2 Faktor Penyebab Kekalahan Timnas Indonesia U-20 dari Timnas Irak U-20: Boros Peluang di Awal Babak Pertama

oleh Hery Kurniawan diperbarui 01 Mar 2023, 21:50 WIB
Daffa Fasya memenangi duel udara saat Timnas Indonesia U-20 bertanding melawan Irak pada laga perdana Grup A Piala Asia U-20 2023 Uzbekistan di Lokomotiv Stadium, Tashkent, Rabu (1/3/2023).(AFC/Adam Aidil Padali)

Bola.com, Tashkent - Timnas Indonesia U-20 mengawali Piala Asia U-20 2023 dengan buruk. Garuda Nusantara kalah 0-2 dari Timnas Irak U-20, Rabu (1/2/2023) malam WIB.

Dua gol Timnas Irak U-20, Hayder Abdulkareem Tofee pada menit ke-28 dan oleh pemain pengganti Mohammed Jameel Al-Hasani pada akhir babak kedua.

Advertisement

Laga ini berjalan cukup seru. Kedua tim terlibat dalam permainan tempo tinggi. Timnas Indonesia U-20 juga mampu meladeni permainan Irak, terutama pada babak pertama.

Ada satu kartu merah yang keluar dari saku wasit pada laga ini. Gelandang Timnas Irak U-20, Charbel Shamoon diusir wasit karena dianggap melakukan sikutan kepada Arhan Fikri.

Bola.com memiliki ulasan mengenai pertandingan ini. Terutama mengenai dua faktor yang menjadi penyebab kekalahan Timnas Indonesia U-20 dari Timnas Irak U-20.

2 dari 3 halaman

Boros Peluang

Pemain Timnas Indonesia U-20, Achmad Malana Syarif, menguasai bola di antara kepungan pemain Irak pada laga perdana Grup A Piala Asia U-20 2023 Uzbekistan di Lokomotiv Stadium, Tashkent, Rabu (1/3/2023). (AFC/Sayed Husain Ebrahim)

Timnas Indonesia U-20 sebenarnya mengawali laga dengan baik. Beberapa kali para penggawa Garuda Nusantara mampu menembus pertahanan Irak U-20.

Bahkan, paling tidak ada tiga peluang emas yang tercipta pada babak pertama. Dua lewat Hokky Caraka, sementara satu melalui Ronaldo Kwateh.

Namun, tiga peluang itu terbuang percuma. Kiper Timnas Irak U-20, Hussein Hasan mampu mengamankan gawangnya dengan baik.

Rupanya kegagalan peluang-peluang emas pada awal babak pertama kitu menjadi bumerang bagi Timnas Indonesia U-20. Tentu hasil laga akan berbeda jika satu atau dua peluang itu bisa dikonversikan menjadi gol.

3 dari 3 halaman

Kebingungan

Pemain Timnas Indonesia U-20, Dzaky Asraf (kanan) berusaha menghalau bola dari ancaman tiga pemain Irak U-20 pada laga matchday pertama Grup A Piala Asia U-20 2023 di Lokomotiv Stadium, Tashkent, Uzbekistan, Rabu (1/3/2023). (the-afc.com)

Penampilan apik Timnas Indonesia U-20 hanya bertahan pada 25 menit pertama laga. Setelah itu Muhammad Ferarri dan kolega tampak lebih sering kebingungan.

Mereka bingung bagaimana caranya menembus pertahanan Timnas Irak U-20. Bahkan ketika tim asuhan Emad Mohammed harus bermian dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama.

Para pemain Timnas Indonesia U-20 pun sangat sering melakukan kesalahan dalam mengumpan. Selain menganggu proses serangan, hal itu juga memancing pemain Irak untuk menyerang balik lini pertahanan Indonesia U-20.

Pergantian pemain yang dilakukan Shin Tae-yong juga tidak efektif. Hugo Samir dkk yang masuk pada babak kedua tidak bisa memberikan perbedaan.