Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2022: Fasilitas Elite, Juara Sulit

Kiprah Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 bak ungkapan "fasilitas elite, juara sulit".

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 12 Januari 2023, 09:15 WIB
Tepat pukul 17.25 pesawat sewaan yang membawa Ilija Spasojevic dkk terbang dari Bandara Soekarno-Hatta. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Bola.com, Jakarta - Kiprah Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 bak ungkapan "fasilitas elite, juara sulit". Bagaimana tidak, tim berjulukan Skuad Garuda itu mendapatkan pelayanan yang lengkap.

Timnas Indonesia berlatih di Bali selama sekitar tiga pekan sebelum berkancah di Piala AFF 2022. Tim Garuda juga tidur di hotel bintang lima ketika berada di Jakarta.

Advertisement

Selain itu, Timnas Indonesia terbang dengan pesawat sewaan ketika bertandang tiga kali di Piala AFF 2022, termasuk melawan Vietnam.

Namun, Timnas Indonesia harus tersingkir pada semifinal Piala AFF 2022 akibat kalah 0-2 secara agregat dari Vietnam.


Dibubarkan

Pelatih Shin Tae-yong menurunkan starter yang agak berbeda dibanding saat menghadapi Kamboja pada matchday pertama. Sebagian besar pemain yang menjadi starter di laga pertama justru dicadangkan. Hanya Nadeo Argawinata, Asnawi Mangkualam dan Egy Maulana Vikri yang tetap menjadi starter saat menghadapi Brunei Darussalam. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Timnas Indonesia lebih dulu bermain imbang 0-0 melawan Vietnam dalam leg pertama semifinal Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat pada 6 Januari 2023.

Sayangnya, Skuad Garuda takluk 0-2 dari Vietnam dalam pertemuan kedua empat besar Piala AFF 2022 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi pada 9 Januari 2023.

Pada Rabu (11/1/2023) di Jakarta, Iriawan baru saja membubarkan Timnas Indonesia yang gagal menjuarai Piala AFF 2022 dengan sejumlah pemain dan staf pelatih tersisa.


Dihadiri 5 Pemain

Egy Maulana Vikri. Satu pemain lagi di posisi sayap kanan yang menurut Alexandre Polking wajib diwaspadai para pemainnya adalah Egy Maulana Vikri. Jika Egy diturunkan berbarengan dengan Witan Sulaeman, tentu saja keduanya akan menjadi tandem yang mematikan dan bisa menjadi kartu truf permainan Timnas Indonesia di lini tengah. Dalam dua laga di Piala AFF 2022, Egy telah menyumbang dua gol yang masing-masing dilesakkannya ke gawang Kamboja dan Brunei Darussalam. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Lima pemain yang terdiri dari Fachruddin Aryanto, Nadeo Argawinata, Pratama Arhan, Egy Maulana Vikri, dan Edo Febriansyah mengikuti sesi perpisahan dengan Iriawan tersebut.

Selain itu, turut hadir asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto hingga Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri.


Ungkapan Nova Arianto

"Apa yang sudah bapak berikan selama ini, mulai dari pesawat carter, masalah hotel sampai semuanya, menurut saya ini satu di antara yang terbaik mulai dari awal saya menjadi pemain Timnas Indonesia," ujar Nova dalam keterangan tertulisnya.

"Ini yang terbaik. Tetapi, saya sekali lagi minta maaf belum bisa memberikan hasil yang terbaik."

"Saya bicara, level sepak bola pemain Timnas indonesia saat ini sudah lebih baik dari yang dahulu. Ini tinggal masalah prestasi, kalau progres permainan sudah meningkat," jelas Nova.


Unek-Unek Kapten Timnas Indonesia

Pemain belakang timnas Indonesia, Fachruddin Wahyudi Aryanto (kiri) berebut bola dengan Doan Van Hau (Vietnam) pada laga kandang semifinal Piala AFF 2022 melawan Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (6/1/2023). Indonesia akan melakoni laga tandang semifinal Piala AFF 2022 melawan Vietnam pada Senin (9/1). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Fachruddin, yang berlabel kapten Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, meminta maaf kepada Iriawan karena Timnas Indonesia tidak mampu mewujudkan target PSSI untuk menjuarai Piala AFF 2022.

"Pertama, saya mau minta maaf apa yang telah dicapai memang tidak sesuai target. Tetapi, menurut saya semua para pemain sudah 100 persen berusaha maksimal. Namun, memang hasil belum berpihak kepada kami," ucap Fachruddin.

"Kedua, saya mau ucapkan terima kasih bapak yang sudah berikan semuanya kepada kami, kepada Timnas Indonesia. Mulai dari fasilitas apapun, semua yang terbaik."

"Cuma ya itu tadi, kami belum bisa berikan hasil yang terbaik. Kami mendoakan apapun keputusan Bapak nanti, mudah-mudahan yang terbaik. Sukses untuk kita semua dan sehat selalu," terang bek asal Madura United itu.

Berita Terkait