Kobbie Mainoo Disejajarkan dengan Mantan Gelandang Hebat MU

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 22 Mar 2024, 08:00 WIB
Sebagai salah satu klub yang memiliki akademi pemain muda terbaik di Eropa, Manchester United telah banyak mengorbitkan para alumnus akademinya untuk bermain di tim senior. Seperti pada musim 2023/2024, tercatat ada beberapa pemain hasil didikan akademi Setan Merah yang menghuni skuad MU musim ini untuk bermain di Premier League. Lima di antaranya telah mencetak gol di Premier League musim ini. Siapa saja? Ini dia daftar kelimanya. (AFP/Ben Stansall)

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United (MU), Roy Keane, memberikan pujian tinggi untuk bintang Muda Setan Merah, Kobbie Mainoo, yang sedang bersinar. Menurut Keane, Maino mengingatkannya kepada sosok mantan rekan setimnya di MU. 

Mainoo telah memikat hati fans Manchester United dan juga sang pelatih, Erik ten Hag. Bahkan, pada usia 18 tahun ia telah menjadi pemain reguler di skuad Ten Hag. 

Advertisement

Pemain berusia 18 tahun itu tampil sangat mengesankan sehingga pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, berbalik arah dan memasukkannya ke dalam skuad untuk pertandingan persahabatan melawan Brasil dan Belgia.

Setelah mencatatkan 20 penampilan senior musim ini, Kobbie Mainoo tampaknya memiliki masa depan cerah di Manchester United.

---

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Mirip 2 Gelandang MU

Phil Neville juga pernah menjadi asisten David Moyes yang kala itu ditunjuk menjadi pelatih Manchester United. Bahkan bersama Scholes dan Nicky Butt membantu Ryan Giggs yang menjadi pelatih sementara Manchester United. (AFP/Andrew Yates)

Roy Keane juga menilai Mainoo punya masa depan gemilang di MU. Dia bahkan membandingkan anak muda itu dengan salah satu mantan rekan setimnya di Manchester United.

“Menurut saya Kobbie Mainoo lebih mirip Nicky Butt dibandingkan Paul Scholes, tapi itu karena Scholes bermain lebih ke depan saat pertama kali bergabung dengan Manchester United,” kata Keane di podcast Stick to Football, yang diproduksi oleh Sky Bet, seperti dikutip Sportbible, Kamis (21/3/2024). 

“Apa yang membuat para pemain muda ini sukses adalah kepribadian dan temperamen mereka. Jadi saya akan menempatkan Mainoo setara dengan Butt dan Scholes dalam tiga bulan pertama mereka di klub."

"Ini semua tentang bagaimana pemain menyesuaikan diri di tim utama dan bagaimana mereka mengatasi tantangan, bermain di Old Trafford, tapi dari apa yang saya lihat, Mainoo tampak hebat, tapi dia harus banyak belajar di posisi itu," imbuh Keane. 

 

3 dari 4 halaman

Pujian Tinggi

Gelandang Manchester United, Nicky Butt (kiri) berebut bola dengan bek AS Monaco, Djibril Diawara pada laga leg kedua perempatfinal Liga Champions 1997/1998 di Old Trafford Stadium, Manchester (18/3/1998). Setelah tak bertuan pada 1995/1996 selepas kepergian Paul Ince, Nicky Butt mewarisi jersey bernomor punggung 8 pada 1996/1997 hingga 2003/2004. Pada awal musim 2004/2005 Nicky Butt hijrah ke Newcastle United. (AFP/Gerry Penny)

Itu adalah pujian yang tinggi dari Keane, apalagi jika mengingat apa yang diraih Butt selama kariernya.

Butt anggota kelas terkenal Manchester United tahun '92 bersama Gary dan Phil Neville, David Beckham, Ryan Giggs dan Paul Scholes yang kemudian mendominasi sepak bola Inggris dan memenangi treble pada 1999.

Butt menghabiskan 12 tahun di tim utama MU sebelum bertualang enam tahun berikutnya bersama Newcastle United.

Di kancah internasional, ia mencatatkan 39 caps untuk Inggris dan menjadi bagian dari skuad The Three Lions di Piala Dunia 2002.

 

Sumber: Sportbible 

4 dari 4 halaman

Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait