Bos Aprilia: Jika 100 Persen Fit pada MotoGP 2026, Jorge Martin Bisa Mencapai Level yang Sangat Tinggi

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, berharap Jorge Martin bisa 100 persen bugar pada awal musim MotoGP 2026.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 10 November 2025, 21:45 WIB
Jorge Martin diisukan bakal meninggalkan Aprilia pengujung MotoGP 2025. (Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, berharap Jorge Martin bisa 100 persen bugar pada awal musim MotoGP 2026. Dengan begitu, 'Martinator' pasti bisa merasakan kekuatan sesungguhnya dari motor RS-GP, yang musim ini terbukti kompetitif di tangan Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez.

Awal musim ini, Martin sempat absen 10 seri akibat kecelakaan di tes pramusim Sepang, saat berlatih supermoto di Lleida, dan juga dalam balapan utama MotoGP Qatar.

Advertisement

Kecelakaan ini menyebabkan berbagai patah tulang rusuk dan juga pergelangan tangannya. Rider Spanyol ini sempat kembali balapan dalam lima seri, tetapi mengalami kecelakaan di Sprint Seri Jepang.

Insiden itu membuatnya mengalami cedera bahu dan kembali absen empat seri. Belum diketahui apakah ia akan berlaga di Seri Valencia, 14-16 November 2025.


Bisa Capai Level Performa yang Sangat Tinggi

Soal kans Martin balapan di Valencia, Rivola mengaku menunggu tes medis lanjutan pada Selasa (11/11/2025). "Kita akan tahu lebih jelas pada awal pekan depan. Saya berharap begitu, karena ia perlu menjalani tes penting pada hari Selasa, dan itu menjadi prioritas," ujarnya.

"Ia punya semua potensi mencapai level yang sangat tinggi, dan satu-satunya hal yang harus ia lakukan adalah bersabar, karena satu-satunya batasannya adalah dirinya sendiri. Ia sangat intuitif dan penampilannya selalu superior, karena ia bisa tampil eksplosif," lanjut Rivola.

Pria asal Italia ini pun menyatakan bahwa Aprilia akan mengamati perkembangan Martin pada beberapa bulan pertama musim 2026.

Mereka juga akan berusaha membantu Martin untuk tetap tenang dan tidak gegabah dalam beradaptasi dengan RS-GP terbaru.

 

 


Sudah Tak Sabar, Tapi Semua Butuh Proses

Jorge Martin mengalami nasib sial pada balapan MotoGP Qatar 2025. (Karim JAAFAR / AFP)

"Saya tetap berpendapat bahwa ia bisa menjuarai MotoGP. Tahun depan, saya berharap Jorge bisa pulih dengan baik secara fisik, serta mengambil waktu untuk beradaptasi dan belajar. Kami benar-benar bisa menjadi duri bagi semua pesaing," tutur Rivola.

"Secara mental, ini takkan mudah, karena ia melewatkan seluruh musim, jadi ia butuh waktu. Ia sudah tak sabar untuk kembali, tetapi ia juga tahu semua butuh proses. Saya tak mengharapkan musim seperti yang ia alami menimpa siapa pun," pungkasnya.

Menjelang seri penutup MotoGP 2025, Martin sedang berada di peringkat 21 klasemen pembalap dengan koleksi 34 poin. Hasil terbaiknya adalah finis keempat dalam balapan utama Seri Hungaria di Balaton Park pada Agustus lalu.

Sumber: GPOne

Disadur dari: Bola.net (Anindhya Danartikanya, Published 10/11/2025)

Berita Terkait