Hamka Hamzah Selalu Punya Motivasi Lebih Ketika Hadapi PSM Makassar

oleh Hery Kurniawan diperbarui 19 Apr 2022, 16:30 WIB
Manajer sekaligus kapten tim Liga 2, Rans Cilegon FC, Hamka Hamzah. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Jakarta - Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kerap menghasilkan pemain sepak bola hebat. Legenda sepak bola selalu datang dari provinsi itu untuk membela PSM Makassar dan Timnas Indonesia.

Dahulu kita mengenang sosok Ramang. Belakangan ada beberapa pemain hebat lain yang muncul dari Sulawesi Selatan.

Advertisement

Sebut saja Syamsul Chaeruddin, lalu ada pula Hamka Hamzah. Ketiga sosok itu juga sangat identik dengan PSM Makassar.

Berbeda dengan dua pemain di atas, Hamka memang pernah memperkuat PSM. Namun, ia tidak begitu identik dengan tim kebanggaan Sulawesi Selatan itu.

Hamka Hamzah hanya memiliki dua kesempatan membela PSM Makassar. Kesempatan pertama terjadi di awal kariernya yakni dari 2000 hingga 2002. Kesempatan kedua itu datang pada 2018 lalu.

 

2 dari 4 halaman

Punya Motivasi Lebih

Hamka Hamzah (dua kiri) selaku kapten tim Rans Cilegon FC menyumbang satu dari dua gol yang diperoleh saat mengalahkan Persiba Balikpapan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Hamka memang dikenal kerap berpindah klub. Sejauh ini sudah ada 13 klub berbeda yang pernah ia bela.

Namun, ia memiliki motivasi lebih ketika berhadapan dengan klub asal kampung halamannya, PSM Makassar. Ia ingin membuktikan sesuatu ketika jumpa Juku Eja.

"Setiap lawan PSM motivasi saya lebih dari 100. Ya bayangkan saja kalian punya putra daerah yang kualitasnya diakui klub luar tapi malah ambil pemain dari daerah lain," kata Hamka di kanal YouTube Tiento Indonesia.

"Jadi saya mau buktikan hal itu. Ya kadang saya ribut jadi suporter juga," lanjut Hamka Hamzah. 

 

3 dari 4 halaman

Gagal Juara 2018

Hamka Hamzah mencetak gol pembuka bagi PSM Makassar sat melawan Persiba Balikpapan pada laga Grup di Stadion Sijalak Harupat, Soreang, Bandung, Jumat (17/2/2017). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Hamka Hamzah nyaris mengukir sejarah manis bersama PSM Makassar di Liga 1 2018. Saat itu, ia berpeluang membawa Tim Juku Eja menjadi juara liga.

PSM Makassar bersaing ketat dengan Persija Jakarta dalam perburuan gelar juara. Pada akhirnya, trofi juara harus terbang ke Jakarta.

"Pas saya kembali ke PSM itu saya nangis itu, saya bertekad mau bawa PSM juara waktu itu tapi gagal ya akhirnya saya merasa cukup lah," tandas Hamka

4 dari 4 halaman

Simak Posisi Akhir PSM di BRI Liga 1:

Berita Terkait