6 Klub yang Menampung Frank Lampard Setelah di-PHK Everton: Bisa CLBK dengan Klub Lama

oleh Suharno diperbarui 26 Jan 2023, 17:35 WIB
Frank Lampard dikontrak sebagai pelatih kepala Everton hingga tahun 2024. The Toffees menunjuk mantan gelandang Timnas Inggris tersebut sebagai pelatih setelah memecat Rafael Benitez yang dianggap gagal mengangkat perfroma klub pada musim lalu. Kehadirannya untuk sementara membawa Everton berada di papan tengah klasemen Liga Inggris dengan raihan 10 poin. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Frank Lampard dipecat dari kursi pelatih Everton. The Toffees terancam terdegradasi musim ini karena berada di posisi ke-19 dari 20 laga Premier League 2022/2023.

Terlepas dari popularitasnya, Frank Lampard meninggalkan Everton dengan catatan buruk. Frank Lampard menjadi manajer Everton dengan presentase kemenangan terendah sejak Howard Kendall pada 1998.

Advertisement

Tugas legenda Chelsea tersebut selama 12 bulan di Goodison Park memang penuh gejolak. Masalah demi masalah yang dialami Merseyside Biru ini juga berdampak ke tim hingga prestasi jeblok. Lampard akhirnya dipecat.

Pemecatan ini bukanlah yang pertama bagi Lampard. Dia juga pernah merasakan dipecat Chelsea. Tetapi, banyak yang memprediksi dia bakal segera mendapatkan klub baru.

Berikut enam klub baru yang bisa menampung Frank Lampard setelah dipecat dari Everton.

 

2 dari 7 halaman

1. Swansea

Lampard bisa langsung saja mendapat pekerjaan jika mau turun kasta dan membesut mantan klub yang pernah diperkuatnya semasa menjadi pemain, Sweansea. Saat itu, Lampard dipinjamkan dari West Ham hanya selama beberapa bulan ke Swansea pada 1995.

Saat ini, The Swans berada di papan tengah kasta kedua Liga Inggris alias Championship League. Prestasi klub tersebut yang jauh dari peluang promosi ke Premier League, membuat posisi pelatih Swansea, Russell Martin tidak aman.

 

3 dari 7 halaman

2. Derby County

Pada 31 Mei 2018 Frank Lampard ditunjuk sebagai manajer tim Derby County dengan kontrak selama 3 tahun. Setelah membawa timnya lolos ke Championship play-offs dan akhirnya kalah oleh Aston Villa 1-2, Lampard memutuskan pergi untuk menukangi mantan klubnya, Chelsea. (AFP/Glyn Kirk)

Lampard menjadi sosok yang begitu dicintai di Pride Park karena pernah membawa Derby promosi ke Premier League pada 2019. Kini, Derby justru terperosok hingga ke kasta ketiga setelah mendapat pengurangan 21 poin karena masalah administrasi.

Akan tetapi, apakah Lampard mau turun hingga League One demi mengangkat lagi Derby? Jika mau, dan bisa membawa Derby promosi lagi, Lampard bisa jadi dewa penolong publik Pride Park.

 

4 dari 7 halaman

3. Stoke City

Harry Souttar. Bek tengah berusia 24 tahun yang sejak awal musim 2016/2017 menjadi milik Stoke City meski akhirnya lebih banyak dipinjamkan ke sesama klub di Inggris ini tampil lumayan bersama Australia pada Piala Dunia 2022 lalu. Selalu tampil penuh dalam 4 laga, Australia dibawanya lolos dari fase grup dan baru tersingkir di babak 16 besar setelah kalah tipis 1-2 dari sang juara Argentina. Dua klub Liga Inggris, Everton dan Tottenham Hotspur dikabarkan tertarik untuk mendatangkannya. (AFP/Lindsey Parnaby)

The Potters masih harus menyusuri jalan panjang setelah terdegradasi ke kasta kedua Liga Inggris empat tahun lalu. Meski menghabiskan dana banyak, Stoke masih berkutat di papan tengah Championship League.

Stoke tidak hanya memerlukan pemain bagus tetapi juga manajer hebat demi kembali promosi ke Premier League. Frank Lampard bisa saja menjadi jawaban bagi pertanyaan mereka selama empat tahun ini.

 

5 dari 7 halaman

4. Como

Lampard bisa saja merantau untuk pertama kalinya dalam karier manajerialnya dengan melatih klub Liga Italia Serie B, Como. Lampard juga bisa bekerja sama dengan sesama legenda Chelsea, Dennis Wise, yang menjadi Presiden Klub Como.

Klub ini juga milik perusahaan besar asal Indonesia, Djarum Group yang memiliki rencana ambisius untuk mengubah Como menjadi salah satu tim sepak bola Italia terbesar. Selain itu, Thierry Henry dan Cesc Fabregas tidak hanya menjadi pemain di sana tetapi juga pemegang saham minoritas.

 

6 dari 7 halaman

5. Timnas Inggris U-21

Frank Lampard. Legenda Chelsea yang baru membesut Everton di pertengahan musim 2021/2022 menggantkan Rafael Benitez ini mampu memenangi beberapa laga krusial di beberapa pekan terakhir Liga Inggris. Di antaranya mampu mengalahkan dua tim besar, Manchester United dan Chelsea. (AFP/Paul Ellis)

Seandainya mantranya di Everton sukses, Lampard mungkin bisa menggantikan Gareth Southgate dalam beberapa tahun. Bisa saja Lampard menangani Timnas Inggris sekarang, tetapi dimulai dari tim muda yakni Inggris U-21.

Tugas ini bisa saja cocok dengannya karena dia dekat dengan sejumlah pemain muda. Apalagi pekerjaan ini menawarkan kesempatan sempurna untuk mengasah keahliannya meracik strategi.

 

7 dari 7 halaman

6. Pundit

Opsi yang terakhir ini bukanlah membesut klub, tetapi Frank Lampard bisa saja menjadi komentator pertandingan. Bahkan sebelum memulai karier pelatih pertamanya bersama Derby, Lampard pernah menjadi komentator untuk BT Sport.

Pasang surut karier manajerialnya akan menjadi senjata untuk profesi ini. Tetapi tentu saja, pekerjaan ini menjadi pilihan terakhir mengingat kariernya selama beberapa tahun ini adalah sebagai manajer sebuah klub.

Sumber: Daily Star

Berita Terkait