Harganya Masih Jauh, MU Tolak Tawaran dari Napoli untuk Alejandro Garnacho

Manchester United telah menolak tawaran dari Napoli untuk Alejandro Garnacho.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 17 Januari 2025, 20:15 WIB
Penyerang sayap Manchester United (MU), Alejandro Garnacho, berduel dengan winger Crystal Palace, Eddie Nketiah, dalam laga pekan kelima Premier League 2024/2025 di Selhurst Park, Sabtu (21/9/2024) malam WIB. MU dan Crystal Palace bermain imbang 0-0. (Ian Kington / AFP)

Bola.com, Jakarta Manchester United telah menolak tawaran dari Napoli untuk Alejandro Garnacho.

Napoli melihat Garnacho sebagai pengganti Khvicha Kvaratskhelia, yang bergabung dengan PSG dengan kesepakatan senilai €75 juta.

Advertisement

Namun, BBC Sport mengatakan upaya pertama mereka untuk Garnacho telah ditolak oleh United.

Tawaran tersebut diketahui sebesar £40 juta, yang jauh di bawah perkiraan United.

Memang, MU tidak secara aktif berusaha menjual pemain internasional Argentina tersebut, meskipun akan mendengarkan tawaran gila apa pun untuk penyerang tersebut bulan ini.


Nego Macet

Kemenangan ini masih menempatkan posisi Manchester United pada posisi 6 klasemen sementara dengan raihan 24 poin. (AP Photo/Jon Super)

MU meminta sekitar 80 juta euro (Rp1,33 triliun) untuk pemain Argentina tersebut, sehingga ketertarikan Napoli diabaikan. Namun, Napoli dikabarkan akan mencoba mencari diskon untuk mengamankan tanda tangan Garnacho. 

Baru-baru ini, Garnacho dikabarkan tidak terlalu disukai pelatih baru, Ruben Amorim. Dia dan Marcus Rashford bahkan tidak masuk skuad saat lawan Manchester City bulan lalu. 

Pemain berusia 20 tahun itu tidak lagi menjadi starter di pertandingan Premier League untuk MU sejak saat itu. Namun, ia kembali ke starting lineup di Piala FA saat tim asuhan Amorim mengalahkan Arsenal.

 


Disuruh Kerja Keras

Manajer MU, Ruben Amorim menjelaskan mengapa ia menahan Alejandro Garnacho.

Amorim menegaskan bahwa ia menilai Garnacho sangat baik, meskipun mengakui bahwa pemain sayap Argentina itu masih perlu mempelajari sistemnya.

"Itu jelas, ia memiliki bakat," kata Amorim menjelang pertandingan MU dengan Southampton.

"Ia perlu belajar bermain sedikit di posisi yang berbeda. Ia perlu bermain lebih baik di dalam," katanya.

"Ia banyak berkembang dalam posisi pemulihan, ketika ia tidak menguasai bola, tetapi, saat melakukannya, terkadang ia tidak berada di tempat yang tepat untuk melakukan transisi, seperti yang ia lakukan di masa lalu, karena saya lebih suka bertahan dan kemudian membangun dengan seluruh tim untuk mencapai sepertiga akhir," jelas sang pelatih.


Persaingan Musim Ini

Berita Terkait