Ruben Amorim Tegaskan Fokus Penuh MU ke Liga Europa: Laga Terpenting!

Ruben Amorim menegaskan Manchester United (MU) kini fokus mengerahkan segala hal di Liga Europa.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 06 Mei 2025, 09:45 WIB
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim menyeka wajahnya dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Brentford di Gtech Community Stadium, London, Inggris, Minggu (04/05/2025) waktu setempat. (AP Photo/PA/John Walton)

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester United (MU), Ruben Amorim, menegaskan pertandingan leg kedua semifinal Liga Europa melawan Athletic Bilbao di Old Trafford pada Jumat (9/5/2025) dini hari WIB, adalah prioritas utama.

Hal tersebut diungkapkan Ruben Amorim menyusul kekalahan 3-4 yang dialami MU dari Brentford di Premier League, Minggu lalu. Kekalahan tersebut memperpanjang rentetan tanpa kemenangan MU di liga menjadi enam pertandingan.

Advertisement

Meski sempat bangkit lewat gol Alejandro Garnacho dan Amad Diallo pada menit akhir, The Red Devils tetap gagal menghindari kekalahan setelah kebobolan lewat dua gol Kevin Schade, gol bunuh diri Luke Shaw, dan gol ke-18 Yoane Wissa musim ini. Mason Mount sempat membawa United unggul lebih dulu sebelum Brentford membalikkan keadaan.

Namun, dengan modal kemenangan 3-0 di leg pertama atas Athletic Bilbao, peluang besar untuk lolos ke Liga Champions melalui jalur juara Liga Europa masih terbuka lebar bagi MU.


Fokus Berjuang di Liga Europa

Gelandang Manchester United asal Portugal #08, Bruno Fernandes (2L), merayakan gol keduanya bersama rekan satu timnya dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Europa UEFA antara Athletic Club Bilbao dan Manchester United di stadion San Mames di Bilbao, Jumat dini hari WIB (2-5-2025). (ANDER GILLENEA/AFP)

Bicara mengenai kekalahan demi kekalahan di Premier League, Ruben Amorim menegaskan bahwa perjuangan timnya saat ini lebih mengarah kepada Liga Europa, dengan tujuan jelas menjadi juara dan lolos ke Liga Champions musim depan.

“Saya pikir yang membuat stres adalah kalah dalam pertandingan, bukan ketika kami bertarung untuk gelar,” ujar Ruben Amorim.

“Kami harus menerima semua pukulan ini. Kami kalah di Premier League, tapi kami berjuang di Liga Europa. Jadi sekarang kami harus fokus, karena itu laga terpenting bagi kami,” lanjutnya.


Sengaja Rotasi di Premier League

Kiper Manchester United, Altay Byindir (kanan) gagal menghalau bola tendangan pemain Brentford, Mikkel Damsgaard dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 di Gtech Community Stadium, London, Inggris, Minggu (04/05/2025) waktu setempat. (AFP/Justin Tallis)

MU saat ini berada di posisi ke-15 klasemen Premier League, sebuah pencapaian yang sangat jauh dari ekspektasi awal musim.

Namun, Amorim tetap mencoba mengambil sisi positif, termasuk dari rotasi delapan pemain yang ia lakukan dalam laga kontra Brentford.

“Kami sebagai klub harus menyadari bahwa kami memiliki tanggung jawab besar untuk memenangkan Liga Europa. Kami harus mempersiapkan skuad untuk berbagai kompetisi,” jelas Amorim.

“Rotasi ini baik untuk para pemain. Semua mendapat kesempatan bermain. Memang sulit, tapi kami mencoba melakukan yang terbaik untuk mengelola situasi ini dan mengambil risiko di beberapa laga," lanjutnya.


Matthijs de Ligt Cedera

Pemain Manchester United, Matthijs de Ligt kembali ke lapangan pertandingan dengan luka di kepala setelah mendapatkan perawatan dari tim medis pada laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Brentford di Old Trafford, Manchester, Sabtu (19/10/2024). (AFP/Oli Scarff)

Masalah bertambah ketika bek andalan MU, Matthijs de Ligt, mengalami cedera dan terpaksa ditarik keluar. Kondisinya diragukan untuk tampil dalam laga di Old Trafford nanti.

Pelatih Brentford, Thomas Frank, menyampaikan simpatinya terhadap cedera yang dialami De Ligt dan situasi pelik yang tengah dihadapi United.

“Ketika Anda berada di dunia sepak bola, perjuangan adalah bagian dari perjalanan. Tapi jelas, itu bukan sesuatu yang menyenangkan. Saya harap De Ligt baik-baik saja,” kata Frank.

Dengan lolos ke Liga Champions sebagai satu-satunya peluang realistis untuk menyelamatkan musim, semua mata kini tertuju ke leg kedua semifinal Liga Europa yang akan menjadi titik penentu nasib United di kancah Eropa.

 Sumber: Irish Examiner

Berita Terkait