5 Pemain ASEAN dengan Nilai Pasar Termahal: Jordi Amat Bukan yang Pertama

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 27 Jan 2023, 07:00 WIB
Ilustrasi - Gerrit Holtmann, Chanathip Songkrasin, Jordi Amat, Dion Cools, Nguyen Quang Hai (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Nilai pasar menjadi acuan dari kualitas seorang pemain sepak bola. Tak terkecuali dengan pemain yang saat ini berada di Asia Tenggara.

Penampilan dan kualitas seorang pemain akan berbanding lurus dengan nilai pasar yang dimilikinya. Makin bagus seorang pemain, makin penting perannya dalam klub dan tim nasional, maka akan mengerek nilai pasarnya.

Advertisement

Nilai pasar juga menjadi acuan klub untuk merekrut pemain tersebut. Inilah yang menjadi modal sang pemain untuk menentukan besaran gaji dan nilai kontrak yang diinginkannya.

Meski demikian, nilai yang tercantum cenderung fluktuatif. Tidak ada acuan dasar yang pasti untuk menentukan harga seorang pemain dalam bursa transfer.

Lantas, siapa saja pemain sepak bola dengan nilai pasar termahal di Asia Tenggara? Berikut ini Bola.com pilihkan lima pemain termahal dari tim yang berbeda-beda berdasarkan data dari Transfermarkt.

2 dari 6 halaman

5. Nguyen Quang Hai (Rp6,5 miliar)

Nguyen Quang Hai merupakan pemain Timnas Vietnam di Piala AFF 2022. Ia kini bermain untuk klub Ligue 2 Prancis, Pau FC. Quang Hai memiliki nilai pasar sebesar 400 ribu euro atau Rp6,95 miliar. Sejak debutnya pada 2017, pria 25 tahun itu telah mencetak 10 gol dan 5 assist dalam 45 penampilannya bersama Skuad The Golden Stars. (AFP/Nguyen Nach)

Nguyen Quang Hai memiliki nilai pasar sebesar 400 ribu euro (Rp6,5 miliar). Jumlah itu menjadikan Quang Hai merupakan pemain termahal di Vietnam.

Peningkatan nilai pasar Nguyen Quang Hai terjadi setelah kepindahan ke klub Lique 2 Prancis, Pau FC. Pemain berusia 25 tahun itu juga punya peran penting di Vietnam.

Nguyen Quang Hai memulai debut bersama Vietnam pada 2017. Sejauh ini, gelandang serang Vietnam itu sudah mengemas 42 penampilan dan mencetak 10 gol.

3 dari 6 halaman

4. Dion Cools (Rp12,2 miliar)

Bek Malaysia, Dion Cools, saat ini bermain untuk klub Norwegia, FC Midtjylland , dan wajib diwaspadai Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020. (Instagram/@djcools21)

Dion Cools merupakan pemain termahal yang dimiliki Malaysia. Pemain berusia 26 tahun itu memiliki nilai pasar 750 ribu euro (Rp12,2 miliar).

Jumlah tersebut membuat Dion Cools menghuni peringkat keempat pemain dengan nilai pasar termahal di Asia Tenggara. Saat ini, Dion Cools bermain untuk klub Thailand, Buriram United.

Pada Piala AFF 2022, Dion Cools tidak dipanggil ke Malaysia. Sejak debut pada 2021, Dion Cools sudah mengemas 12 penampilan dan mencetak sebiji gol untuk skuat berjulukan Harimau Malaya itu.

4 dari 6 halaman

3. Jordi Amat (Rp16,3 miliar)

Jordi Amat. Menurut Alexandre Polking, bek tengah naturalisasi yang kini bermain bersama Johor Darul Ta'zim ini adalah pemain yang memiliki kualitas umpan dan visi bermain yang bagus dalam membangun serangan dari lini belakang Timnas Garuda. Umpan-umpan matang dan terukurnya bisa menjadi ancaman jika mampu dikreasikan oleh para rekannya di lini tengah. (Bola.com/Abdul Aziz)

Jordi Amat menjadi pemain ketiga dengan nilai pasar tertinggi di Asia Tenggara. Bek Timnas Indonesia itu memiliki harga 1 juta euro (Rp16,3 miliar).

Jordi Amat saat ini bermain di Malaysia bersama Johor Darul Takzim. Pada Piala AFF 2022, pemain berusia 30 tahun itu punya peran penting di Timnas Indonesia.

Jordi Amat menjadi benteng kukuh di garis pertahanan skuat Merah Putih. Sayangnya, ketangguhan Jordi Amat tak mampu membantu Timnas Indonesia menjadi juara setelah tersingkir pada semifinal.

5 dari 6 halaman

2. Chanathip Songkrasin (Rp19,5 miliar)

Timnas Indonesia langsung tertekan oleh Thailand di awal laga. Baru dua menit, Thailand berhasil unggul 1-0 melalui kapten tim Chanathip Songkrasin memanfaatkan umpan Phillip Roller di sektor kiri pertahanan Indonesia. (AP/Suhaimi Abdullah)

Chanathip Songkrasin memiliki nilai pasar 1,2 juta euro (Rp19,5 miliar). Jumlah itu membuat Chanathip menjadi pemain termahal kedua di Asia Tenggara.

Kenaikan nilai pasar Chanathip Songkrasin terjadi setelah bergabung dengan klub Jepang, Kawasaki Front. Sayangnya, pada Piala AFF 2022 Chanathip tidak diizinkan membela Thailand.

Meski demikian, Chanathip Songkrasin masih memiliki peran penting di Thailand. Sejak debut pada 2012, pemain berusia 29 tahun itu sudah mengemas 58 penampilan dan mencetak 12 gol.

6 dari 6 halaman

1. Gerrit Holtmann (Rp73.4 miliar)

Gerrit Holtmann menjadi pemain termahal di Asia Tenggara saat ini. Gelandang Filipina itu memiliki nilai pasar 4,5 juta euro (Rp73.4 miliar).

Jumlah tersebut sudah sesuai mengingat Holtmann saat ini bermain untuk klub Bundesliga, Vfl Bochum. Gerrit Holtmann tak membela Filipina pada Piala AFF 2022.

Sejauh ini, Gerrit Holtmann sudah mengemas dua penampilan bersama Filipina. Gerrit Holtmann terakhir kali membela Filipina pada Kualifikasi Piala Asia lalu.

Berita Terkait