Liga Italia: AS Roma Tumbang di Tangan Atalanta, Begini Alibi Jose Mourinho

oleh Aryo Atmaja diperbarui 19 Sep 2022, 07:15 WIB
Duel antara AS Roma kontra Atalanta dalam lanjutan Serie A 2022/2023 di Stadion Olimpico, Minggu (18/9/2022) malam WIB. (AP Photo/Andrew Medichini)

Bola.com, Jakarta - AS Roma menderita kekalahan dalam lanjutan pekan ke-7 Serie A 2022/2023. Menjamu Atalanta, tim berjulukan Giallorossi menyerah 0-1 di Stadion Olimpico, Minggu (18/9/2022) malam WIB.

Pertandingan tidak berjalan sesuai harapan AS Roma. Permainan tidak maksimal sejak awal, Paulo Dybala tidak masuk skuad karena cedera, Jose Mourinho dihukum kartu merah di tengah babak kedua.

Advertisement

Gol tunggal Atalanta dicetak oleh Giorgio Scalvini di menit ke-35. Roma terus melawan setelahnya, tapi Atalanta menjaga pertahanan rapi selama 90 menit.

Hasil ini berarti AS Roma gagal memaksimalkan kekalahan tim-tim rival. Atalanta, di sisi lain, melesat ke puncak klasemen sementara dengan 17.

2 dari 6 halaman

Komentar Jose Mourinho

Hasil positif tersebut membuat pelatih AS Roma Jose Mourinho memiliki keyakinan tinggi terhadap komposisi skuatnya yang segera berlaga di Liga Italia musim 2022/2023 yang akan dimulai minggu depan. (AFP/Isabella Bonotto)

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho memberikan pernyataan setelah hasil minor yang didapatkan timnya saat melawan Atalanta. Dalam pertandingan ini, pelatih asal Portugal itu juga harus mendapat kartu merah di menit ke-57.

Mourinho mengaku timnya tidak mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Sebab AS Roma tampil menekan bahkan mendominasi permainan selama 90 menit.

“Itu berjalan buruk karena kami kalah dalam pertandingan yang seharusnya bisa kami menangkan dengan mudah,,” kata Mourinho seperti dilansir dari Football Italia.

“Jika kita bisa membayangkan dominasi di wilayah pertahanan Atalanta, dengan banyak peluang tercipta, saya kira hasilnya akan berbeda,” bebernya.

3 dari 6 halaman

Penyebab Kekalahan

Pemain Atalanta, Giorgino Scalvini meluapkan kegembiraan usai mencetak gol kemenangan timnya atas AS Roma dalam lanjutan Serie A 2022/2023. (AP Photo/Andrew Medichini)

Mantan pelatih Real Madrid dan Chelsea mengaku cukup kecewa dengan kekalahan yang diderita AS Roma kali ini. Setidaknya Serigala Ibu Kota bisa bersaing di papan atas jika mampu memenangkan pertandingan.

“Meskipun demikian, mereka yang bermain cukup baik untuk memenangkan pertandingan dengan mudah, tetapi sayangnya kami tidak mencetak gol dan itulah sebabnya kami kalah,” tutur Mourinho.

“Tidak menyenangkan dengan hasil tangan kosong, tetapi itu adalah penampilan dan semangat yang bagus. Kami tidak mendominasi saat melawan Monza atau Cremonese, tapi  selama 90 menit kami menekan Atalanta,” ungkapnya.

4 dari 6 halaman

Seharusnya Dapat Penalti

Keunggulan penguasaan bola Atalanta terlihat jelas di babak kedua saat Jose Luis Palomino (kiri) dan kawan-kawan berusaha mencetak gol penyeimbang setelah mereka tertinggal 0-1 di babak pertama. (AP/Andrew Medichini)

Bukan Jose Mourunho jika tak mempersoalkan keputusan wasit yang dianggapnya kontroversial. Kali ini giliran timnya seharusnya mendapat hadiah tendangan penalti atas pelanggaran terhadap Nicolo Zaniolo.

Bahkan protesnya di lapangan Mourinho diusir wasit Daniele Chiffi. Situasi yang semakin membuat Giallorossi dalam kesulitan.

“Ada penalti yang sangat jelas. Saya bertanya kepada wasit setelah itu mengapa, dan memintanya untuk menjelaskan kepada saya bahwa itu karena Zaniolo tidak jatuh,” keluhnya.

5 dari 6 halaman

Banyak Peluang

Gol kemenangan AS Roma dicetak oleh Tammy Abraham pada menit ke-32. Striker asal Inggris tersebut menjebol gawang Atalanta yang dikawal Juan Musso usai memanfaatkan umpan Nicolo Zaniolo. (AP/Andrew Medichini)

Jose Mourinho juga ikut memberikan wejangan kepada strikerTammy Abraham yang gagal memanfaatkan dua peluang emas untuk mencetak gol. Ia berharap sang striker terus belajar dari pengalaman yang sudah dilakukaknya.

memiliki setidaknya dua peluang bersih yang gagal ia konversi, tetapi juga melakukan pembersihan garis gawang untuk mencegah Zeki Celik mencetak gol bunuh diri.

“Tammy adalah anak luar biasa yang ingin melakukannya dengan baik dan menderita ketika dia tidak melakukannya dengan baik. Tapi tanpa kritik, dia terus menjadi anak yang baik dan profesional yang hebat, dia tidak di sini untuk berlibur, dia ingin belajar dan berkembang,” tegas Jose Mourinho.

Sumber: Football Italia

6 dari 6 halaman

Yuk Intip Posisi AS Roma Saat Ini

Berita Terkait