Xavi Out di Akhir Musim, 5 Sosok Ini Layak Jadi Pelatih Anyar Barcelona

oleh Aryo Atmaja diperbarui 29 Jan 2024, 07:00 WIB
Barcelona - Jurgen Klopp, Jose Mourinho, Thiago Motta (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari raksasa Spanyol, Barcelona. Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez mengonfirmasi bahwa dia akan meninggalkan klub pada akhir musim 2023/2024.

Legenda klub tersebut mengumumkan bahwa dia akan pergi pada akhir musim ini setelah kekalahan Barcelona dari Villarreal pada pekan ke-22 La Liga Spanyol, Minggu (28/1/2024) dini hari WIB.

Advertisement

“Saya akan meninggalkan Barcelona pada bulan Juni. Kami telah mencapai titik di mana tidak bisa kembali lagi. Sudah waktunya untuk perubahan. Sebagai seorang Cule, saya pikir inilah saatnya untuk pergi. Saya berbicara dengan dewan dan klub hari ini. Saya akan berangkat pada tanggal 30 Juni," kata Xavi.

“Semuanya akan lebih tenang sekarang, kami bisa bersaing untuk Liga Champions. Setidaknya dengan keputusan ini Anda tidak akan membunuh saya lagi. Klub akan menjadi lebih baik dengan keputusan ini," lanjutnya.

Menarik untuk dinantikan siapa yang akan menjadi pengganti Xavi di Barcelona. Berikut ini Bola.com menghimpun lima sosok yang layak menggantikannya.

===

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 7 halaman

Jose Mourinho

2. Jose Mourinho (Chelsea) - Pada musim 2014-2015 The Special One berhasil membawa Chelsea menjuarai Liga Inggris. Namun, karena permasalahan internal klub, Mourinho akhirnya dipecat pada 17 Desember 2015. (AFP/Glyn Kirk)

Pelatih beken Jose Mourinho sedang nganggur sejak diberhentikan dari AS Roma dua pekan lalu. Jose Mourinho belum mengambil posisi manajer baru sejak baru-baru ini dilepaskan oleh AS Roma.

Pemenang dua kali Liga Champions ini memiliki banyak pengalaman di Liga Premier, setelah melatih Chelsea, Manchester United, dan Tottenham Hotspur.

Keahliannya bisa jadi dibutuhkan Liverpool musim depan. Dia tetap menjadi salah satu manajer terhebat yang pernah ada, memenangkan total 26 trofi. Ia pernah bekerja di Real Madrid dan akan sangat menarik jika menangani rival abadinya.

3 dari 7 halaman

Jurgen Klopp

Kemenangan ini membuat skuat Jurgen Klopp masih memiliki asa untuk meraih gelar juara Liga Inggris di dua pertandingan yang tersisa. Kini, Liverpool berada di posisi kedua klasemen dengan raihan 86 poin dari 36 pertandingan, atau menyamai poin Manchester City yang baru memainkan 35 laga. (AFP/Paul Ellis)

Nama Jurgen Klopp juga layak masuk dalam daftar ini. Pria Jerman itu mengundurkan diri dari Liverpool pada akhir musim nanti karena merasa kehabisan energi.

Liverpool kembali bangkit menjadi tim kuat di Inggris, Eropa, bahkan Dunia berkat polesan Jurgen Klopp. Di tangannya, Liverpool melaju ke final Liga Champions 2017/2018 sebelum dikalahkan Real Madrid.

Namun mereka menebusnya semusim berikutnya dengan label juara setelah mengalahkan Tottenham. Trofi Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub menyusul dalam genggaman The Reds.

Puncaknya adalah Klopp mengantarkan Liverpool mengakhiri puasa gelar juara Premier League selama 30 tahun pada musim 2019/2020.

4 dari 7 halaman

Thiago Motta

Pelatih Bologna, Thiago Motta. (GABRIEL BOUYS / AFP)

Seperti dilansir Cadena SER, nama manajer Bologna Thiago Motta muncul sebagai kandidat kuat. Fakta Motta pernah jadi bagian dari Barcelona membuat dia makin mudah untuk gabung.

Motta lebih kuat peluangnya ketimbang Rafael Marquez karena prestasi melatih. Motta, yang juga main bersama Rafael Marquez di era 2000-an di Barcelona, kini sukses membesut Bologna.

Dia mampu membawa Bologna nangkring di peringkat ke-7 Liga Italia alias zona Eropa. Mereka juga hanya terpaut dua poin dari posisi empat atau zona Liga Champions. Kepelatihan Motta makin berkembang setelah sempat melatih Genoa dan Spezia.

5 dari 7 halaman

Michel Sanchez

Pelatih Girona FC, Miguel Angel Sanchez Munoz alias Michel. (Dok. La Liga)

Sebuah laporan dari Sport pada Mei 2023, menyebutkan bahwa Barca sedang mencari calon penerus Xavi di Camp Nou. Situasi itu kini berpeluang terwujud seiring pengunduran diri Xavi pada akhir musim nanti.

Petinggi Tim Catalan disebut-sebut sangat mengagumi manajer Girona Michel Sanchez, yang dikabarkan sebagai kandidat potensial untuk memimpin tim.

Michel Sanchez menyulap Girona sebagai tim hebat musim ini. Mereka nangkring di posisi kedua di bawah Real Madrid pada klasemen La Liga sampai pekan ke-21.

6 dari 7 halaman

Roberto De Zerbi

Pelatih Brighton, Roberto De Zerbi memberikan tepuk tangan setelah timnya menang atas Marseille pada laga terakhir Grup B Liga Europa 2023/2024 di American Express Community Stadium, Brighton, Inggris, Jumat (15/12/2023). (AP Photo/Ian Walton)

Pelatih kepala Brighton & Hove Albion telah berkembang sejak menggantikan Graham Potter musim lalu dengan gaya permainan menyerang yang tak kenal takut.

Dia membantu Seagulls mencapai Liga Eropa UEFA untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka musim lalu dan bisa meraih kesuksesan besar di Anfield dengan skuad dengan kualitas lebih tinggi.

De Zerbi disebut-sebut bakal menjadi pelatih hebat di masa depan, meneruskan jejak pelatih-pelatih hebat Italia semacam Fabio Cappello, Carlo Ancelotti, Giovanni Trapattoni, Marcello Lippi, atau Antonio Conte.

 

Sumber: Berbagai sumber

7 dari 7 halaman

Tengok Peringkat Barcelona Musim Ini

Berita Terkait