Bola.com, Jakarta - Kompetisi Premier League adalah surga bagi pesepak bola. Semua pemain dari seluruh dunia ingin unjuk gigi di kompetisi Liga Inggris paling sengit di kolong langit itu.
Selain itu, bergabung ke sebuah klub Liga Inggris, terutama yang berkompetisi di Premier League, dipastikan membuat rekening si pemain bertambah gemuk.
Ambil contoh Cody Gakpo. Winger berusia 23 tahun itu kini menjadi sorotan dunia setelah memutuskan bergabung dengan Liverpool.
Meninggalkan PSV, Gakpo digaet dengan harga fantastis 37 juta pounds atau setara Rp697 miliar. Itu belum termasuk gaji per pekan yang tentunya sangat menggiurkan.
Liverpool tak kuasa menahan hasrat usai menyaksikan aksi ciamik Gakpo bersama Timnas Belanda di Piala Dunia 2022 yang baru saja berlalu.
Mampukah sang Gakpo memberikan kontribusi bagi Si Merah, khususnya di pentas Premier League 2022/2023? Only God knows.
Semoga Gakpo tidak KO dan hanya sebatas numpang lewat doang.
Sebelum Gakpo, sederet pemain dengan gaji selangit juga menghiasi pertempuran di kasta tertinggi Negara Raja Charles III. Siapa saja pemilik rekening gendut di kompetisi Liga Inggris itu?
10. Kalidou Koulibaly (Chelsea)
Bek asal Senegal ini direkrut dari Napoli dengan nilai transfer 38 juta euro atau sekitar Rp571 miliar.
Dengan harga segitu, pemain 31 tahun tersebut masuk daftar rekrutan termahal musim panas lalu.
Hanya saja, kehadiran Koulibaly belum mampu mendongkrak performa timnya. The Blues masih tertahan di posisi kedelapan klasemen sementara Premier League 2022/2023 dengan torehan 24 poin.
9. Casemiro (Manchester United)
Wow...wow...wowww... Luar biasa, Casemiro. Pesonanya membuat Setan Merah klepek-klepek.
Bongkar celengan, gelandang bertahan 30 tahun itu diboyong dari Real Madrid dengan harga gokil 70,65 juta euro. Kalau dirupiahkan tembus Rp1,048 triliun.
Sejauh ini, Casemiro memang tidak mengecewakan. MU mulai merangkak naik ke posisi kelima klasemen sementara Premier League musim ini dengan tabungan 29 poin.
Toh begitu, jalan masih panjang bagi Casemiro. Fans menuntut gelar banyak darinya. Malulah dengan gaji 180 ribu pound atau sekitar Rp3,2 miliar setiap pekannya.
8. Jack Grealish (Manchester City)
Banyak yang bilang ojo dibandingke. Namun, itu tak berlaku di pentas sekejam Premier League. Terlebih bagi pemain dengan harga fantastis.
Berada di Man City, Grealish kini berada di bawah bayang-bayang Erling Haaland. Sejak kedatangan manusia setengah robot ber-KTP Norwegia itu, Grealish pelan-pelan mulai dilupakan.
Padahal, untuk mendapatkannya dari Aston Villa pada 2021, Man City nekat mengucurkan dana 100 juta pound atau sekitar Rp1,98 triliun.
Sekarang kembali ke Grealish. Jika dia ingin dikenang sebagai pahlawan atau pecundang, maka striker 27 tahun itu kudu bisa membuktikan sesuai harga dan gajinya Rp5,9 miliar per pekan.
7. Raheem Sterling (Chelsea)
Kalau uang yang bicara, siapa yang berani menampik? Sterling tak berpikir lama ketika Chelsea merayunya dengan nilai transfer 50 juta pound (Rp893 miliar). Itu belum termasuk gaji £325.000 seminggu.
Mengangguk setuju, winger 28 tahun itu pun angkat koper dari Manchester City.
Namun, semua tak berjalan seperti yang diinginkan Sterling. Graham Potter, sang pelatih, bersikeras untuk memulainya sebagai bek sayap.
