Luciano Spalletti Diyakini Bisa Bikin Perubahan Besar di Juventus, Serangan Bakal Lebih Garang

Luciano Spalletti diyakini akan membawa perubahan besar di Juventus jika nanti resmi didapuk menggantikan Igor Tudor.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 30 Oktober 2025, 15:30 WIB
Pelatih Timnas Italia bicarakan soal kegagalan tim asuhannya usai kalah 0-2 dari Swiss pada babak 16 besar Euro 2024 (AP)

Bola.com, Jakarta - Luciano Spalletti diyakini akan membawa perubahan besar di Juventus jika nanti resmi didapuk menggantikan Igor Tudor. Mantan pemain sekaligus analis Paolo Di Canio menilai Spalletti bakal menerapkan sistem 4-3-3.

Sementara itu, legenda Inter Milan, Beppe Bergomi, menantikan ide brilian dari sang pelatih untuk Bianconeri.

Advertisement

Spalletti hampir dipastikan menjadi pelatih baru Juventus setelah pihak klub mencapai kesepakatan pada Rabu (30/10/2025). Pengumuman resmi tinggal menunggu waktu, hanya sehari setelah Juventus menumbangkan Udinese 3-1 di bawah arahan pelatih interim Massimo Brambilla dari tim NextGen.

Kemenangan itu belum mengubah posisi Juventus yang masih berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Serie A dengan 15 poin, selisih tiga angka dari zona Liga Champions.

Situasi tersebut membuat manajemen bergerak cepat mencari figur yang bisa mengembalikan identitas permainan Si Nyonya Tua.

 


Bisa Berikan Identitas Tim

Manuel Locatelli dari Juventus merayakan gol di laga Serie A antara Venezia dan Juventus di Pier Luigi Penzo, Minggu, 25 Mei 2025. (Paola Garbuio/LaPresse via AP)

Analis Sky Sport Italia, Luca Marchegiani, menyebut kehadiran Spalletti akan membawa kejelasan taktik dan peningkatan produktivitas.

“Spalletti selalu berhasil memberikan identitas bagi tim yang dia latih,” ujar Marchegiani.

“Saya yakin Juventus memilihnya karena hal itu. Dia tahu bagaimana meningkatkan efisiensi serangan sekaligus memaksimalkan potensi pemain yang ada.”

Pendapat senada disampaikan Di Canio, yang menilai sistem 4-3-3 menjadi kunci utama untuk membangun stabilitas dan gaya bermain modern di Turin.

“Dia harus menetapkan gaya bermain yang jelas: formasi 4-3-3,” ujar mantan striker Juventus tersebut.

 


Punya Banyak Opsi

Pelatih Timnas Italia Luciano Spalletti kecewa berat dengan penampilan Gli Azurri lawan Albania meski menang di laga grup B Euro 2024 (AP Photo/Martin Meissner)

Menurut Di Canio, Spalletti memiliki banyak opsi untuk menjalankan sistem tersebut.

“Di lini depan, ada Yildiz dan Openda di kiri, Conceiçao dan Zegrova di kanan, serta Vlahovic dan Jonathan David di tengah,” jelasnya.

“Di lini tengah, Juventus memiliki Locatelli, Koopmeiners, Thuram, McKennie, dan Miretti. Mereka juga punya bek sayap yang fleksibel untuk menyerang maupun bertahan.”

Namun, Di Canio mengingatkan Spalletti untuk segera menghapus kebingungan taktis yang kerap muncul di lapangan.

“Sekarang ini Yildiz terlihat kurang berkembang karena tidak memiliki peran yang pasti. Bakat seperti itu bisa sia-sia jika tidak diberi kejelasan. Itulah sebabnya identitas lewat formasi 4-3-3 sangat penting,” tegasnya. (Razaqa Roger Arif Ali)

Sumber: Football Italia

 

Berita Terkait