Kisah Jatuh Bangun Pembalap Astra Honda, Fadillah Arbi Aditama di ARRC Sepang 2025: Sempat Kendala Teknis, Kemudian Podium Tertinggi

Fadillah Arbi Aditama merasakan pahit sekaligus manis pada seri kelima Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 15 Oktober 2025, 17:30 WIB
Fadillah Arbi Aditama saat naik podium teratas Race 2 AP250 ajang ARRC Sepang 2025. (PT Astra Honda Motor)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Fadillah Arbi Aditama merasakan pahit sekaligus manis pada seri kelima Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu.

Menunggangi CBR250RR, Arbi berambisi mengincar juara Asia kelas AP250. Ia memulai start dari posisi ke-10. Pada race pertama, Sabtu (11/10), Arbi harus puas finis di posisi ke-15 akibat kendala teknis, namun tetap dapat meraih poin pada balapan ini. 

Advertisement

Pada race kedua Minggu (12/10), kelas balap AP250 menyajikan persaingan ketat karena puluhan pembalap bersaing di grup pertama.

Sejak awal balapan, Arbi tampil agresif. Ia langsung menempati posisi empat besar dan silih berganti memimpin balapan dengan pembalap lainnya.

Sempat menempati posisi empat pada lap ketiga, semangat juang Arbi yang semakin kuat di lap terakhir dengan CBR250RR, membuatnya berhasil finis di posisi pertama.

"Balapan yang luar biasa. Saya harus menahan gempuran dari sejumlah pembalap yang bertarung rapat. Saya terus fokus untuk bisa menjaga peluang dan akhirnya bisa menyelesaikan balapan dengan membawa poin penuh di race kedua, sekaligus menjaga peluang saya menjadi juara Asia,” ujar Arbi.


Podium Andi Gilang

Di kelas ASB 1000cc, pembalap kawakan dari AHRT yakni Andi Gilang start dari posisi kelima. Pada race pertama, pembalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini hampir menambah catatan raihan podiumnya dengan bersaing dengan 2 pembalap tuan rumah pada lap awal.

Sepanjang jalannya balapan, ia tampil impresif dan mampu mempertahankan posisi ketiga. Saat menjalani tiga lap terakhir, Andi terjatuh dan tidak dapat menyelesaikan balapan.

Pada race kedua, Andi tidak ingin kalah dari pebalap Astra Honda lainnya untuk meraih podium. Sejak awal balap, Andi terus konsisten membuntuti rombongan pertama bersama empat pembalap lainya.

Di lap terakhir, dua pembalap terdepan mengalami insiden saat perebutan podium pertama. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Andi untuk mengatur strategi melesat kencang melewati satu pembalap di depannya sebelum memasuki tikungan akhir. Andi terus berjuang hingga garis akhir dan berhasil finis di posisi ketiga.

"Balapan yang sangat ketat di race 2 ini. Saya berada di group dua dan bertarung rapat dengan 4 pebalap lainnya. Insiden di lap terakhir membuat saya berkesempatan meraih podium 3,” ujar Andi Gilang.

 

 


Konsistensi Astra Honda

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan konsistensi prestasi Astra Honda ini sebagai buah hasil kerjasama tim yang baik serta dukungan CBR series yang telah teruji kencang dan kompetitif.

"Konsisten mengusung semangat juang tinggi pada setiap balapan, para pebalap binaan kami tampil impresif dan penuh strategi yang membuahkan hasil manis dengan meraih podium di kelas AP250, SS600 dan ditutup ASB1000cc," ujar Andy.

"Hasil ini tentu tidak pernah lepas dari pembinaan dan kerjasama tim untuk tampil kompetitif di ajang balap tingkat Asia." 

"Kami juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak dan kami berharap dukungan itu terus hadir bagi para pebalap Astra Honda dalam meraih prestasi,” tambahnya. 

Berita Terkait