Mengenal Pemilik Al Hilal, Klub Arab Saudi yang Mau Beli Kylian Mbappe dengan Dana Rp5,7 Triliun

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 26 Jul 2023, 05:45 WIB
Bos Newcastle United asal Arab Saudi menempati posisi teratas dalam daftar pemilik klub sepak bola terkaya di dunia. Jumlah kekayaan Mohammed bin Salman ditaksir mencapai 324 miliar pounds atau Rp583,7 triliun. (AFP/Adem Altan)

Bola.com, Jakarta - Pangeran Mohammed bin Salman, pemilik Al Hilal dan Public Investment Fund (PIF), makin dikenal oleh dunia sepak bola setelah manuver gilanya. Teranyar, Kylian Mbappe coba direkrut dengan dana luar biasa fantastis.

PSG dilaporkan sudah menyetujui proposal transfer sebesar 259 juta pound atau setara Rp5,7 triliun dari Al Hilal, klub Liga Arab Saudi yang dalam sepekan terakhir sering disebut-sebut.

Advertisement

Ini menjadi kabar menggembirakan bagi PSG yang memang berencana menjual Kylian Mbappe musim panas ini. Sebab jika tidak bisa dijual, klub Ligue 1 Prancis itu bakal kehilangan sang striker dengan cuma-cuma.

Laporan yang berkembang sejauh ini menyebutkan bahwa Kylian Mbappe tidak tertarik hijrah ke Liga Arab Saudi. Pilihannya adalah bergabung dengan Real Madrid.

Apapun itu, keberanian Al Hilal mengucurkan dana fantastis tetap menyita perhatian. Terlebih, raksasa Saudi Pro League itu juga menawarkan gaji mencapai Rp200 miliar lebih per pekan.

Sosok di belakang layar Al Hilal adalah Pangeran Mohammed bin Salman. Siapakah dia?

 

2 dari 4 halaman

Pemilik Al Hilal

Kalidou Koulibaly didatangkan Al Hilal dari Chelsea dengan nilai transfer 23 juta euro atau setara Rp388 miliar setelah membela The Blues hanya semusim pada 2022/2023. Ia dikontrak Al Hilal selama 3 tahun hingga 30 Juni 2026 dengan bayaran 20 juta euro atau setara Rp338 miliar per-tahun. (AFP/Saudi Pro League)

Al Hilal berada di bawah kepemilikan bersama oleh Public Investment Fund (PIF) dengan saham 75 persen. Sisa 25 persen dimiliki oleh Al Hilal Non-Profit Foundation.

PIF adalah dana kekayaan kedaulatan Arab Saudi, yang memiliki aset mencapai 320 miliar pound, yang juga menjadikan mereka sebagai yang paling besar di dunia.

PIF dibentuk pada 1971 yang didirikan sebagai sumber investasi Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Nah, yang mengontrol 'BUMN' ini adalah Pangeran Mohammed bin Salman, yang secara de facto juga pemimpin Arab Saudi sejak 2015.

 

3 dari 4 halaman

Pemilik Newcastle United

Newcastle United - Fabian Schar, Miguel Almiron, Kieran Trippier, Bruno Guimaraes (Bola.com/Adreanus Titus)

PIF yang bisa diartikan sebagai BUMN-nya Arab Saudi juga telah membeli Newcastle United dengan dana sebesar 300 juta pound pada 2021. Yasir Al-Rumayyan kemudian ditunjuk sebagai chairman.

Menariknya, PIF juga mengontrol tiga tim raksasa Arab Saudi lainnya, yakni Al Ittihad, Al Ahli and Al Nassr. Lebih menariknya lagi, empat tim tersebut adalah rival.

Al Hilal, biar bagaimanapun, dicap sebagai tim dengan trofi terbanyak di Asia. Sebanyak 66 gelar juara, baik domestik maupun level kontinen sudah didapat, termasuk di antaranya delapan Liga Champions Asia.

 

4 dari 4 halaman

Hubungan Baik dengan Republik Indonesia

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyapa Presiden Indonesia Joko Widodo atau Jokowi yang menyambutnya pada hari pertama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali, Selasa (15/11/2022) pagi. Selain bersalaman, Jokowi dan para pemimpin itu melakukan sesi foto bersama. (Kevin Lamarque/Pool via AP)

Hubungan Arab Saudi dengan Republik Indonesia sudah lama dikenal rekat. Pangeran Mohammed bin Salman juga memiliki hubungan hangat dengan Presiden Joko Widodo.

Dalam satu sesi pada KTT G20 di Bali Indonesia tahun lalu, Jokowi dan Bin Salman terlihat akrab dan berpelukan. Keduanya membicarakan perihal hubungan bilateral antara Indonesia dengan Arab Saudi.

Sumber: Berbagai sumber

Berita Terkait