BRI Liga 1: Sergio Alexandre Manfaatkan Jeda FIFA Matchday untuk Perbaiki Cara Main Persiraja

oleh Gatot Susetyo diperbarui 19 Jan 2022, 15:00 WIB
Persiraja diyakini akan tampil lebih bagus di tangan pelatih Sergio Alexandre di sisa BRI Liga 1 2021-2022. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Bola.com, Jakarta - Pelatih anyar Persiraja Banda Aceh, Sergio Alexandre, mengaku tak punya waktu banyak memoles kinerja timnya di BRI Liga 1 2021/2022. Alhasil, Sergio belum mengeluarkan ilmunya untuk mengubah permainan Persiraja.

"Waktu saya sangat singkat. Jarak pertandingan yang mepet membuat saya belum menyentuh soal taktikal dengan detail," kata Sergio Alexandre.

Advertisement

Pada dua laga awal kiprahnya saat Persiraja kalah tipis 0-1 dari PSSI Semarang dan imbang tanpa gol melawan Persipura, Sergio hanya memberi instruksi taktikal secara umum.

"Saya cuma instruksikan anak-anak bagaimana Persiraja tak kalah. Kami hanya bermodalkan semangat dan motivasi. Jadi saya belum ajarkan game play yang benar," tuturnya.

Untuk itu, jeda pertandingan selama 10 hari saat FIFA matchday nanti, pelatih asal Brasil tersebut baru bisa menerapkan ilmunya di Persiraja Banda Aceh.

"Saya harus maksimalkan jeda nanti. Pemain sudah punya modal spirit dan kekompakan. Kalau mereka sudah paham sistem permainan yang saya berikan, Persiraja akan tampil beda," jelasnya.

 

2 dari 3 halaman

Pede Lolos dari Zona Degradasi

Sergio Alexandre, pelatih asal Brasil, resmi akan menangani Persiraja di putaran kedua BRI Liga 1 2021-2022. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Meski Laskar Rencong berada di dasar klasemen dengan poin enam, Sergio masih yakin tim promosi Liga 1 2020 ini bisa mentas dari zona degradasi.

"Tak ada yang mustahil. Saya dan semua elemen tim optimis Persiraja bisa bangkit. Kita lihat saja nanti di pertandingan berikutnya," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Yuk Tengok Posisi Klub Favorit Kamu:

Berita Terkait