Jamie Carragher Semprot Ibrahima Konate: Dia Selalu Hilang Saat Liverpool Butuh Bek Andal

Legenda Liverpool, Jamie Carragher, melontarkan kritik tajam terhadap bek tengah Ibrahima Konate setelah The Reds dipermalukan Manchester City.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 10 November 2025, 19:15 WIB
Penyerang Manchester City, Omar Marmoush (kiri) menarik baju bek Liverpool, Ibrahima Konate (kanan) selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Manchester City dan Liverpool di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 9 November 2025. (Darren Staples / AFP)

Bola.com, Jakarta Legenda Liverpool, Jamie Carragher, melontarkan kritik tajam terhadap bek tengah Ibrahima Konate setelah The Reds dipermalukan Manchester City dengan skor telak 0-3 di Etihad Stadium, Minggu (9/11/2025) malam waktu setempat.

Kekalahan tersebut menjadi tamparan keras bagi Liverpool yang tampil di bawah performa terbaik mereka. Salah satu sorotan utama dari laga itu datang dari penampilan Konate, yang dinilai Carragher kembali gagal tampil solid di jantung pertahanan tim.

Advertisement

Carragher, yang kini bekerja sebagai pundit sepak bola, menyoroti bagaimana bek asal Prancis itu kerap menjadi titik lemah setiap kali Liverpool menghadapi tekanan besar dari lawan.

“Saya hanya ingin melihat duel di tengah antara Konate dan Erling Haaland,” ujar Carragher di Sky Sports.

“Konate sangat terlibat dalam situasi penalti lagi. Dia sedang menjalani periode yang sangat sulit, dan rasanya kita mengatakannya dari minggu ke minggu.”


Kesalahan Terlihat Jelas

Menurut Carragher, kesalahan Konate terlihat jelas dalam duel udara yang berujung pada salah satu gol City. Ia menilai bek berusia 26 tahun itu gagal mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi Haaland, penyerang yang dikenal kuat secara fisik dan agresif di udara.

“Itu sedikit keberuntungan untuk Man City karena Haaland sendiri tidak terlalu tahu apa yang terjadi. Tapi lihat lompatan Haaland dibandingkan Konate, dia mencoba menyentuh bola dengan kepala, dan sebagai bek, itu sudah menjadi langkah terakhir,” tambah Carragher.

“Dia bahkan tidak meloncat, hanya mencoba memantulkan bola. Seharusnya dia lompat setinggi mungkin dan menanduk bola itu menjauh. Saya sama sekali tidak paham apa yang ia coba lakukan.”


Inkonsistensi

Carragher menilai bahwa inkonsistensi Konate sudah menjadi pola yang berulang musim ini, terutama saat Liverpool bermain di laga tandang.

“Setiap kali Liverpool kebobolan atau berada dalam masalah, Konate selalu terlibat di situ. Dia punya masalah besar saat bermain di laga tandang. Padahal, dalam situasi seperti itu, Anda membutuhkan bek tengah tampil dominan. Namun terlalu sering dia justru menghilang,” tegas Carragher.

Penampilan Liverpool di lini belakang memang menjadi perhatian dalam beberapa pekan terakhir. Meski Virgil van Dijk masih tampil cukup solid, rekan duetnya belum menunjukkan kestabilan yang diharapkan. Kesalahan-kesalahan kecil dari Konate sering berujung fatal bagi tim asuhan Arne Slot tersebut.

 


Alarm

Kekalahan dari Manchester City juga semakin memperlebar jarak Liverpool dalam perburuan gelar Premier League musim ini. Carragher menilai, jika performa lini belakang, khususnya Konate tidak segera membaik, The Reds akan kesulitan bersaing di level tertinggi.

“Liverpool punya potensi besar, tapi jika bek tengah Anda tidak bisa diandalkan di laga-laga besar, itu masalah serius,” tutup Carragher. 

Berita Terkait