kanan ada Ragnar Oratmangoen. Kemampuannya dalam menggulirkan bola dan memberikan umpan-umpan matang bakal berguna.

 

5 dari 6 halaman

Depan

Penyerang Timnas Indonesia, Ezra Walian, berduel dengan bek Malaysia, Junior Eldstal, pada laga Grup B Piala AFF 2020. (AFP/Roslan Rahman)

Ezra Walian diyakini masih akan jadi pilihan Shin Tae-yong di lini depan Timnas Indonesia. Pada Piala AFF 2020, performa Ezra Walian memang belum sesuai ekspektasi.

Namun, Ezra Walian lebih baik dari ketiga penyerang murni Timnas Indonesia lainnya semisal Kushedya Hari Yudo, Dedik Setiawan, dan Hanis Saghara.

Ezra berhasil mencetak dua gol untuk Timnas Indonesia. Namun, Shin Tae-yong tentu akan menilai kelayakan Ezra Walian selama membela Persib Bandung di BRI Liga 1 2021/2022.

6 dari 6 halaman

Formasi Timnas Indonesia

Timnas Indonesia - Formasi Timnas Indonesia Bersama Pemain Naturalisasi (Bola.com/Adreanus Titus)

Berita Terkait