Carlos Sainz Sebut Marc Marquez Sebagai Ayrton Senna-nya MotoGP: Mendominasi dan Berkarisma!

Pembalap Williams, Carloz Sainz, sandingkan Marc Marquez dengan ikon F1, Aryton Senna.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 10 Oktober 2025, 15:15 WIB
Marc Marquez pastikan titel juara dunia MotoGP 2025 di Sirkuit Motegi. (Toshifumi KITAMURA / AFP)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Formula 1, Carlos Sainz, melontarkan pujian besar untuk Marc Marquez dengan menyebut juara dunia tujuh kali itu sebagai "Ayrton Senna-nya MotoGP".

Menurutnya, pencapaian dan pengaruh Marquez di dunia balap motor belum sepenuhnya disadari oleh publik.

Advertisement

Marquez memulai debutnya di kelas utama MotoGP pada 2013 bersama tim pabrikan Repsol Honda dan langsung menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara dunia di musim perdananya.

Dalam enam musim berikutnya, ia menambah lima gelar lagi dan menjelma menjadi ikon MotoGP.

Namun, kariernya sempat terhenti pada awal musim 2020 setelah mengalami cedera parah di lengan kanan. Cedera tersebut memaksanya absen sepanjang musim dan menjalani tiga operasi besar pada tahun yang sama.

Situasi itu belum juga selesai karena pada 2022 ia harus menjalani operasi keempat untuk memperbaiki posisi tulang humerus yang berputar lebih dari 30 derajat.


Ambil Keputusan Besar

Marc Marquez jadi juara dunia MotoGP 2025 (AFP)

Setahun kemudian, performa motor Honda yang makin tertinggal membuat Marquez berada di ambang keputusasaan dan bahkan sempat mempertimbangkan pensiun.

Namun, keputusan besar diambilnya dengan bergabung ke Gresini Ducati pada 2024 demi membangun ulang kariernya.

Langkah itu terbukti tepat. Setelah meraih tiga kemenangan pada 2024, Marquez tampil dominan musim ini dengan 11 kemenangan Grand Prix dan kembali merebut gelar juara dunia ketujuh, enam tahun setelah titel terakhirnya.

Pencapaian itu sekaligus menyamai torehan Valentino Rossi di kelas utama, serta mendekati rekor kemenangan sepanjang masa legenda asal Italia tersebut.


Sandingkan dengan Senna

Carlos Sainz, Williams, Formula 1 2025. (Bola.com/formula1.com)

Banyak yang kini menyebut Marquez sebagai satu di antara pembalap terbaik dalam sejarah MotoGP.

Hal itu pula yang diungkapkan Carlos Sainz dalam wawancaranya di podcast "El Partidazo" yang disiarkan radio COPE di Spanyol.

"Saya sudah mengucapkan selamat kepadanya. Ia menjalani musim yang luar biasa dan pantas mendapat pengakuan atas perjuangan serta kebangkitannya dalam karier," ujar Sainz.

"Marquez adalah Ayrton Senna-nya MotoGP. Hanya saja, kita belum sepenuhnya menyadarinya sekarang. Saat ia pensiun nanti dan waktu berlalu, semua orang akan melihat Marquez sebagai sosok yang paling mendekati apa yang Ayrton Senna wakili di Formula 1," imbuh pembalap Williams-Mercedes ini.

Profil Senna

Pembalap McLaren, Aryton Senna, pernah medapatkan bendera hitam kala berlaga di kandangnya sendiri, GP Brazil tahun 1988. Penyebabnya karena mobilnya mengalami kegagalan mesin dan ia terpakas menggunakan mobil cadangan saat bendera hijau mulai dikibarkan. (Foto: AFP/Nelson Almeida)

Ayrton Senna dikenal sebagai legenda balap Formula 1 dengan tiga gelar juara dunia bersama McLaren pada periode 1988–1991, sebelum meninggal tragis akibat kecelakaan di Imola pada 1994.

Bagi banyak penggemar dan pembalap F1, Senna masih dianggap sebagai pembalap terbaik sepanjang masa, sejajar dengan nama besar seperti Michael Schumacher dan Lewis Hamilton.

Kini, dengan dominasi dan karisma serupa di lintasan dua roda, Marc Marquez mulai dipandang memiliki posisi yang sama, ikon yang melampaui generasi dan batas disiplin olahraga.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait