5 Pelatih yang Sabet Kemenangan Terbanyak Sepanjang 2022: Guardiola dan Klopp Bukan Jawaranya

oleh Choki Sihotang diperbarui 23 Sep 2022, 09:35 WIB
Ilustrasi - Pep Guardiola dan Jurgen Klopp (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Sudah lebih dari sebulan sejak musim 2022/2023 dimulai, tim-tim di seluruh Eropa kembali berjibaku. Harapannya jelas, bisa lebih baik daripada musim sebelumnya. Pelatih, pemain, hingga suporter mengusung harapan baru. 

Musim ini menjadi tahun yang sukses bagi sederet pelatih, setidaknya sampai pekan ini. Itu bisa dilihat dari koleksi kemenangan yang diperoleh sejauh ini.

Advertisement

Beberapa pelatih menunjukkan prestasi menonjol, dengan parameter jumlah kemenangan yang diraih. Sebut saja Jurgen Klopp (Liverpool) hingga Pep Guardiola (Manchester City). 

Sekarang mari kita lihat bersama pencapaian lima pelatih klub beken Eropa sepanjang 2022, seperti dilansir Sportskeeda. Siapa yang mencatatkan kemenangan terbanyak sepanjang 2022? 

 

2 dari 6 halaman

5. Antonio Conte (18)

Juru taktik Tottenham Hotspur, Antonio Conte, merupakan salah satu gelandang bertahan top di masanya. Selama 13 musim bermain untuk Juventus, ia berhasil menyabet 14 trofi termasuk lima gelar Serie A dan satu Liga Champions 1995/96. (AP/Ian Walton)

Antonio Conte mengubah banyak hal di Tottenham Hotspur sejak pertama kali menangani klub pada November 2021.

Pelatih asal Italia itu menerapkan disiplin ketat serta sedikit mengendurkan kekakuan yang dibuat pelatih sebelumnya, Nuno Espirito Santo. Di bawah asuhan Conte, Harry Kane dan Son Heung-Min kembali garang di depan gawang lawan.

Masuknya sejumlah pilar anyar seperti Richarlison, Yves Bissouma, dan Ivan Perisic berdampak kepada kedalaman skuad yang sangat dibutuhkan musim ini.

Secara total, Conte telah berhasil memenangi 18 pertandingan dari 28 pertandingan tahun ini dan itu merupakan pencapaian fantastis mengingat kesulitan klub pada musim sebelumnya.

 

3 dari 6 halaman

4. Carlo Ancelotti (18)

Ilustrasi - Carlo Ancelotti (Bola.com/Adreanus Titus)

Carlo Ancelotti kembali menukangi Real Madrid sejak 2021. Ini merupakan periode keduanya bersama Los Blancos setelah menempati posisi serupa pada 2013–2015. Juru taktik berkebangsaan Italia ini punya sentuhan midas, terutama dalam hal menaklukkan pemain-pemain bintang.

Keterampilan membangun tim, ditambah taktiknya yang sangat dinamis, terlebih dalam pertandingan besar, membuat Real Madrid digdaya pada musim 2021/2022. Selain La Liga, El Real juga memenangi Liga Champions.

Di lini depan, striker veteran Karim Benzema bekerja sama dengan pemain yang lebih muda yakni Vinicius Jr dan Rodrygo.

Lini tengah, meski kehilangan Casemiro musim panas ini, Real Madrid tampak solid menyusul kedatangan Aurelien Tchouameni dan pengaruh besar Federico Valverde. Dengan demikian, bukan kebetulan jika Don Carlo telah mengemas 18 kemenangan dari 25 pertandingan pada 2022

 

4 dari 6 halaman

3. Pep Guardiola (18)

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola bereaksi saat memimpin sesi latihan di City Football Academy, di Manchester, Inggris (5/9/2022). Manchester City akan bertanding melawan Sevilla pada Grup G Liga Champions di Estadio R. Sanchez Pizjuan. (AFP/Oli Scarff)

The Citizens memang tersingkir di semifinal Liga Champions musim lalu, namun masih bisa mempertahankan mahkota Liga Inggris.

Itu adalah prestasi tersendiri, jika kita memperhitungkan Liverpool yang notabene merupakan pesaing terberat mereka dalam beberapa musim terakhir.

Kedatangan Erling Haaland dari Borussia Dortmund menambah daya gedor City. Pemain internasional Norwegia tersebut sudah mengemas 14 gol di semua kompetisi musim ini. Bersama Haaland, City menjadi tim yang luar biasa. Hasilnya, pelatih asal Spanyol itu mampu memenangi 18 dari 25 pertandingan pada 2022.

 

5 dari 6 halaman

2. Jurgen Klopp (18)

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, berhasil membawa timnya menjuarai Community Shield 2022 setelah mengalahkan Manchester City dengan skor 3-1 di King Power Stadium, Sabtu (30/7/2022) malam WIB. (AFP/Nigel Roddis)

Jurgen Klopp dan Liverpool memiliki tahun yang hebat sejauh ini, meskipun mengawali awal yang gagap pada musim 2022/2023.

The Reds sedikit kesulitan di Liga Champions dan hanya mengumpulkan sembilan poin dari kemungkinan 18 poin di Liga Inggris sejauh ini. Tapi ini bukan pencapaian yang buruk, karena mereka berhasil mencapai final dari setiap kompetisi yang mereka ikuti tahun lalu.

Klub yang bermarkas di Anfield itu menyabet Piala Carabao dan Piala FA sebelum kalah tipis dari Real Madrid di final Liga Champions. Meskipun mengalami awal yang sulit musim ini, Klopp berhasil meraih 18 kemenangan dari 25 pertandingan pada 2022.

 

6 dari 6 halaman

1. Xavi Hernandez (19)

Xavi mengakui jika Barcelona harus segera berbenah. Apalagi mereka kehilangan beberapa pemain kunci seperti Pedri, Pique, Ansu Fati, dan Ronald Araujo. (AP/Joan Monfort)

Sebagai pemain, Xavi bergelimang trofi di di Camp Nou. Sekarang dia ingin memutar kembali waktunya sebagai pelatih Barcelona. Tim Catalunya itu menyelesaikan musim lalu dengan finis di posisi kedua. Mereka tertinggal 13 angka dari Real Madrid selaku pemuncak klasemen.

Mereka berinvestasi besar-besaran di musim panas dengan membawa beberapa talenta terbaik di dunia, termasuk Robert Lewandowski, Jules Kounde, dan beberapa pilar lainnya.

Xavi berhasil meraih 19 kemenangan dari 26 pertandingan yang dimainkan Barcelona pada 2022. Mantan gelandang itu kemungkinan akan tetap berada di puncak daftar hingga akhir tahun, jika timnya terus tampil impresif di semua kompetisi.

Sumber: Sportkeeda

 

Berita Terkait