Starting XI Pemain Hebat MU yang Jarang Banget Dipuji: Park Ji-sung Masuk Daftar

Berikut starting XI skuad Manchester United (MU) yang jarang mendapat pujian meski tampil apik.

BolaCom | SuharnoDiterbitkan 15 Mei 2023, 20:25 WIB
Manchester United - Ilustrasi Logo MU (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) tidak pernah kekurangan pemain hebat. Sebut saja George Best, David Beckham, Eric Cantona, Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, dan Marcus Rashford. 

Namun perlu diakui, kesuksesan MU juga berkat sosok manajer hebat yang mampu meracik strategi jitu. Sejak Sir Alex Ferguson pensiun, prestasi MU meredup meskipun diisi banyak bintang. 

Advertisement

Selama kepemimpinan Sir Alex Ferguson, Setan Merah masih menjadi klub tersukses dalam sejarah Premier League karena telah mengoleksi 13 gelar. Ferguson juga piawai menemukan bakat hebat untuk masuk ke skuadnya seperti Eric Cantona, David Beckham, Ryan Giggs, Cristiano Ronaldo hingga Wayne Rooney.

Namun dari sejumlah pemain hebat MU, ada beberapa nama pemain yang jarang mendapat pujian meskipun tampil hebat. Permainan apik mereka tertutup dari bintang-bintang lainnya di Old Trafford.

Berikut starting XI skuad Manchester United (MU) yang jarang mendapat pujian meski tampil apik. Starting XI ini akan menggunakan skema 4-4-2.

 


Kiper: Raimond van der Gouw

Raimond van der Gouw. Manchester United mendatangkan kiper asal Belanda yang terakhir menjabat sebagai pelatih kiper PSV Eindhoven (Juli 2020-Juni 2022), pada awal musim 1996/1997 dari klub Eredivisie Vitesse dengan status bebas transfer. Ia diplot untuk melapis Peter Schmeichel yang akhirnya hijrah ke Sporting Lisbon di awal musim 1999/2000. Namun performanya tak sesuai harapan, dan ia pun tergusur oleh Fabian Barthez yang didatangkan MU pada awal musim 2000/2001 dan akhirnya meninggalkan Old Trafford pada awal musim 2002/2003. Bersama MU ia total tampil dalam 60 laga di semua ajang dengan torehan 27 kali clean sheet dan kebobolan 53 gol. (AFP/Jonathan Nackstrand)

MU selalu memiliki penjaga gawang hebat mulai dari Peter Schmeichel, Van der Sar, dan kini David de Gea. Nama Raimond van der Gouw hanya sebagai pelapis Schmeichel dan Fabian Barthez meski dalam 36 penampilannya di antara 1996-2002 selalu memberikan kemampuan terbaiknya ketika berlaga.

 


Belakang

Rafael Da Silva - Rafael menampilkan kualitas dan konsistensi selama berada di tim utama Manchester United. Musim terbaiknya datang sebagai bek kanan pilihan utama ketika Manchester United memenangkan liga pada 2012-2013. (AFP/Olly Greenwood)

Bek kanan: Rafael

Banyak yang mencintai Rafael karena kepribadiannya yang menawan. Tetapi, penggemar MU menyadari Rafael adalah bek yang tangguh dan menjadi bagian integral dari keberhasilan menjuarai Liga Inggris musim 2012/2013 .

Bek tengah: Ronny Johnsen

Meski merupakan seorang bek yang berkelas, Johnsen hanya menjadi bayangan Jaap Stam dan Steve Bruce. Tetapi ketika diberi kesempatan bermain, Johnsen selalu tampil menawan yang membuat Ferguson menurunkannya dalam 150 kali laga.

Bek tengah: Jonny Evans

Penampilan apik Evans untuk MU sepertinya selalu luput dari perhatian karena publik lebih senang menyoroti pemain lainnya. Delapan musimnya di Old Trafford antara 2007 dan 2015 membuat Evans mencatatkan 198 penampilan untuk klub, serta merebut tiga gelar Premier League.

Bek kiri: Mikael Silvestre

Jauh dari kata glamor, tetapi Silvestre sangat loyal dan memiliki dedikasi bagi MU. Meski selalu tampil taktis, banyak yang menganggap pemain serba bisa ini kalah dari pesona Rio Ferdinand atau rekan senegaranya, Patrice Evra.

 


Tengah

Park Ji-sung mampu mempersembahkan gelar-gelar bergengsi bagi MU di antaranya, 4 trofi Liga Inggris, 1 trofi Liga Champions dan 3 trofi Piala Liga. Pada awal musim 2012/2013 ia hijrah ke QPR dan pensiun di sana pada 2014 setelah sempat dipinjamkan ke PSV Eindhoven pada musim 2013/2014. (AFP/Paul Ellis)

Gelandang kanan: Nani

Nani sering dicemooh karena triknya yang tidak perlu dan permainannya yang tidak konsisten. Tidak hanya di MU, di Portugal pun, Nani selalu menjadi bayang-bayang Cristiano Ronaldo.

Gelandang tengah: Phil Neville

Neville kerap mendapat kritikan meski bermain secara fleksibilitas dan dedikasinya pada hasil. Dia juga berkontribusi saat MU meraih treble winners 1998/1999 dan telah memainkan 386 pertandingan.

Gelandang tengah: Nicky Butt

Pele dicemooh ketika menyebut Butt sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2002. Pele nampaknya menyukai karakter yang tangguh hingga berkomitmen dari pemain yang turut memenangkan treble winners untuk United tersebut.

Gelandang kiri: Park Ji-sung

Park Ji-sung tidak setenar Paul Scholes maupun Ryan Giggs di Old Trafford. Meski demikian, dia adalah pemain yang selalu menyelesaikan setiap tugas yang diberikan Sir Alex Ferguson secara tepat di lapangan.

 

 


Depan

Javier Hernandez - Pemain asal Meksiko ini bergabung Manchester United pada musim panas 2010. Namun, Javier Hernandez kesulitan mendapatkan kesempatan bermain dan membuatnya hengkang ke Real Madrid pada musim 2014-2015 dengan status pinjaman. (AFP/Andrew Yates)

Striker: Javier Hernandez

Eksploitasi pertahanan lawan yang Hernandez membuat para penggemar MU selalu bersorak kegirangan. Namun pemain asal Meksiko ini selalu kalah bersaing dengan Cristiano Ronaldo meski tidak akan mengecewakan ketika diturunkan.

Striker: Danny Welbeck

Welbeck bukanlah pencetak gol paling produktif dalam sejarah Manchester United. Namun, dia adalah komponen penting dari serangan MU.

Dia akan menarik lawan untuk memberikan ruang bebas bagi Wayne Rooney hingga Robin van Persie kala itu dan kedua striker itu mengaku sangat senang jika bertandem dengan Welbeck.

Sumber: Planet Football


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait