Jose Mourinho: Bawa AS Roma Juara Conference League, Momen Terbaik dalam Karier

Mantan manajer AS Roma, Jose Mourinho baru-baru ini menggambarkan memenangkan trofi Conference League 2021/2022 bersama I Giallrossi sebagai momen terindah dalam kariernya.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 09 Februari 2024, 21:00 WIB
Pelatih AS Roma, Jose Mourinho (tengah). (AFP/Ozan Kose)

Bola.com, Jakarta - Mantan manajer AS Roma, Jose Mourinho baru-baru ini menggambarkan memenangkan trofi Conference League 2021/2022 bersama I Giallrossi sebagai momen terindah dalam kariernya. 

Dalam sebuah wawancara dengan influencer pesepakbola, Ohm, yang direkam beberapa pekan lalu saat masih menangani AS Roma, Jose Mourinho membahas pentingnya mengangkat trofi Conference League di kota yang belum pernah meraih trofi Eropa.

Advertisement

"Ada begitu banyak momen luar biasa selama bertahun-tahun. Banyak yang indah dan banyak juga yang jelek," kata Jose Mourinho. 

"Namun jika saya harus memilih momen terhebat, mungkin saya akan mengatakan pencapaian terakhir, dan trofi terakhir yang saya menangkan, Conference League," tambah eks manajer Manchester United itu.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

 

 

 

 

 


Bukan Trofi Terpenting

Jose Mourinho turut mengakui Conference League sebenarnya bukan trofi terpenting yang ia raih sepanjang karier sebagai pelatih. 

Namun gelar Conference League dinilai Jose Mourinho sangat spesial karena efek yang diberikan untuk AS Roma. 

"Itu bukan trofi terpenting yang pernah saya menangkan, tetapi untuk dimensi kegembiraan yang dibawanya. Apalagi itu trofi juara pada kompetisi Eropa pertama yang AS Roma menangkan," kata Jose Mourinho. 


Daniele De Rossi dan Francesco Totti

Jose Mourinho harus merelakan posisinya digantikan Daniele De Rossi di AS Roma setelah dirinya dipecat manajemen AS Roma pada 16 Januari 2024. Alami 7 kekalahan di Serie A Liga Italia 2023/2024 menjadi pemicu pemecatan tersebut. Nasib Jose Mourinho memang tak seberuntung Erik ten Hag bersama Manchester United. Hingga kini pelatih asal Belanda tersebut belum juga didepak Setan Merah meski telah menelan 9 kekalahan di Premier League dan tersingkir dari Liga Champions. Berikut ini deretan 7 kekalahan AS Roma di Serie A Liga Italia 2023/2024 yang membuat The Special One angkat kaki dari Olimpico. (AFP/Filippo Monteforte)

Jose Mourinho turut ditanya soal pemain yang paling ingin ia latih pada kariernya sebagai juru taktik. Untuk pertanyaan ini, ia menyebut dua legenda AS Roma, Daniele De Rossi dan Francesco Totti. 

"Pemain yang saya inginkan di masa lalu? Kembali ke topik AS Roma, saya menginginkan Daniele De Rossi di Inter Milan dan Real Madrid, namun itu tidak memungkinkan," ungkap Jose Mourinho. 

"Saya juga menginginkan Francesco Totti di Inter, terlepas dari usianya, dan itu tidak memungkinkan. Mereka selalu menjadi pemain yang ingin Anda latih sepanjang karier Anda," tambahnya. 

Jose Mourinho saat ini masih tanpa klub usai dipecat AS Roma. Beberapa nama tim diyakini tertarik untuk merekrutnya, salah satunya hijrah ke Saudi Pro League. 

Sumber: Romapress 


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait