Upaya Urai Kemacetan di TB Simatupang, Transjakarta Tambah Rute

Diharapkan penambahan ini dapat menawarkan pilihan transportasi yang lebih nyaman untuk masyarakat.

BolaCom | Ario YosiaDiterbitkan 25 Agustus 2025, 14:50 WIB
Kemacetan yang terjadi di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, akibat penyempitan jalan karena adanya proyek galian pemasangan pipa air limbah di sejumlah titik. (KapanLagi.com/Budy Santoso)

Bola.com, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah secara resmi meluncurkan 17 rute layanan baru yang melewati kawasan Jalan TB Simatupang di Jakarta Selatan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan aksesibilitas serta pelayanan transportasi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Diharapkan, penambahan rute ini dapat memberikan pilihan transportasi yang lebih nyaman bagi warga yang beraktivitas di wilayah tersebut, sekaligus membantu mengurangi kemacetan yang sering terjadi di area itu.

Advertisement

"Untuk kenyamanan di jalan, khususnya di sekitaran TB Simatupang, kami mengajak masyarakat menggunakan layanan Transjakarta. Ada 17 rute yang dioperasikan, terdiri dari layanan BRT, Non-BRT, Royaltrans, dan Mikrotrans," ungkap Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, dalam keterangan tertulisnya pada Senin (25/8).

Ayu juga menambahkan bahwa sebanyak 14 unit bus baru telah ditambahkan ke beberapa rute yang melintasi TB Simatupang untuk meningkatkan kenyamanan bagi para pelanggan.

"Langkah ini merupakan bagian dari upaya kami menghadirkan pelayanan terbaik sekaligus mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik," jelasnya lebih lanjut.

Dari Serie C Brasil ke BRI Super League


Langkah Strategis

Untuk mendukung kelancaran mobilitas di kawasan TB Simatupang yang sering mengalami kepadatan akibat berbagai proyek infrastruktur, Pemprov DKI Jakarta dan Transjakarta telah mengambil langkah-langkah strategis.

Salah satu langkah tersebut adalah penempatan petugas pengatur lalu lintas di tujuh titik strategis dari pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.

Adapun rincian lokasi pengaturan lalu lintas tersebut meliputi traffic light Fatmawati arah Pasar Rebo, tikungan Selapa arah Pondok Pinang, traffic light Pondok Pinang, traffic light Simpang Ragunan arah Pasar Rebo, traffic light Simpang Ragunan arah Lebak Bulus, traffic light Cilandak KKO arah Lebak Bulus, dan traffic light Cilandak arah Pasar Rebo.

"Selain pengaturan lalu lintas, Transjakarta juga memastikan headway (jarak antarbus) tetap terjaga agar pelanggan tidak menunggu terlalu lama,” tutupr Ayu.


17 Rute Transjakarta Lalui TB Simatupang

Sebelumnya, kemacetan arus lalu lintas yang terjadi di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan ramai dikeluhkan warga pengguna kendaraan. (KapanLagi.com/Budy Santoso)

Layanan Bus Rapid Transit (BRT) memiliki beberapa koridor, salah satunya adalah "Koridor 8: Lebak Bulus – Pasar Baru." Selain itu, terdapat juga layanan transportasi non-BRT yang mencakup berbagai rute penting di Jakarta.

Rute D21 menghubungkan UI dengan Lebak Bulus, sedangkan D41 melayani jalur dari Sawangan menuju Lebak Bulus melalui Tol Desari. Selain itu, ada rute 7A yang menghubungkan Kampung Rambutan dengan Lebak Bulus, dan 7E yang menghubungkan Kampung Rambutan dengan Ragunan.

Rute S21 menghubungkan Ciputat dengan CSW, dan S22 melayani Ciputat menuju Kampung Rambutan.

Rute 6H menghubungkan Senen dengan Lebak Bulus, sementara 1E menghubungkan Pondok Labu dengan Blok M.


Layanan Royaltrans

 Selain layanan di atas, terdapat juga layanan Royaltrans yang menawarkan rute S21 dari Terminal BSD menuju Fatmawati, S14 dari Summarecon Serpong menuju Lebak Bulus, dan S31 dari Bintaro ke Fatmawati. Layanan ini memberikan alternatif transportasi yang nyaman bagi masyarakat.

Di sisi lain, layanan mikrotrans juga tersedia untuk menjangkau area yang lebih kecil. Misalnya, JAK102 menghubungkan Blok M dengan Lebak Bulus, sedangkan JAK49 melayani jalur dari Lebak Bulus ke Cipulir.

Rute JAK95 menghubungkan Terminal Lebak Bulus dengan Terminal Pasar Minggu, dan JAK93 menghubungkan Jeruk Purut dengan Kebayoran Lama.

Terakhir, JAK31 menghubungkan Blok M dengan Andara. Semua layanan ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat di Jakarta.

Berita Terkait