Liga Inggris: Main di Liga Europa Tak Akan Bikin Mohamed Salah Pergi dari Liverpool

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, meyakini Mohamed Salah akan tetap berada di Anfield meski kecewa karena gagal tampil di Liga Champions musim depan.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 27 Mei 2023, 21:15 WIB
Mohamed Salah punya peran besar dalam kemenangan 3-0 Liverpool atas Leicester City pada laga pekan ke-36 Premier League 2022/2023. (AFP/Darren Staples)

Bola.com, Jakarta - Striker Liverpool, Mohamed Salah sempat kecewa The Reds gagal mengamankan tiket ke Liga Champions dan hanya akan main di Liga Europa. Namun, Jurgen Klopp optimistis sang striker tidak akan sampai pergi meninggalkan Anfield.

Pada musim depan Liverpool akan bermain di Liga Europa. Kepastian ini didapatkan setelah Manchester United (MU) menang telak 4-1 atas Chelsea dalam laga tunda Premier League, Jumat (26/5/2023) dini hari WIB.

Advertisement

Dengan kemenangan ini, MU naik ke posisi ketiga dalam klasemen Premier League dengan 72 poin. Sementara posisi keempat ditempati Newcastle United yang mengoleksi 70 poin.

Liverpool sekarang berada di peringkat kelima dengan 66 poin. Dengan satu pertandingan tersisa, The Reds tidak akan bisa mengejar perolehan poin Newcastle United dan dipastikan bakal bermain di Liga Europa musim depan.

 


Mohamed Salah Merasa Hancur

Ekspresi kekecewaan terpancar dari pemain Liverpool, Mohamed Salah (kanan) setelah gagal mengeksekusi penalti dalam pertandingan pekan ke-27 Premier League 2022/2023 melawan Bournemouth yang berlangsung di Vitality Stadium, Sabtu (11/3/2023) malam WIB. (AFP/Steve Bardens)

Setelah MU mengalahkan Chelsea, Mohamed Salah meluapkan rasa frustrasinya melalui akun media sosialnya. Mohamed Salah terlihat sangat kesal melihat The Reds gagal lolos ke Liga Champions.

"Saya hancur. Sama sekali tidak ada alasan. Kami memiliki semua yang kami butuhkan untuk lolos ke Liga Champions tahun depan dan kami gagal. Kami adalah Liverpool dan lolos ke kompetisi adalah syarat minimum," tulis Salah.

"Maaf, tetapi ini terlalu dini untuk postingan membangkitkan semangat atau optimistis. Kami mengecewakan Anda dan diri kami sendiri," lanjutnya.


Komentar Jurgen Klopp

Reaksi pelatih kepala Liverpool, Jurgen Klopp saat laga pekan ke-31 Liga Inggris 2022/2023 melawan Leeds United di Elland Road, Leeds, Selasa (18/04/2023). The Reds menang dengan skor 6-1. (AFP/Oli Scarff)

Reaksi Mohamed Salah itu menimbulkan kekhawatiran bahwa pemain asal Mesir itu bakal pergi dari Liverpool pada musim panas nanti.

Meski sang pemain merasa kecewa, Jurgen Klopp sama sekali tidak khawatir dengan masa depan Mohamed Salah. Dia menegaskan Mohamed Salah masih sangat senang berada di Anfield.

"Saya tidak khawatir, tidak. Saya hanya mendengar apa yang dia katakan, tetapi saya tidak membaca apa pun yang mengarah ke sana," ujar Jurgen Klopp seperti dilansir dari BBC.

"Jika seorang pemain datang kepada saya dan berkata, 'oh, kami tidak lolos ke Liga Champions, saya harus pergi', saya akan mengantarnya sendiri ke klub lain."

"Saya akan mengambil kunci dan berkata, 'masuk ke mobil, ke mana Anda ingin pergi, saya mengantar Anda'," lanjut pelatih asal Jerman itu.


Masih Tetap Bersatu

Penyerang Liverpool, Mohamed Salah (tengah) berselebrasi dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol ke gawang Rangers selama pertandingan lanjutan Grup A Liga Champions di stadion Ibrox di Glasgow, Skotlandia, Kamis, 13 Oktober 2022. Salah mencetak tiga gol dan mengantar Liverpool menang telak atas Rangers 7-1. (AP Photo/Scott Heppell)

Jurgen Klopp juga mengatakan kalau skuad Liverpool masih tetap bersatu meski kecewa karen tidak bisa mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

"Kami tidak saling menyalahkan. Itu semua bagus. Jika Anda tidak lolos ke Liga Champions, tempat terbaik yang paling memungkinkan Anda finis di peringkat kelima, jadi itulah yang kami lakukan," ujar Klopp.

"Jika Anda bertanya kepada saya 10 pertandingan yang lalu apakah itu mungkin, saya akan mengatakan tidak. Bahwa para pemain melakukannya sangat bagus, tetapi itu tidak sempurna."

"Kami tidak finis di posisi kelima karena 10 pertandingan terakhir. Kami berakhir di sana karena kurangnya konsistensi sebelum itu," lanjutnya.

Sumber: BBC

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, published 27/5/2023)


Persaingan di Premier League

Berita Terkait