Catatan Menarik Pemecatan Jose Mourinho dari AS Roma: Antar Tim ke Final Kompetisi Eropa 2 Musim Terakhir tapi Ada Rapor Buruk!

Hari Selasa (16/01/2024) pagi waktu Italia, AS Roma mengumumkan pemecatan Jose Mourinho sebagai pelatih.

BolaCom | Hendry WibowoDiperbarui 16 Januari 2024, 17:07 WIB
Ekspresi kecewa pelatih AS Roma, Jose Mourinho. (AP Photo/Andrew Medichini)

Bola.com, Jakarta - Hari Selasa (16/01/2024) pagi waktu Italia, AS Roma mengumumkan pemecatan Jose Mourinho sebagai pelatih.

Jose Mourinho pun meninggalkan AS Roma setelah melatih Lorenzo Pellegrini dan kawan-kawan sejak Mei 2021.

Advertisement

Tidak berselang lama usai pengumuman ini, AS Roma langsung menunjuk legenda I Giallorossi, Daniele De Rossi sebagai pengganti Jose Mourinho.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Jose Mourinho atas nama kami semua di AS Roma terhadap semangat dan upayanya sejak kedatangannya di klub," ujar Dan dan Ryan Friedkin selaku pemilik AS Roma.

Bola.com coba mengumpulkan beberapa catatan menarik seiring pemecatan Jose Mourinho di AS Roma.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)


Antar ke Final Kompetisi Eropa Dua Musim Terakhir

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho. (AP Photo/Andrew Medichini)

Jose Mourinho layak meninggalkan AS Roma tetap dengan kepala tegak. Karena ia jadi pelatih AS Roma pertama yang mengantarkan tim lolos ke final kompetisi Eropa dua musim terakhir. 

AS Roma melenggang ke final UEFA Conference League musim 2021/2022 dan menjadi juara usai mengalahkan Feyenoord. 

Musim berikutnya, AS Roma kembali ke final, tepatnnya di Liga Europa. Sayangnya kali ini AS Roma gagal juara usai kalah adu penalti kontra Sevilla. 

 

 

 


Rapor Buruk

Hanya saja Jose Mourinho membuat AS Roma sangat terpuruk, khususnya di ajang Serie A 2023/2024. Kini rival sekota Lazio ini terpuruk di posisi sembilan. 

AS Roma hanya mengumpulkan 29 poin dari total 20 pertandingan. Rinciannya AS Roma menang cuma delapan kali, imbang lima kali, dan kalah tujuh kali.

 

Catatan di atas merupakan rekor terburuk AS Roma usai menjalani 20 pertandingan di Serie A sejak musim 2002/2023. 

 

 


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait