Performa Timnas Indonesia di SEA Games Sejak Aturan Batas Usia: Harus Puas 3 Kali Medali Perak

Sejak adanya aturan batasan usia pada SEA Games 2001, Timnas Indonesia belum bisa meraih medali emas. Prestasi terbaik adalah tiga kali meraih medali perak.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 08 April 2023, 08:30 WIB
SEA Games 2023 - Timnas Indonesia U-22 (Bola.com/Decika Fatmawaty)

Bola.com, Jakarta - Sebelum edisi 2001, cabang olahraga sepak bola di SEA Games memperbolehkan setiap kontestan menurunkan Timnas Nasional senior. Namun, sejak 2001, aturan itu diubah.

Setiap tim hanya diperbolehkan menurunkan Tim U-23. Sempat ada beberapa modifikasi aturan itu, seperti yang terjadi di SEA Games Malaysia 2017 dan Kamboja 2023. Pada dua event itu setiap kontestan diharuskan menurunkan Tim U-22.

Advertisement

Indonesia sejauh ini masih bangga dengan dua medali emas dari cabang olahraga sepak bola SEA Games. Namun, itu terjadi sudah sangat lama yakni pada edisi 1987 dan 1991.

Setelah digunakan aturan pembatasan umur, Indonesia belum bisa lagi mengilang prestasi meraih medali emas di ajang SEA Games.

Bola.com mengajak pembaca untuk sedikit bernostalgia melihat bagaimana performa Timnas Indonesia U-23 dan U-22 di ajang SEA Games sejak 2011. Simak yuk ulasannya performa Garuda Muda sejak SEA Games 2001 di bawah ini.


Tiga Medali Perak

Timnas Indonesia di SEA Games 2011, (AFP/Adek Berry)

Pencapaian terbaik Timnas Indonesia U-23 pada ajang SEA Ganes sejak 2001 adalah tiga kali meraih medali perak. Pencapaian itu diraih pada edisi SEA Games 2011, 2013 dan 2019.

Namun, SEA Games 2011 menjadi yang paling menyakitkan. Saat itu Timnas Indonesia U-23 yang diasuh Rahmad Darmawan tampil begitu impresif sejak laga perdana babak grup.

Sayangnya, Timnas Indonesia U-23 kalah lewat adu tendangan penalti dari rival, Timnas Malaysia U-23. Kekalahan itu terjadi di hadapan puluhan ribu penonton Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Gunawan Dwi Cahyo sempat membuka keunggulan bagi Timnas Indonesia U-23 pada menit kelima dalam laga itu. Namun, Gunawan justru gagal mengeksekusi tendangan penalti pada babak adu tos-tosan. Ferdinand Sinaga menjadi satu lagi pemain yang gagal mengeksekusi penalti.


Tiga Perunggu

Skuat Timnas Indonesia saat tampil di final SEA Games 2013. (AFP/Soe Than Win)

Selain tiga medali perak, ada dua medali perunggu yang diraih Timnas Indonesia U-23. Dua perunggu itu diraih pada SEA Games 2017 dan 2021.

Pada SEA Games 2017, Timnas Indonesia U-22 mengalahkan Myanmar dengan skor meyakinkan 3-1. Saat itu Timnas Indonesia U-22 ditukangi oleh Luis Milla yang saat ini menjadi pelatih Persib Bandung.

Medali perunggu terbaru diraih oleh Timnas Indonesia U-23 pada SEA Games 2021. Saat itu kemenangan lewat adu penalti melawan Malaysia menjadi penentu medali perunggu skuad asuhan Shin Tae-yong.


Memori Buruk 2009

Penampilan terburuk Timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games terjadi pada edisi 2009. Dalam SEA Games yang berlangsung di Laos itu, penampilan Garuda Muda bergitu buruk.

Dari tiga laga yang dijalani pada babak grup, Timnas Indonesia U-23 hanya meraih satu hasil imbang. Mereka bermain imbang 2-2 melawan Singapura.

Pada dua laga selanjutnya, Stevie Bonsapia dan kolega kalah 0-2 dari sang tuan rumah, Laos dan 1-3 dari Myanmar. Garuda Muda menjadi juru kunci dengan satu poin saja.


Rangkuman Performa Timnas Indonesia Sejak SEA Games 2001

  • SEA Games 2001: Semifinal
  • SEA Games 2003: Babak Grup
  • SEA Games 2005: Semifinal
  • SEA Games 2007: Babak Grup
  • SEA Games 2009: Babak Grup
  • SEA Games 2011: Medali Perak
  • SEA Games 2013: Medali Perak
  • SEA Games 2015: Semifinal
  • SEA Games 2017: Medali Perunggu
  • SEA Games 2019: Medali Perak
  • SEA Games 2021: Medali Perunggu

Berita Terkait