Jurgen Klopp Angkat Bicara soal Tren Negatif Liverpool dan Performa Florian Wirtz: Segalanya Akan Baik-Baik Saja

Apa kata Jurgen Klopp soal performa Liverpool dan Florian Wirtz saat ini? Simak detailnya.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 12 Oktober 2025, 20:45 WIB
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp yang telah menyatakan akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2023/2024 tercatat menjadi pelatih aktif dengan masa kerja terlama menangani sebuah klub di Premier League. Musim ini menjadi musim ke-9 ia membesut Liverpool sejak menandatangani kontrak pada awal musim 2015/2016 menggantikan Brendan Rodgers setelah sebelumnya menangani Borussia Dortmund. (AFP/Adrian Dennis)

Bola.com, Jakarta - Jurgen Klopp meminta pendukung Liverpool untuk tidak panik melihat performa tim yang sedang menurun, sekaligus menenangkan kekhawatiran terkait lambatnya adaptasi Florian Wirtz di Anfield.

Liverpool asuhan Arne Slot, yang berstatus juara bertahan Premier League, sedang mengalami periode sulit. The Reds menelan tiga kekalahan beruntun, membuat tekanan terhadap tim meningkat tajam.

Advertisement

Apalagi, klub Merseyside itu baru saja menjalani bursa transfer musim panas paling mahal dalam sejarah Premier League, memecahkan rekor harga pemain sebanyak dua kali.

Satu di antara pembelian termahal adalah Florian Wirtz. Gelandang internasional Jerman itu diboyong dari Bayer Leverkusen dengan mahar 116 juta paun.

Namun, sejak debutnya, pemain berusia 22 tahun tersebut belum mencatatkan satu pun gol atau assist dalam laga kompetitif. Penampilannya pun dianggap belum memenuhi ekspektasi.

Meski begitu, Klopp, yang masih dihormati sebagai mantan manajer legendaris Liverpool, meminta fans tidak terburu-buru menghakimi. Ia tetap yakin pada potensi besar sang pemain.

"Dengan Florian Wirtz, saya sama sekali tidak khawatir karena kualitasnya benar-benar luar biasa," ujar Klopp dalam wawancara dengan Sport.


Sorotan Cenderung Berlebihan

Sementara di babak kedua, Jerman menciptakan empat gol melalui aksi Jamal Musiala, Florian Wirtz, Aleksandar Pavlovic dan penalti Kai Havertz. (John MACDOUGALL / AFP)

Menurutnya, sorotan publik terhadap performa Liverpool saat ini cenderung berlebihan.

"Diskusi seperti ini terlalu dilebih-lebihkan. Liverpool hanya kalah tiga kali beruntun, dan itu memang tidak biasa. Tapi, dalam hidup, hal-hal semacam ini wajar terjadi," katanya.

"Saya sudah cukup lama berada di tengah situasi seperti ini, jadi saya bisa bilang: tak ada yang lebih tidak relevan bagi orang-orang di sana selain opini publik," lanjutnya.

Klopp pun memberikan nasihat untuk Wirtz agar tetap tegar menghadapi kritik.

'Tidak ada salahnya untuk mulai menebalkan kulit sedikit. Itu juga berlaku untuk Florian," ujarnya.

"Tapi dia memiliki lingkungan yang stabil, dan klubnya sangat baik dalam menangani momen seperti ini. Jadi, jika ada yang khawatir, berhentilah. Kalian tidak perlu cemas. Semuanya akan baik-baik saja," ucapnya.


Bukan Wirtz yang Salah

Pemain Liverpool, Florian Wirtz (kiri), melewati bek AC Milan Samuele Ricci pada laga di Kai Tak Stadium, Sabtu (26/7/2025) malam WIB. (AP Photo/Chan Long Hei)

Sementara itu, pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, juga angkat bicara membela anak asuhnya tersebut. Ia menilai Wirtz menjadi korban dari statistik yang tidak menggambarkan kontribusinya di lapangan.

"Meski belum mencetak gol, dia tetap pemain yang paling banyak menciptakan peluang di Premier League," tegas Nagelsmann.

"Bukan salahnya jika rekan-rekannya gagal memanfaatkan peluang itu. Statistik juga tidak sepenuhnya menunjukkan cerita sebenarnya."

Namun, data di Premier League menunjukkan hal berbeda dari klaim Nagelsmann. Dalam daftar pembuat peluang terbanyak musim ini, nama Bruno Fernandes (Manchester United) masih berada di puncak dengan 19 peluang tercipta, diikuti Jack Grealish (Everton) dengan 17.

Sementara itu, dari kubu Liverpool sendiri, Cody Gakpo telah menciptakan 14 peluang, sedangkan Wirtz baru menorehkan 11.

 

Sumber: SI

Berita Terkait