EFL Umumkan Perubahan Besar di Carabao Cup untuk Musim 2025 / 2026

Apa penyebab EFL melakukan perubahan di Carabao Cup musim 2025/26, dan apa saja perubahan itu?

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 13 Juni 2025, 16:15 WIB
Newcastle United sukses menjuarai Piala Liga Inggris atau Carabao Cup 2024/2025 usai mengalahkan Liverpool dengan skor 2-1. (Glyn KIRK/AFP)

Bola.com, Jakarta - English Football League (EFL) resmi mengumumkan perubahan besar dalam format Carabao Cup musim 2025/26, menyusul tingginya jumlah klub Premier League yang akan berpartisipasi di kompetisi Eropa musim depan.

Total sembilan tim dari kasta tertinggi sepak bola Inggris akan bermain di kompetisi Eropa — mencakup Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League.

Advertisement

Ini merupakan rekor jumlah klub Inggris terbanyak yang tampil di Eropa dalam satu musim, dan sebagai konsekuensinya, format Carabao Cup pun harus disesuaikan.

Perubahan tersebut mencakup kembalinya satu elemen yang terakhir kali diterapkan lebih dari satu dekade lalu, tepatnya pada musim 2011/12.

Meski tidak seprestisius trofi Eropa lainnya, Carabao Cup tetap menjadi turnamen yang dipandang serius oleh banyak klub.


Kembali Menggelar Babak Prakualifikasi

Pemain Tottenham Hotspur, Son Heung-min (kanan), berusaha melepaskan diri dari penjagaan pemain Manchester United pada laga perempat final Carabao Cup 2024/2025 di Tottenham Hotspur Stadium, London, Jumat (20/12/2024). (AFP/Ben Stansall)

Biasanya, tim-tim Inggris yang bermain di Eropa baru akan bergabung dalam Carabao Cup di putaran ketiga. Namun, karena musim depan ada sembilan tim yang berlaga di level Eropa, EFL memutuskan untuk menambahkan satu babak ekstra.

Seperti dilaporkan oleh talkSPORT, babak baru ini adalah babak prakualifikasi (preliminary round) yang akan digelar di awal turnamen.

Empat tim akan berpartisipasi di babak ini: dua tim yang promosi dari National League musim lalu — Oldham Athletic dan Barnet — akan menghadapi dua tim terbawah di League Two musim lalu yang tidak terdegradasi, yakni Accrington Stanley dan Newport County.

Dalam babak prakualifikasi tersebut, Oldham akan melawan Accrington, sedangkan Barnet akan menghadapi Newport. Kedua pemenang dari laga tersebut akan lolos ke putaran pertama Carabao Cup.

Penambahan babak ini bertujuan untuk mengurangi jumlah tim yang tampil di putaran pertama dan kedua, sekaligus menyesuaikan jadwal agar sembilan tim Premier League yang bermain di Eropa bisa tetap masuk pada putaran ketiga seperti biasanya.

Terakhir kali Carabao Cup menggunakan format dengan babak prakualifikasi terjadi pada musim 2011/12. Saat itu, Birmingham City yang menjadi juara bertahan mendapatkan tiket ke Eropa, sementara Fulham lolos ke Liga Europa lewat jalur Fair Play League UEFA.


Klub Inggris di Kompetisi Eropa Musim Depan

Chelsea sukses menorehkan sejarah baru usai keluar sebagai juara UEFA Conference League 2024/2025 setelah mengalahkan Real Betis 4-1. Tampak dalam foto, para pemain Chelsea merayakan trofi UEFA Conference League usai memenangi laga final melawan Real Betis di Tarczynski Arena, Wroclaw, Rabu 28 Mei 2025 waktu setempat atau Kamis (29/5/2025) dini hari WIB. (Sergei GAPON/AFP)

Untuk musim 2025/26, enam klub Premier League akan tampil di Liga Champions: Liverpool, Arsenal, Manchester City, Chelsea, Newcastle United, dan Tottenham Hotspur.

Aston Villa dan Crystal Palace akan mewakili Inggris di Liga Europa, sedangkan Nottingham Forest akan berlaga di Conference League.

Dengan begitu banyaknya klub Inggris yang berkomitmen pada jadwal padat di Eropa, penyesuaian di ajang domestik seperti Carabao Cup menjadi langkah strategis yang dianggap perlu oleh EFL.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait