4 Fakta Menarik Pekan ke-23 BRI Liga 1 2024 / 2025: Hujan Kartu Merah, Mental Baja Persib, hingga Panasnya Zona Degradasi

Kira-kira fakta menarik apa saja yang terjadi sepanjang pekan ke-23 BRI Liga 1 2024/2025?

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 18 Februari 2025, 09:00 WIB
Pemain Persija Jakarta, Ryo Matsumura (tengah kiri) berebut bola dengan pemain Persib Bandung, Adam Alis dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (16/02/2025). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta Berakhir sudah seluruh pertandingan di pekan ke-23 BRI Liga 1 2024/2025. Banyak kejutan yang terjadi sepanjang pekan ke-23.

Persebaya, Borneo FC, Arema FC, Semen Padang, Madura United berhasil meraih kemenangan di pekan krusial kali ini. Duel panas Persija versus Persib juga berakhir tanpa pemenang.

Advertisement

Persaingan di papan bawah atau zona degradasi tak kalah sengitnya. Kira-kira fakta menarik apa saja yang terjadi sepanjang pekan ke-23 BRI Liga 1 2024/2025?

Yuk simak rangkuman menarik dari Bola.com di bawah ini:

 


Pekan Penuh Kartu Merah

Pemain asing Persis Solo, Sho Yamamoto, saat berusaha melindungi bola dan rebutan pemain PSBS Biak pada pertandingan pekan ke-15 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Manahan, Solo, Senin (16/12/2024). (Bola.com/Radifa Arsa)

Panasnya persaingan BRI Liga 1 2024/2025 terasa hingga pekan ke-23. Salah satunya dari jumlah kartu merah yang harus dikeluarkan wasit.

Total ada lima kartu merah yang keluar dari saku sang pengadil lapangan sepanjang pekan ke-23. Paling panas tentu duel Persik Kediri versus Persis Solo di Stadion Brawijaya, Jumat (14/2/2025).

Striker Persik, Ramiro Fergonzi bahkan baru di detik keempat sudah diusir wasit karena menyikut Sutanto Tan. Dua pemain Persis, Sho Yamamoto dan Ramadhan Sananta, juga dikartu merah pada pengujung pertandingan ketika berada di bench.

Berlanjut kartu merah lainnya didapat oleh Ricky Kambuaya (Dewa United) saat melawan Madura United dan Diego Michiels ketika Borneo FC menggasak Barito Putera.

 


Mental Baja Persib

Pemain Persija Jakarta, Rizky Ridho, menghentikan laju gelandang Persib Bandung, Beckham Putra, dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Minggu (16/2/2025). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pekan ke-23 disuguhi laga paling ditunggu yaitu el clasico antara Persija melawan Persib, Minggu (16/2/2025). Mental baja ditunjukkan tim Maung Bandung.

Persija unggul lebih dulu lewat gol Gustavo Almeida dan Firza Andika. Namun tim besutan Bojan Hodak sanggup dua kali membalas lewat gol Nick Kuipers dan David da Silva.

Hasil ini membuat Persib masih bertengger di puncak klasemen BRI Liga 1 dengan nilai 50. Adapun Persija masih terpaku di posisi keempat dengan nilai 40.

 


Panasnya Papan Bawah

Persaingan sengit dan panas terjadi di zona degradasi alias papan bawah. Sebanyak enam tim punya situasi yang sama, yakni dalam ancaman untuk tergelincir ke jurang degradasi.

Barito Putera (22 poin), PSIS (22), Semen Padang (20), Madura United (20), PSS Sleman (19), dan Persis Solo (18) adalah tim-tim yang bersiang ketat untuk keluar dari zona merah.

Persis baru saja meraih hasil draw di markas Persik, Madura United dan Semen Padang sukses mengamankan kemenangan. Sementara Barito Putera dan PSS justru menelan kekalahan di pekan ini.

 


Kebangkitan Bajul Ijo

Persebaya Surabaya vs PSBS Biak di BRI Liga 1 2024/2025. (Dok Persebaya)

Persebaya Surabaya kembali meramaikan persaingan di papan atas. Tim Bajul Ijo akhirnya merasakan kemenangan pertama dalam tujuh pertandinan terakhirnya.

Pasukan Paul Munster menelan lima kekalahan dan satu kali imbang sebelum menggasak PSBS Biak 1-0 akhir pekan kemarin.

Gol tunggal Bruno Moreira di babak kedua, sudah cukup mengantarkan Persebaya menang. Kini mereka berada di urutan kedua klasemen sementara dengan nilai 41. Selanjutnya Persebaya akan melawat ke markas Dewa United di pekan ke-24.

Berita Terkait