6. Raphael Varane (Manchester United)
Menurut kamu, Varane sudah oke belum? Bek Prancis berusia 29 tahun ini dicolek MU dari Real Madrid pada 2021 dengan harga 42 juta poundsterling (Rp719 miliar).
Selama di Old Trafford, Varane juga diguyur gaji tinggi setiap pekannya serta kemewahan lainnya.
Berada di bawah arahan Erik ten Hag, Varane langganan starter. Ten Hag, terlebih fans, menaruh asa besar di pundak Varane.
5. Mohamed Salah (Liverpool)
Penyerang anyar terus berdatangan. Namun, Salah tak jua tergusur. Tombak 30 tahun berkebangsaan Mesir itu masih jadi andalan sekaligus tumpuan di lini depan.
Diangkut dari AS Roma pada 2017 seharga 50 juta euro serta bergaji 200 ribu pound sterling (Rp3,9 miliar) setiap minggu, sejauh ini Salah tak mengecawakan.
Dia sudah mengoleksi banyak trofi bergengsi. Dua di antaranya adalah Premier League 2019/2020 serta Liga Champions 2018/2019.
Tak cukup sampai di situ, Salah juga dituntut agar tampil konsisten sepanjang kontraknya di Anfield.
Biar bagaimana pun, gaji tinggi harus berbanding lurus dengan pencapaian.
4. Jadon Sancho (Manchester United)
Dia alpa di Qatar, melewatkan Piala Dunia 2022. Ke mana, Sancho? Teryata, sayap kiri Manchester United itu sama sekali tak dilirik Gareth Southgate, juru ramu Timnas Inggris.
Southgate tak salah. Performa jeblok Sancho bersama Setan Merah musim ini menjadi penyebabnya.
Sancho oh Sancho. Diboyong dari Borussia Dortmund pada 2021 dengan banderol 90 juta euro atau sekitar Rp1,5 triliun, pemain 22 tahun itu perlahan tetapi pasti mulai meredup.
Semoga Sancho mampu bangkit dari puing-puing keterpurukannya. Ya, semoga! Biar gaji 350 ribu pound atau sekitar Rp6,9 miliar setiap akhir pekan terus mengalir.
3. David de Gea (Manchester United)
Mau tahu berapa gaji De Gea selama sepekan di MU? Kiper 32 tahun itu mengantongi Rp7,5 miliar setiap minggunya. Jangan sirik ya!
De Gea pantas dimanjakan dengan cuan sebanyak itu, mengingat loyalitas dan totalitasnya sejak 2011. Bareng De Gea, MU sudah memenangkan banyak trofi.
Hanya saja, tak selamanya De Gea memesona. Itu diakuinya sendiri.
"Beberapa pertandingan berantakan. Itu menyakitkan dan tidak bisa diterima. Terkadang, Anda harus merasakan sakit untuk naik dan terus berjalan," katanya, dilansir The Guardian.
2. Erling Haaland (Manchester City)
Lupakan penampilannya di Community Shield yang mengecewakan. Haaland kini fokus memecahkan rekor gol terbanyak Premier League musim ini.
Bomber 22 tahun itu sejauh ini sudah mengepak 20 gol. Gol Haaland diprediksi bakal terus tercipta, seiring dengan performanya yang terus melambung.
Dengan gaji hampir Rp10 miliar per minggu, Haaland pastinya lebih bernafsu untuk mendulang gol.
1. Kevin De Bruyne (Manchester City)
Empat tahun silam, De Bruyne digaji Rp4,7 miliar per pekan. Nilai itu tentunya terus membengkak setiap tahunnya, mengingat aksi De Bruyne yang kini oke.
Awalnya, tak banyak yang mengenal De Bruyne. Namanya baru meroket setelah City merekrutnya dari VfL Wolfsburg pada 2015.
Pep Guardiola, pelatih City, sangat bersyukur memiliki gelandang cemerlang berpaspor Belgia itu.
"Dia telah melakukan hal yang brilia," puji Guardiola.
Sumber: Planetfootball