Bola.com, Semarang - Bek asing PSIS Semarang, Lucas Gama Moreira, merasa optimistis dengan kekuatan timnya untuk menghadapi persaingan kompetisi Liga 1 2023/2024. Dia yakin Mahesa Jenar bisa finis di papan atas.
Bek asal Brasil ini menjadi pemain asing terakhir yang direkrut PSIS Semarang pada bursa transfer ini. Hadirnya Lucas Gama sekaligus melengkapi kuota pemain asing 5+1 Mahesa Jenar pada musim depan.
Bek berusia 29 tahun itu juga mengungkapkan target pribadinya bersama PSIS pada musim depan. Jika melihat materi pemain yang ada, dia cukup optimistis Mahesa Jenar bisa finis di urutan empat besar.
“Jika berbicara soal target, saya selalu ingin menjadi juara atau paling tidak berada di empat besar. Tapi, saya berharap yang terbaik untuk PSIS,” kata Lucas Gama.
Kualitas Pemain Jadi Modal
Pemain yang musim lalu memperkuat Persikabo 1973 ini menjelaskan, modal terbesar yang dimiliki Mahesa Jenar untuk menghadapi persaingan musim depan ialah kombinasi pemain asing dan lokal yang berkualitas.
“Saya rasa semua pemain yang dimiliki PSIS sangat bagus. Kami punya kombinasi pemain asing dan lokal yang sama-sama berkualitas,” ujar Lucas Gama.
Bicara Kekuatan Lini Belakang
Khusus di area pertahanan, bek berpostur 196 cm ini merasa senang dengan kualitas rekan setimnya. Sebab, dia sudah mengenal kualitas Alfeandra Dewangga maupun Wahyu Prasetyo alias Hulk.
“Untuk pemain di sektor pertahanan, saya sempat bermain melawan Hulk musim lalu dan dia pemain yang bagus. Begitu juga Dewa. Saya pikir kami punya pemain bertahan yang berkualitas,” lanjutnya.
Lengkapi Kuota 5+1
Dengan hadirnya Lucas Gama, PSIS Semarang kini menjadi salah satu kontestan Liga 1 musim depan yang sudah melengkapi komposisi pemain asingnya dengan skema 5+1.
Sebelum bursa transfer, Mahesa Jenar memang sudah mengamankan tiga amunisi impornya musim lalu, yakni Carlos Fortes (Portugal), Guilherme do Santos Carvalho (Brasil), dan Taisei Marukawa (Jepang).
Memasuki bursa transfer, tim asuhan Gilbert Agius pun merilis dua nama pemain asing, yakni Boubakary Diarra (Mali) dan Paulo Gali Freitas (Timor Leste). Pemain yang disebut terakhir akan mengisi slot Asia Tenggara.