Bursa Calon Ketua PSSI Pengganti Iwan Bule Memanas, Sejumlah Figur Mulai Dianggap Layak

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 04 Nov 2022, 11:15 WIB
Kedatangan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan ke SCTV Tower adalah dalam rangka menyikapi terhentinya Kompetisi Liga 1 sebagai imbas Tragedi Kanjuruhan dan rencana PSSI untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada Maret 2023. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - PSSI akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada awal tahun depan untuk mencari pengganti Ketua PSSI, Mochamad Iriawan dan jajaran Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

PSSI berencana untuk mempercepat kongres pemilihan dengan titel KLB PSSI dari November 2023 menjadi 18 Maret 2023.

Advertisement

PSSI bakal lebih dulu melakukan kongres tahunan pada 7 Januari 2023 untuk membentuk Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP)

PSSI beralasan bahwa KLB PSSI mesti bergulir karena mendapatkan permintaan dari dua voters dan menghindari perpecahan di antara para anggotanya.

2 dari 6 halaman

Iwan Bule Akan Lengser

Mengenai KLB, Mochamad Iriawan mengaku telah mengirimkan surat ke FIFA yang isinya sebagai pemberitahuan mengenai KLB yng dipercepat pelaksanannya pada 18 Maret 2023. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

KLB PSSI bakal membuat Iriawan alias Iwan Bule dan gerbong Exco PSSI periode 2019-2023 lengser dari jabatannya.

PSSI berharap KLB PSSI dapat menjadi pertimbangan pemerintah untuk mengizinkan kompetisi yang terdiri dari Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 musim ini berputar kembali.

Sejumlah tokoh mulai didorong untuk maju ke KLB PSSI dan bertarung memperebutkan penerus Iwan Bule, termasuk KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurrachman.

3 dari 6 halaman

Sejumlah Pihak Bilang Layak

Sejumlah pihak telah meminta Dudung Abdurrachman untuk mencalonkan diri sebagai Ketua PSSI, misalnya dari anggota Komisi X DPR RI, Sodik Mudjahid.

Direktur Eksekutif Sudra, Fadhli Harahap memandang bahwa Dudung Abdurrachman memang cocok menggantikan Iwan Bule sebagai PSSI 1.

"Apalagi beberapa tahun terakhir, PSSI kerap disorot bukan karena prestasi, tetapi seringnya gonta-ganti Ketua yang pada akhirnya berdampak pada persepak bolaan Tanah Air," ujar Fadhli.

4 dari 6 halaman

Pendapat untuk Dudung Abdurrachman

"Layak-layak saja. Fokus lebih bagus. Karena Indonesia akan dihadapkan dengan banyak event nasional dan internasional ke depannya," imbuh Fadhli.

"Sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat baik di dalam dan luar stadion terjaga."

"Tentunya dengan digelarnya KLB PSSI akan menghasilkan pemimpin yang mengerti dan paham aspirasi itu. Jangan tiap tahun ganti Ketua," jelasnya.

5 dari 6 halaman

Nama-Nama Lainnya

Selain Dudung Abdurrachman, nama-nama seperti Ratu Tisha, Kaesang Pangarep, Erick Thohir, hingga Azrul Ananda juga disebut layak memimpin PSSI.

Meski telah mundur sebagai Sekjen PSSI dan menghilang dari hingar-bingar sepak bola Indonesia, Ratu Tisha masih menjabat menjadi Wakil Presiden AFF sejak 2019.

Namun, Kaesang Pangarep juga masih ogah dicalonkan sebagai Ketua PSSI menggantikan Mochamad Iriawan yang berpeluang lengser dalam KLB PSSI.

6 dari 6 halaman

Kaesang Pangarep Ogah

"Saya menyatakan KLB bukan berarti saya mau menjadi Ketua PSSI. Saya mau fokus persiapan untuk pernikahan," ujar Kaesang Pangarep di akun Twitternya, @kaesangp pada 25 Oktober 2022.

Kaesang Pangarep berencana untuk menikahi Erina Gudono pada Desember 2022.

"Setelah menikah langsung mencalonkan sebagai Ketua PSSI, cocok," kata netizen. "Tidak, saya mau honeymoon dulu," balas Kaesang Pangarep.

Berita Terkait