Sudah Takdir, Dipinjamkan Malah Membuka Jalur Sukses, Ini 4 Klub yang Membuat Bintang Arsenal Jadi Oke

oleh Choki Sihotang diperbarui 23 Feb 2023, 08:50 WIB
William Saliba dari Arsenal, kiri, dan Martin Odegaard dari Arsenal merayakan kemenangan mereka pada pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Tottenham Hotspur dan Arsenal di Stadion Tottenham Hotspur di London, Inggris, Minggu, 15 Januari 2023. (AP Photo/Frank Augstein)

Bola.com, Jakarta - Jauh di mata, dekat di hati. Meski tak lagi mengenakan jersey Arsenal, cinta dan perhatian Bacary Sagna terhadap mantan klubnya itu tak lantas sirna. Sagna berharap, The Gunners bisa merealisasikan target guna memenangkan perburuan gelar Liga Inggris 2022/2023.

"Saya pikir mereka akan tampil sebagai juaranya," kata Sagna yang berjibaku untuk Meriam London selama tujuh tahun, dari 2007 hingga 2014. Secara khusus, defender yang ini berusia 40 tahun melipir ke klub MLS, Montreal Impact, memuji Martin Odegaard.

Advertisement

"Dia saat ini sudah bermain di level David Silva, Frank Lampard, dan Kevin De Bruyne. Odegaard juga bisa bermain untuk tim besar mana pun di dunia," sanjung Sagna.

Berlebihan? Tentu saja tidak. Odegaard merupakan pemain yang punya keinginan keras untuk terus berkembang. Saat masih berusia 15 tahun, dia adalah satu di antara pemain paling dicari di dunia. Bakatnya begitu luar biasa.

Pada 2014, Martin Odegaard sudah jadi buah bibir. Soalnya, dia mencetak rekor sebagai pemain termuda yang pernah bermain di papan atas Norwegia. Saat itu, usianya baru 15 tahun dan 118 hari.

 

2 dari 7 halaman

Petualang Hebat

Martin Odegaard. Gelandang serang berusia 23 tahun ini kini tengah menjalani musim keduanya bersama Arsenal di Liga Inggris. Ia didatangkan pada awal musim 2021/2022 dari Real Madrid dengan nilai transfer 35 juta euro dan masih terikat kontrak hingga Juni 2025. Musim ini ia telah tampil dalam 7 laga di semua ajang dengan torehan 3 gol. Bersama Timnas Norwegia ia telah mengoleksi 43 caps dengan raihan 2 gol dan 8 assist sejak melakukan debut pada 27 Agustus 2014. (AFP/Glyn Kirk)

Dari situ, petualangan sang bocah ajaib kian seru dan menegangkan. Setahun berselang, raksasa Spanyol, Real Madrid, membawanya ke Santiago Bernabeu. Hanya sekejap di tim junior, tak lama kemudian Odegaard naik pangkat ke tim senior Los Blancos. Joss!

Guna mendapatkan menit bermain yang lebih banyak, Madrid meminjamkannya ke Heerenveen, Vitesse, dan Real Sociedad. Akhirnya, Si Putih melepasnya ke Arsenal pada 2021.

Momen terindah yang tak akan pernah dilupakannya selama menjadi pemain El Real, apalagi kalau bukan melakoni debut dalam kemenangan 7-3 atas Getafe. Selain kemenangan, Odegaard masuk sebagai pemain menggantikan idolanya Cristiano Ronaldo.

Kini, di Arsenal, Odegaard tak hanya nyawa di lini tengah tapi juga seorang kapten. Kapten yang akan membawa Arsenal ke singgasana juara setelah tak pernah lagi memenangkannya sejak 2004. Mampukah, Odegaard?

Jelas tak mudah. Namun, melihat perjalanan kariernya yang terus menanjak meski berstatus pemain pinjaman, sepertinya tak ada yang tak mungkin. Seperti apa sih lika-liku sang idola baru yang masih berusia 24 tahun ini?

 

3 dari 7 halaman

SC Heerenveen (2016-2018)

Selamat datang di Belanda. Di usia 18 tahun, Madrid meminjamkan Odegaard ke SC Heerenveen. Tak ada yang mudah. Odegaard harus kerja keras dan jangan sampai menyia-nyiakan satu pertandingan pun.

