4 Pemain Persib Calon Mimpi Buruk buat PSS di BRI Liga 1: Mulai Normal Usai Badai COVID-19

Beberapa pilar andalan Persib Bandung pulih dari COVID-19 dan kembali bergabung dengan tim. Berikut, empat pemain kunci Persib yang jadi mimpi buruk PSS Sleman.

BolaCom | Muhammad FaqihDiterbitkan 11 Februari 2022, 08:30 WIB
Persib Bandung - Teja Paku Alam dan Nick Kuipers (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Denpasar - Duel seru bakal tersaji pada pekan ke 24 BRI Liga 1 2021/2022 antara Persib Bandung vs PSS Sleman. Laga kedua tim digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Jumat (11/2/2022).

Persib berambisi meraih poin penuh dipertandingan nanti. Skuat Maung Bandung ingin kembali ke jalur kemenangan setelah dilaga sebelumnya takluk dari Bhayangkara FC dengan skor 0-1.

Advertisement

Kemenangan juga akan membuat Persib kembali menjaga persaingan di papan atas klasemen. Saat ini, Persib bertengger di urutan kelima dengan 43 poin dari 22 pertandingan.

Kabar baik juga tengah menyelimuti Persib setelah beberapa pilar andalannya kembali bergabung dengan tim. Mereka sebelumnya absen lantaran terkonfirmasi positif COVID-19.

Maka dari itu, tim pelatih kemungkinan bakal menurunkan skuat andalannya saat berhadapan dengan PSS. Berikut, empat pemain kunci Persib Bandung yang jadi mimpi buruk Elang Jawa.


Teja Paku Alam

Kiper Sriwijaya FC, Teja Paku Alam, memberikan instruksi saat melawan Persib Bandung pada laga Grup A Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Selasa (16/1/2018). Persib menang 1-0 atas Sriwijaya FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Teja Paku Alam dipastikan kembali jadi tumpuan tim di sektor penjaga gawang. Perfomanya belakangan ini kerap mencuri perhatian Bobotoh di media sosial.

Kiper kelahiran Painan Sumatra Barat ini dikenal handal dalam mengantisipasi bola-bola silang dan punya refleks yang cepat. Tak jarang, Teja melakukan beberapa kali penyelamatan krusial.

Sejauh ini, Teja telah bermain sebanyak 15 laga bersama Persib Bandung. Dari 15 penampilannya, kiper berusia 27 tahun tersebut sukses mencatatkan 8 clean sheet atau tanpa kebobolan.


Nick Kuipers

Pemain Persib Bandung, Nick Kuipers (kiri) menguasai bola dibayangi pemain PS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar dalam laga leg kedua semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Senin (19/4/2021). Persib bermain imbang 1-1 dengan PS Sleman. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Pemain kelahiran Belanda ini sudah kembali bergabung dengan tim dalam sesi latihan. Nick sebelumya absen lantaran terpapar COVID-19 dan harus menjalani karantina mandiri.

Nick merupakan pilar andalan Maung Bandung di lini belakang. Dia sudah mencatatkan 18 penampilan dari 22 laga yang dilakoni Persib Bandung.

Kehadiran Nick tentu akan menambah kepercayaan diri tim Persib. Pemain berusia 29 tahun itu kemungkinan akan berduet dengan Victor Igbonefo di jantung pertahanan tim.

Nick punya kelebihan dari segi postur. Eks jebolan Eredivisie Belanda ini juga jago dalam mematikan pergerakan penyerang lawan sehingga kesulitan mencetak gol.


Marc Klok

Marc Klok menjadi pemain naturalisasi asal Belanda ke-10 di Indonesia. Ia resmi menjadi WNI pada November 2020 lalu. Ia pernah dipanggil untuk pemusatan latihan persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Namun, akhir-akhir ini ada masalah mengenai proses naturalisasinya. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pemain naturalisasi Persib ini selalu jadi tumpuan tim Persib di lini tengah. Marc Klok dikenal sebagai gelandang yang punya semangat juang tinggi di lapangan.

Maka tak heran, tim lawan selalu kesulitan mengembangkan permainannya. Klok kerap jadi pemutusan aliran bola pemain lawan dan punya kelebihan dalam mengeksekusi bola mati.

Bersama Persib, Marc Klok sudah mengoleksi 18 penampilan. Dari 18 penampilannya dia berhasil mencetak dua gol dan satu assist.

Dua gol tersebut tercipta saat Persib mengalahkan Barito Putera 1-0 dan Persiraja Banda Aceh 4-0.


David Da Silva

Striker Persib Bandung, David da Silva. (Bola.com/Erwin Snaz)

Laga melawan PSS Sleman bisa jadi ajang pembuktian bagi David Da Silva. Pemain berpaspor Brasil ini tengah berjuang mengakhiri puasa golnya.

David sebenarnya punya kualitas mumpuni sebagai penyerang. Buktinya, pemain berusia 32 tahun tersebut sempat jadi mesin gol Persebaya Surabaya pada musim 2018.

Pada laga nanti, David kemungkinan kembali akan berduet dengan Bruno Cantanhede. Kolaborasi keduanya diharapkan bisa jadi senjata tajam Skuat Maung Bandung di lini depan.


Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait