Kesan 3 Petinggi Tokyo Verdy terhadap Pratama Arhan: Mandiri, Kuat, Meliuk-liuk, hingga Agresif

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 22 Feb 2022, 17:50 WIB
Perjalanan Pratama Arhan untuk masuk ke Timnas Indonesia senior berawal dari pemanggilan seleksi Timnas U-19 pada awal tahun 2020. Penampilan apiknya saat pemusatan di Thailand, membuat dirinya di panggil Shin Tae-yong untuk membela Timnas senior sebulan kemudian. (AP/Suhaimi Abdullah)

Bola.com, Tokyo - Tiga pejabat Tokyo Verdy terkesan dengan kehadiran Pratama Arhan. Bek sayap berusia 20 tahun itu disebut mandiri, kuat, meliuk-liuk, hingga agresif.

"Saya merasa bahwa level sepak bola Indonesia telah meningkat pesat, jadi kami merasa ingin mencari kesempatan baru di Indonesia," kata Direktur Bisnis Tokyo Verdy, Yuta Saito dalam YouTube J.LEAGUE International.

Advertisement

"Untuk usia 20 tahun, sudah masuk Timnas Indonesia dan sudah merantau sejak kecil tinggal jauh dari orang tua, saya memiliki kesan bahwa dia mandiri dan kuat," jelas Yuta Saito.

Tokyo Verdy baru saja memboyong Pratama Arhan secara gratis dari PSIS Semarang. Pemain Timnas Indonesia itu dikontrak selama dua tahun.

Pratama Arhan adalah pemain muda terbaik Piala AFF 2020. Bek berkaki kidal itu mampu membawa Timnas Indonesia ke partai puncak dan mencetak dua gol plus dua assist.

"Saya menerima lisnya, lalu mengecek permainan aslinya di video. Setelah itu mata saya tertuju kepada Arhan. Seperti itu alur garis besarnya," tutur Direktur Teknik Tokyo Verdy, Kentaro Tsuboi.

"Untuk teknik pengolahan bola, berliuk-liuk menghindari lawan. Kombinasi di tempat sempit seperti one-two dengan kawan. Singkatnya bisa bermain di ruang yang sempit. Itu yang menarik dari pemain ini," paparnya.

2 dari 3 halaman

Insting Menyerang

Pemain PSIS, Pratama Arhan berusaha merebut bola dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 antara PSIS Semarang melawan Persela Lamongan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (04/09/2021) WIB. (Bola.com/Bagaska Lazuardi)

Pratama Arhan disebut sebagai pemain agresif. Pesepak bola kelahiran Blora, Jawa Tengah pada 21 Desember 2021 itu juga dianggap punya insting menyerang yang tinggi.

"Bagaimanapun yang penting dalam serangan adalah menghadap ke depan, opsi ke depan, ide ke depan," terang Direktur Olahraga Tokyo Verdy, Atsuhiko Ejiri.

"Saya rasa tidak bisa hanya dengan tidak kehilangan bola saja. Jadi saya memiliki kesan dia memiliki opsi ke depan dalam bermain," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Ambisi

Pratama Arhan berhasil mencuri perhatian usai tampil memukau di laga terakhir fase grup Piala AFF 2020 dengan mencetak satu gol dan satu assist untuk Irfan Jaya. Bermain sebagai bek kiri, ia berhasil menjadi pemain aktif dan agresif di lapangan. (Dok. PSSI)

Pratama Arhan datang ke Tokyo Verdy bukan untuk numpang lewat. Sebagai sarana promosi, penampil 16 caps bersama Timnas Indonesia itu mejelaskan segala kelebihannya.

"Tokyo Verdy menurut saya tim baik dan tim kuat lalu bersaing di papan atas dan sudah beberapa kali meraih gelar," ungkap Pratama Arhan.

"Posisi optimal saya adalah bek sayap kiri. Saya memiliki kelebihan lemparan ke dalam, tendangan bola mati, crossing dan shooting yang baik juga kecepatan. Saya siap bersaing di Tokyo Verdy," jelasnya.

Sumber: YouTube J.LEAGUE International

 

Berita Terkait