Katanya Hampir Bangkrut, dari Mana MU Dapat 2 Miliar Paun untuk Biayai Megaproyek Stadion Baru?

MU berencana membangun stadion baru senilai 2 miliar paun. Lantas, dari mana sumber pendanaannya?

BolaCom | Aning JatiDiperbarui 12 Maret 2025, 21:35 WIB
Sir Jim Ratcliffe, melihat maket, desain calon stadion baru Manchester United. (Bola.com/X ManUtd)

Bola.com, Jakarta - MU sedang merencanakan pembangunan stadion baru yang diperkirakan menelan biaya hingga 2 miliar paun (Rp 42,6 triliun).

Proyek ambisius ini bertujuan untuk menggantikan stadion legendaris mereka, Old Trafford, yang telah menjadi markas klub sejak 1910.

Advertisement

Menariknya, dalam pernyataan terbaru, Sir Jim Ratcliffe, co-owner MU, mengakui bahwa kondisi finansial MU sedang dalam situasi yang genting.

Ia menggambarkan langkah penghematan yang dilakukan sebagai sesuatu yang brutal dan tidak menyenangkan, bahkan menyebut bahwa klub bisa "bangkrut sebelum Natal" jika tidak ada kontrol keuangan yang lebih ketat.

Lantas, dari mana MU mendapatkan dana untuk pembangunan stadion anyar tersebut?

Dalam menghadapi tantangan keuangan, MU berupaya menemukan berbagai sumber pendanaan untuk merealisasikan rencana tersebut.


Sumber Pendanaan

Desain calon stadion baru Manchester United. (Bola.com/X Manchester United)

Satu di antara sumber pendanaan utama berasal dari investasi Sir Jim Ratcliffe. Ia telah berkomitmen untuk melakukan investasi besar-besaran dalam infrastruktur klub, termasuk pembangunan stadion baru.

Rencana ini juga sejalan dengan upaya regenerasi area sekitar Old Trafford, yang mendapat dukungan dari pemerintah Inggris.

Dukungan pemerintah diharapkan dapat menarik investor lain dan membuka peluang pendanaan tambahan.

Kendati saat ini MU mengalami penurunan prestasi di lapangan, Setan Merah tetap menjadi satu di antara yang memiliki pendapatan tertinggi di dunia.

Pendapatan MU berasal dari berbagai sumber yang beragam, termasuk hak siar televisi, sponsor, penjualan merchandise, penjualan tiket, dan pendapatan digital.

Hak siar televisi memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan klub. Sebagai klub besar, MU mendapatkan bagian yang besar dari pendapatan hak siar yang dibagikan oleh liga.

Selain itu, kemitraan komersial dengan sponsor, termasuk sponsor jersey dan periklanan, juga memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan klub.


Pendapatan yang Berkelanjutan dan Potensi Ekspansi

Desain calon stadion baru Manchester United. (Bola.com/X Manchester United)

Penjualan merchandise, termasuk jersey dan perlengkapan lainnya, menjadi satu di antara sumber pendapatan penting bagi MU.

Penjualan tiket pertandingan, terutama saat melawan tim besar atau rival, juga menghasilkan pendapatan yang cukup besar.

Pendapatan digital, yang mencakup penjualan online dan distribusi konten digital, makin berkembang dan memberikan kontribusi tambahan bagi klub.

Selain itu, penjualan pemain dapat memberikan suntikan dana yang signifikan. Meski tidak selalu konsisten, MU memiliki klausul penjualan kembali yang memungkinkan mereka mendapatkan persentase dari penjualan pemain yang telah dilepas sebelumnya.

Ini menjadi satu di antara cara untuk meningkatkan pendapatan klub.


Pendanaan Eksternal untuk Proyek Ambisius

Desain calon stadion baru Manchester United. (Bola.com/X Manchester United)

Selain investasi dari pemilik dan pendapatan klub, MU berencana mencari pendanaan eksternal melalui pinjaman atau investasi dari pihak lain.

Proyek regenerasi area sekitar Old Trafford mencakup pembangunan stadion baru, perumahan, rekreasi, dan bisnis, diharapkan dapat menarik investor dan pendanaan dari berbagai sumber.

Pembangunan stadion baru tidak hanya akan menghasilkan pendapatan dari tiket dan aktivitas di dalam stadion, tetapi juga akan meningkatkan nilai properti di sekitarnya.

Hal ini diharapkan dapat menarik investasi di area tersebut dan menciptakan peluang pendapatan tambahan bagi klub.


Risiko dan Tantangan dalam Proyek Besar

Desain calon stadion baru Manchester United. (Bola.com/X ManUtd)

Kendati MU memiliki potensi pendapatan yang besar dari berbagai sumber, proyek pembangunan stadion baru ini tetap memiliki risiko dan tantangan yang perlu diatasi.

Proyek sebesar ini membutuhkan perencanaan yang matang dan manajemen risiko yang baik untuk memastikan kelancaran proses pembangunan.

Dalam konteks ini, komitmen investasi dari pemilik dan dukungan pemerintah menjadi faktor kunci dalam mewujudkan rencana ambisius ini.

MU harus mampu mengelola sumber daya dan memanfaatkan peluang yang ada untuk mencapai tujuan jangka panjang mereka.

Dengan berbagai sumber pendanaan yang menjanjikan, MU memiliki landasan yang kuat untuk membiayai pembangunan stadion baru yang ambisius ini.

Rencana ini tidak hanya akan memberikan manfaat bagi klub, tetapi juga bagi komunitas sekitar yang akan mendapatkan dampak positif dari proyek regenerasi ini.

Berita Terkait