Pada musim pertamanya, Odegaard hanya tampil dalam 17 laga dengan koleksi satu gol dan tiga asis. Musim berikutnya, jalan semakin terjal.

Anak muda itu harus melewatkan 10 laga lantaran cedera. Bangkit dari keterpurukan, Odegaard meledak. Meski hanya mencetak dua gol, tapi dia mendapat kepercayaan dalam 26 laga.

 

4 dari 7 halaman

Vitesse Arnhem (2018-2019)

Martin Odegaard. Gelandang serang asal Norwegia ini didatangkan dari Stromsgodset pada Januari 2015. Telah 4 kali dipinjamkan ke Heerenveen, Vitesse, Real Sociedad dan kini Arsenal. Di Arsenal telah tampil dalam 15 laga di semua ajang kompetisi dengan mencetak 2 gol. (AFP/Shaun Botterill/Pool)

Masih di Negara Kincir Angin, Odegaard kini melanjutkan petualangannya ke Vitesse Arnhem. Meski hanya satu musim, darah muda Odegaard justru tak terbendung di klub barunya ini. Dia jauh lebih produktif.

Si ganteng imut-imut itu hanya melewatkan satu pertandingan liga dan tampil 39 kali di semua kompetisi. Statistiknya juga jauh lebih produktif. Odegaard mencetak 11 gol dan 13 asis serta mencatat keterlibatan gol setiap 136 menit.

Atas penampilannya yang gokil tersebut, Odegaard kontan diganjar sebagai Pemain Muda Bulan Ini liga pada bulan April dan Mei 2019. Dia berstatus sebagai Pemain Terbaik Vitesse Tahun Ini dan terpilih dalam tim Eredivise. Legit!

 

5 dari 7 halaman

Real Sociedad (2019-2020)

Martin Odegaard bisa jadi kunci saat Real Sociedad menghadapi Real Madrid di lanjutan La Liga (AFP)

Kembali ke Spanyol, Odegaard tak lantas merapat ke Real Madrid. Jagoan yang kian matang itu kudu memenuhi takdirnya masih sebagai pemain pinjaman dan kali ini ke Real Sociedad.

Pandemi COVID-19 yang menyerbu seluruh dunia membuat semua liga tersendat-sendat dan akhirnya disetop. Odegaard bermain 36 kali untuk Sociedad di semua kompetisi. Hasilnya, tujuh gol dan sembilan asis.

Dia juga memainkan peran kunci dalam perjalanan klub ke final Copa del Rey, mencetak tiga gol dan menciptakan tiga gol lagi. Meski tak bisa bermain di final yang tertunda satu tahun, ia menerima medali juara setelah Sociedad mengalahkan Athletic Bilbao 1-0.

 

6 dari 7 halaman

Arsenal (2021)

Gelandang Arsenal, Martin Odegaard, berduel dengan gelandang Everton, Dwight McNeil pada pertandingan pekan ke-22 Premier League 2022/2023 yang digelar di Goodison Park, Sabtu (4/2/2023) malam WIB. (AFP/Paul Ellis)

Dan...rezeki memang tak ke mana. Sempat kembali ke Santiago Bernabeu dengan harapan bisa medapat tempat di skuad Zinedine Zidane, Odegaard malah termarjinalkan.

Soalnya, dia bukan tipe pemain yang diinginkan Zidane. Walau kecewa, Odegaard tetap berjiwa besar. Siapa yang berani membantah titah Zidane?

Mengemas koper, Odegaard kembali dirental ke Arsenal pada 2021. Pria kelahiran 17 Desember 1998 itu sempat kaget dengan Premier League yang keras dan cepat.

Tapi, berkat tangan dingin bos barunya, Mikel Arteta, Odegaard mulai bisa beradaptasi. Melihat perkembangannya yang mengerikan, Arteta jatuh hati.

Pada tahun itu juga, Arteta meminta manajemen Arsenal untuk segera membungkus Odegaard via kontrak permanen senilai 29 juta pounds. Wow banget kan.

Sumber: Sportskeeda

7 dari 7 halaman

Siapa Bisa Mengejar Arsenal?

Berita Terkait