PSIS Kembali Berkandang di Stadion Jatidiri, Exco PSSI Optimistis Laga Melawan Bali United Bisa Berjalan Kondusif

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Kairul Anwar, memastikan apabila pertandingan antara PSIS Semarang melawan Bali United yang bakal bergulir di Stadion Jatidiri bisa berlangsung dengan kondusif.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 10 Desember 2024, 15:15 WIB
Suasana Stadion Jatidiri yang dipenuhi para pendukung PSIS Semarang saat laga babak perempat final Piala Presiden 2022 kontra Bhayangkara FC, Minggu (3/7/2022). (Bola.com/Aryo Atmaja)

Bola.com, Semarang - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Kairul Anwar, memastikan apabila pertandingan antara PSIS Semarang melawan Bali United yang bakal bergulir di Stadion Jatidiri bisa berlangsung dengan kondusif.

Pertandingan pekan ke-14 BRI Liga 1 2024/2025 antara PSIS Semarang melawan Bali United pada Rabu (11/12/2024) ini memang akan menjadi momen kembalinya Mahesa Jenar ke Stadion Jatidiri yang menjadi markas kebanggaannya.

Advertisement

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel), Agung Buwono, menjelaskan bahwa pihaknya sudah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), kepolisian, hingga dinas-dinas lainnya.

“Segala proses untuk melaksanakan pertandingan kembali di Stadion Jatidiri telah kami laksanakan sesuai prosedur. Mulai dari risk assessment ulang hingga rapat koordinasi,” ujar Agung Buwono, Selasa (10/12/2024).

“Kami dan pihak kepolisian juga telah bersepakat untuk menggelar pertandingan dengan aman serta situasi kondusif. Jadi, untuk suporter, masyarakat, silakan membeli tiket dan menyaksikan laga PSIS menghadapi Bali United,” lanjutnya.

 


Bisa Berjalan Kondusif

Panitia Pelaksana (Panpel) PSIS Semarang meninjau proses renovasi Stadion Jatidiri yang diharapkan sudah bisa digunakan sebagai kandang menggelar laga BRI Liga 1 2024/2025 pada November 2024. (DOK PSIS)

Prosedur risk assessment ini memang penting untuk memastikan bahwa Stadion Jatidiri telah memenuhi standar-standar kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bagi penonton yang jadi syarat untuk BRI Liga 1 2024/2025.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Kairul Anwar, juga telah memantau seluruh proses yang dijalankan PSIS Semarang untuk bisa kembali berkandang di Stadion Jatidiri. Dia yakin laga ini bisa berjalan kondusif.

“Panpel PSIS sudah bekerja dengan baik dan panpel telah berkoordinasi dengan semua pihak. Jadi, situasi kondusif dan aman serta nyaman akan tercipta pada laga antara PSIS melawan Bali United,” ujar Kairul Anwar.

 


Kembali ke Jatidiri

Suasana Stadion Jatidiri yang dipenuhi para pendukung PSIS Semarang saat laga babak perempat final Piala Presiden 2022 kontra Bhayangkara FC, Minggu (3/7/2022). (Bola.com/Aryo Atmaja)

Setelah harus menjadi tim musafir dengan berpindah-pindah homebase selama 10 bulan, PSIS Semarang akhirnya bisa kembali menggelar laga kandangnya di Stadion Jatidiri pada kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.

Terusirnya skuad Mahesa Jenar dari markasnya itu memang punya sederet efek negatif terutama ketika stadion tersebut menjalani proses renovasi sejak musim lalu, tepatnya pada medio Februari 2024.

Salah satunya yakni kegagalan PSIS menembus peringkat empat besar pada BRI Liga 1 2023/2024. Lalu, efek tersebut juga masih terasa ketika skuad asuhan Gilbert Agius mengarungi awal kompetisi musim ini.

 


Tanda Mulai Bangkit

Jika mengacu pada tiga pertandingan terakhir, PSIS Semarang mulai memberikan harapan cerah. Mereka sempat menang dua laga beruntun melawan Persik Kediri (1-0), dan Semen Padang (1-0), setelah itu bermain imbang 0-0 melawan Borneo FC.

Tambahan tujuh poin dari tiga laga ini memang sangat krusial. Sebab, pada tujuh pertandingan sebelumnya, Mahesa Jenar sempat dihantui tren tanpa kemenangan di BRI Liga 1 musim 2024/2025.

Berita Terkait