BRI Liga 1: Belum Lempar Anduk, Pieter Huistra Optimistis PSS Sleman Selamat dari Jurang Degradasi

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan timnya belum menyerah untuk bertahan di BRI Liga 1 2024/2025.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 12 April 2025, 21:00 WIB
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra (tengah), dalam jumpa pers jelang duel melawan Barito Putera pada laga pekan ke-25 BRI Liga 1 di Stadion Manahan, Solo, Senin (3/3/2025) malam WIB. (Bola.com/Ana Dewi)  

Bola.com, Jakarta - Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan timnya belum menyerah untuk bertahan di BRI Liga 1 2024/2025. Juru taktik asal Belanda itu optimistis PSS bisa terhindar dari jurang degradasi.

Tim yang dijuluki Super Elang Jawa tersebut masih kesulitan memetik kemenangan, setelah pada pekan ke-28 ditekuk PSBS Biak dengan skor 1-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (11/4/2025) sore WIB.

Advertisement

Hasil minor tersebut membuat PSS Sleman tak beranjak dari dasar klasemen sementara BRI Liga 1. Tim kesayangan Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS) itu berada di urutan ke-18 dengan torehan 22 poin.

Wahyudi Hamisi dkk. punya poin sama dengan Semen Padang yang kini bercokol di peringkat ke-17 dan terpaut tiga angka dari PSIS Semarang yang menempati posisi ke-16 atau batas aman zona merah.

 


Tak Akan Menyerah

PSS Sleman menelan kekalahan 1-2 dari PSBS Biak pada laga pekan ke-28 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (11/4/2025) sore WIB. (dok. PSS Sleman)

Dengan musim ini yang menyisakan enam laga lagi, Pieter Huistra masih yakin PSS bisa bangkit dari keterpurukan. Dia menegaskan, timnya akan berjuang maksimal untuk kembali ke jalur kemenangan dan mengamankan posisi.

"Hari ini kami berjuang dan terus berjuang, kita lelah, itu normal tapi kami terus berjuang dan itulah yang paling penting dan saya tidak bisa menyalahkan siapapun," ujar Pieter Huistra.

"Tapi kalau Anda menyerah, maka saya tidak senang, saya marah, terus berjuang adalah hal yang cuma bisa kami lakukan sekarang. Enam laga sisa ya selalu sama, kami harus terorganisir dan seefektif mungkin," sambungnya.

 


Dapat Suntikan Semangat

Penyerang PSS Sleman, Nicolau Dumitru, merayakan gol yang ia cetak ke gawang Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/1/2025) malam WIB. (Bola.com/Dok. PSS Sleman)

Terdekat, PSS dijadwalkan menjamu Dewa United di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada matchday ke-29 BRI Liga 1. Laga itu menjadi momentum Tim Elang Jawa bermain di rumah sendiri.

Sebelumnya, PSS menjadi tim musafir karena Maguwoharjo dilakukan direnovasi hingga lebih dari setahun. Selama perbaikan, PSS menjamu lawan-lawannya di Stadion Manahan, Kota Solo.

"Yang mungkin akan membuat tim lebih baik adalah besok untuk pertama kali kami main di Maguwoharjo dan saya harap banyak suporter datang memberikan dukungan dan itu tentu akan sangat membantu," kata Pieter Huistra.

"Bayangkan saja, seluruh musim ini setiap laga kandang yang dimainkan seperti away. Perjalanan (luar kota) tentu merugikan kami. Sanksi tiga poin di awal musim jadi kerugian buat kami. Masih ada enam laga, kami masih solid dan saya tak akan menyerah," tegasnya.

 


Kekalahan Terbanyak

Hingga pekan ke-28, klub kebanggaan warga Sleman itu berstatus tim dengan kekalahan terbanyak, yakni 17 kali. PSS sejauh ini cuma mampu mengukir tujuh menang dan empat kalah. Mencetak 33 gol serta kemasukan 43 kali.

Performa PSS menjadi sorotan sepanjang musim ini. Tim berlogo Candi tersebut kini masih terperosok ke jurang degradasi BRI Liga 1. Penampilan angin-anginan terlihat sejak awal musim.

Adapun keenam tim yang akan dihadapi Laskar Sembada selanjutnya adalah Dewa United, Persib Bandung, PSM Makassar, PSIS Semarang, Persija Jakarta, dan Madura United.


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait