3 Nama yang Akan Tersingkir Jika Pemain Naturalisasi Bisa Bergabung dengan Skuad Timnas Indonesia U-20: Ada Arkhan Kaka

oleh Hery Kurniawan diperbarui 13 Feb 2023, 07:00 WIB
Timnas Indonesia - Sulthan Zaky, Achmad Maulana Syarif, Arkhan Kaka (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - PSSI terus mengurus proses naturalisasi pemain keturunan. Ada tiga pemain keturunan yang disiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20 pada Piala Dunia U-20 2023.

Tiga pemain yang dimaksud adalah Rafael Struick, Ivar Jenner, dan Justin Hubner. Ketiganya merupakan pemain keturunan Belanda.

Advertisement

Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan menyebut dokumen naturalisasi ketiga pemain itu sudah masuk ke Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.

"Alhamdulillah dokumen ketiganya kini sudah berada di Kemensetneg," ujar Iwan Bule.

Jika proses naturalisasi ketiganya lancar, Hubner, Struick, dan Jenner bisa mengancam tiga pemain yang saat ini ada di skuad Timnas Indonesia U-20. Siapa saja mereka?

2 dari 4 halaman

Arkhan Kaka

Timnas Indonesia U-20 akan menghadapi dua even besar pada tahun ini, yaitu Piala Asia U-20 di Uzbekistan pada Maret 2023 dan Piala Dunia U-20 di Indonesia pada Mei 2023. Pelatih Shin Tae-yong pun mulai membangun tim menghadapi dua agenda tersebut dan telah memilih 30 pemain untuk melakukan pemusatan latihan yang telah dimulai sejak 1 Februari 2023 lalu. Dari nama-nama tersebut, terdapat 5 nama yang menjadi anggota skuad termuda. Siapa saja? Simak uraiannya berikut ini. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Timnas Indonesia U-20 membutuhkan penyerang naturalisasi dengan pengalaman bermain yang cukup baik. Rafael Struick dinilai punya kapasitas itu.

Kedatangan Rafael Struick akan sangat mengancam Arkhan Kaka. Putra eks pesepakbola, Purwanto Suwondo ini memang memiliki talenta yang menjanjikan.

Namun, usia Arkhan Kaka masih 15 tahun. Ia dinilai masih akan sangat berguna jika dimainkan di Timnas Indonesia level usia yang lebih dini.

3 dari 4 halaman

Achmad Maulana Syarif

Pemain Timnas Indonesia U-20, Achmad Maulana Syarif (kanan) berusaha menjebol gawang Timnas Hong Kong U-20 dalam pertandingan matchday kedua Kualifikasi Grup F Piala Asia U-20 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (16/9/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Sementara itu Ivar Jenner membuktikan kualitasnya saat memperkuat Timnas Indonesia U-20 di beberapa laga uji coba.

Pemain Jong Utrech itu bisa diandalkan sebagai gelandang bertahan atau gelandang serang. Kedatangan Jenner akan sangat mengancam Achmad Maulana Syarif.

Gelandang milik Persija Jakarta ini selama ini bukan pilihan utama di lini tengah Timnas Indonesia U-20. Namun, Syarif tak perlu berkecil hati.

Jika memang nanti tersingkir, Persija Jakarta bisa menjadi tempat yang baik untuk terus mengembangkan diri. Macan Kemayoran cukup rajin memberikan menit bermain untuk pemain muda di musim ini.

4 dari 4 halaman

Sulthan Zaky

Pemain Timnas Indonesia U-16, Sulthan Zaky (tengah) berebut bola dengan pemain Myanmar U-16, Kaung Htet dalam laga semifinal Piala AFF U-16 2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (10/8/2022) malam WIB. Pemain milik PSM Makassar yunior ini menjadi pemain termuda kedua dalam skuad Timnas Indonesia U-20 dengan usia 16 tahun. Sebelumnya ia juga telah memperkuat Timnas Indonesia U-16 dan U-17 dan telah mengoleksi 1 gol dari 4 caps bersama Timnas Indonesia U-17. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Nama terakhir yang bisa tersingkir dari skuad Timnas Indonesia U-20 adalah Sulthan Zaky. Pemain berusia 16 tahun itu sama seperti Arkhan Kaka, yakni sebagai alumni Timnas Indonesia U-16 yang menjadi juara Piala AFF U-16 2022.

Zaky punya potensi yang bagus sebagai bek tengah. Posturnya juga cukup tinggi untuk ukuran pemain berusia 16 tahun.

Namun, Justin Hubner yang akan segera dinaturalisasi memiliki level yang berbeda. Hubner yang kini berusia 19 tahun sudah menjadi bagian dari Wolverhampton Wanderers U-21.

Berita Terkait