BRI Liga 1: Bobotoh Memanas Minta Robert Alberts Dipecat, Legenda Persib Maklum

oleh Erwin Snaz diperbarui 08 Agu 2022, 21:15 WIB
Legenda Persib Bandung, Yudi Guntara, merindukan duel klasik Persib Vs PSMS Medan. (Persib.co.id)

Bola.com, Bandung - Kekalahan Persib Bandung dari Borneo FC 1-4 pada pekan ketiga BRI Liga 1 2022/2023, Minggu (7/8/2022) di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur membuat bobotoh ramai menyuarakan Robert Alberts untuk keluar.

Maklum, dalam tiga laga yang sudah dilewati, Persib di bawah polesan Robert belum pernah menang. Ini menjadi rekor terburuk bagi Robert selama menangani Persib sejak tahun 2019.

Advertisement

Kekecewaan para bobotoh itu dinilai wajar oleh legenda Persib, Yudi Guntara. Terlebih, pelatih Persib asal Belanda itu sudah sejak tahun 2019 menjadi arsitek Maung Bandung.

"Sudah saatnya Robert tahu karakter keinginan Persib Bandung, terutama keinginan bobotoh karena dia sejak tahun 2019. Jadi menurut saya wajar juga bobotoh ingin menang saat melawan Borneo," ujar Yudi Guntara.

2 dari 5 halaman

Materi Sudah Bagus

Persib Bandung - 3 Pemain Persib Ancaman Madura United (Bola.com/Adreanus Titus)

Menurut Yudi, Persib Bandung memiliki materi berkualitas. Kedalaman skuad juga sangat bagus, tinggal bagaimana tim pelatih membentuk dan membangun kekompakkan di dalam tim.

"Sebetulnya skuat Persib sangat mumpuni, artinya kedalaman sangat bagus, pemain-pemainnya berkualitas, tetapi pelatih sepertinya tidak fokus dan tidak mengedepankan kepada bermain secara teamwork, kerjasama tim, dan membangun chemistry," ungkap Yudi Guntara.

"Coach Robert terlalu percaya kepada kemampuan pemain secara individu, tapi ada yang lebih penting dalam sepak bola karena membangun kekompakan tim perlini itu jauh lebih penting. Saya kira itu yang menjadi permasalahan di tim Persib saat ini," lanjut Yudi.

3 dari 5 halaman

Baiknya Mundur atau Tidak?

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, ketika memberikan keterangan setelah tim asuhannya kalah dari PSS Sleman di perempat final Piala Presiden 2022, Jumat (1/7/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Menurut Yudi, saat turnamen Piala Presiden, pemain-pemain Persib lebih mengedepankan permainan individu. Dengan bermain individu tentu banyak risiko, satu di antaranya pemain cepat lelah dan rentan cedera.

Terbukti saat mengawali kompetisi Liga 1 musim ini, banyak sekali pemain Persib yang mengalami cedera seperti Ciro Alves, David da Silva, Victor Igbonefo, Teja Paku Alam, dan Beckham Putra Nugraha sehingga saat memasuki Liga 1, Persib tidak selalu tampil dengan kekuatan lengkap.

"Yang paling utama, pelatih tidak mengkondisikan bermain secara teamwork dan membangun chemistry, tapi kalau pelatih suruh mundur, menurut saya terlalu dini, cuma kembali lagi kepada manajemen," ungkap Yudi Guntara.

4 dari 5 halaman

Sikap Bobotoh

Pendukung Persib Bandung, Bobotoh, melakukan unjuk rasa di depan Graha Persib di Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Minggu (7/8/2022) malam WIB. Bobotoh menuntut Persib untuk memecat Robert Albert setelah timnya takluk 1-4 dari Borneo FC Samarinda pada pekan ketiga BRI Liga 1. (Bola.com/Erwin Snaz)

Kelompok suporter Viking Persib Club (VPC) mengambil sikap tegas buntut kekalahan Persib Bandung melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (7/8/2022). Dilaga tersebut Persib kalah telak 4-1 dari Borneo FC.

Pernyataan tegas disampaikan Viking Persib Club melalui akun Instagram resminya. Viking melihat perfoma Persib Bandung di awal musim jauh di luar harapan.

Sementara itu, kelompok suporter Persib lainnya, Bomber belum mengambil sikap mengenai desakan Robert 'out'. Bomber lebih memilih untuk melihat situasi terlebih dahulu.

"Kita lihat dulu situasi, kalau misalkan perlu dilakukan ya dilakukan. Karena kita sama-sama, karena bobotoh bukan Bomber saja," ucap ketua Bomber, Asep Abdul.

5 dari 5 halaman

Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait