Indosiar: Tidak Ada Penalti Kontrak Jika Terjadi Perubahan Jadwal di Liga 1

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 13 Okt 2022, 17:02 WIB
Director Programming SCM Harsiwi Achmad. (Liputan6.com/Thomas)

Bola.com, Jakarta - Direktur Programming Surya Citra Media (SCM), Harsiwi Achmad menyatakan bahwa tidak ada penalti kontrak dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) jika terjadi perubahan jadwal Liga 1.

Harsiwi Achmad baru saja dimintai keterangan oleh Komnas HAM di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat pada pada Kamis (13/10/2022) setelah tragedi Kanjuruhan.

Advertisement

Sejak menjadi official broadcaster Liga 1 pada musim 2018, Indosiar tidak pernah memasukkan klausul penalti kontrak kepada PT LIB, termasuk ketika waktu kick-off bergeser.

"Kami juga ditanyakan apakah ada penalti kontrak. Tidak ada penalti. Tidak pernah kami, sejak bekerja sama dengan PT LIB pada 2018," ujar Harsiwi Achmad.

2 dari 3 halaman

Tidak Ada Klausul Khusus

Direktur Progamming Indosiar, Harsiwi Achmad, memenuhi undangan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta, Kamis (13/10/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

"Setiap musim selalu ada perubahan-perubahan jadwal tayang sekitar 20 persen. Kami tidak pernah menjatuhkan penalti kontrak,” lanjut dia.

"Di dalam kontrak, kami tidak ada klausul khusus yang menyatakan bahwa jika waktu kick-off berubah, itu ada penalti kontrak," kata Harsiwi Achmad.

3 dari 3 halaman

Posisi Indosiar

Direktur Program SCM, Harsiwi Achmad, memberikan pernyataan saat konferensi pers Piala Presiden 2022 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Senayan City, Jakarta pada Senin (06/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Harsiwi Achmad meluruskan posisi Indosiar sebagai official broadcaster Liga 1, sementara penanggung jawab pengoperasian kompetisi adalah PT LIB.

"Penyelenggaraan Liga 1 adalah tanggung jawab PT LIB. Kami adalah official broadcaster. Kami menayangkan Liga 1," tutur Harsiwi Achmad.

"Sementara, seluruh penyelenggaraan baik perizinan, yang berhubungan dengan klub, dengan kompetisi, dengan panpel, itu bukan wewenang kami."

"Jadi, kami adalah stasiun televisi yang menyiarkan. Perlu saya klarifikasi. Indosiar adalah official broadcaster. Kami hanya menerima feed dari PT LIB. Termasuk kami tidak memproduksi di lapangan," ucap Harsiwi Achmad.

Berita Terkait