2 dari 3 Pemain Keturunan di Belanda Sudah Oke Bela Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2023

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 11 Apr 2022, 13:11 WIB
Timnas Indonesia U-19 uji coba melawan Youngnam University. (PSSI).

Bola.com, Amsterdam - Dua dari tiga pemuda keturunan di Belanda disebut telah setuju untuk membela Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2023. Bagaimana dengan satu pemain lainnya?

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani terbang ke Belanda untuk menemui orang tua ketiga pemain keturunan itu.

Advertisement

Hasani menjelaskan bahwa pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong menginginkan ketiga pemain itu untuk Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2023.

Hasani telah bertemu dengan dua dari tiga pemain itu. Pria yang juga berstatus Presiden Komisaris Mahaka Sports dan Entertainment itu akan menemui satu pemain lainnya ketika dihubungi Bola.com pada Minggu (10/4/2022).

Lantas, bagaimana cara Hasani membujuk kedua pemuda keturunan itu dan orang tuanya demi Timnas Indonesia U-20?

"Saya menyampaikan bahwa pelatih kami memilih Anda. Jadi, saya datang ke tempat Anda untuk menyatakan bahwa kami berminat mengajak Anda bermain di Timnas Indonesia U-20," jelas Hasani.

"Makanya, kami juga bertemu dengan orang tuanya. Sebab, usianya masih 18 tahun. Dua pemain sudah oke. Yang satu masih pikir-pikir. Sepertinya berat. Sebab, ia kemungkinan masih bisa dipanggil oleh Timnas Belanda," ujar Hasani.

2 dari 2 halaman

1 Pemain Pikir-pikir

Timnas Indonesia U-19 Vs Pohang Steelers. (Foto PSSI).

Hasani hanya membocorkan bahwa rata-rata usia ketiga pemain itu masih 18 tahun. Namun, ia berjanji akan membukanya nama ketiganya kepada Bola.com pada Senin (11/4/2022).

"Senin, 11 April 2022 ya. Pada Minggu, 10 April 2022 saya akan bertemu dengan satu pemain lagi," imbuh Hasani.

"Yang sudah oke dua pemain. Yang satu masih pikir-pikir. Berat sepertinya. Sebab, ia masih mungkin dipanggil Timnas Belanda," jelas Hasani.

Kabar Shin Tae-yong meminta tiga pemuda keturunan untuk Timnas Indonesia U-20 terbilang baru. Sebab selama ini, pelatih asal Korea Selatan itu selalu diinformasikan mengajukan empat pemain keturunan untuk timnas senior.

"Kalau alasan coach Shin Tae-yong, saya tidak tahu. Sebenarnya awal rencana naturalisasi itu untuk Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2021," tutur Hasani.

"Waktu itu kasusnya Elkan Baggott meski statusnya bukan naturalisasi. Namun, karena Piala Dunia U-20 2021 dibatalkan, akhirnya mencari pemain baru. Coach Shin Tae-yong merekomendasikan tiga pemain ini," paparnya.

Berita Terkait