Dicari! Atlet Hidden Gem di Indonesia Open Aquatic Championships 2025 untuk SEA Games 2025, PB Akuatik Membuka Diri

Dicari! Atlet Hidden Gem di Indonesia Open Aquatic Championships 2025 untuk SEA Games 2025, PB Akuatik Membuka Diri

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 11 November 2025, 17:00 WIB
Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) kembali menyelenggarakan Kejuaraan Nasional Renang Antar Klub se-Indonesia, yang bertajuk 7th Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025, di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - PB Akuatik Indonesia menggelar Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada 11–14 November 2025. Kejuaraan ini menjadi turnamen penting bagi para atlet akuatik nasional yang ingin menunjukkan kemampuan terbaiknya sebelum SEA Games 2025.

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, menyebut IOAC 2025 diikuti oleh sekitar 1.600 atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Perhelatan ini melibatkan empat cabang olahraga utama meliputi renang, polo air, loncat indah, dan renang artistik, serta tambahan kategori renang masters untuk peserta non-elit.

Advertisement

"Alhamdulillah ini IOAC atau Indonesia Open Aquatic Championship tahun ini diikuti sekitar 1.600 atlet. Jadi cukup banyak dari empat cabang olahraga," ujar Harlin.

"Renang, kemudian ada pola air, kemudian ada loncat indah dan renang artistik. Dan juga ada renang masters ya, jadi nanti untuk perenang yang bukan elit atlet."

"Jadi ini merupakan suatu pencapaian yang luar biasa juga. Terutama hari ini saya lihat di pola air nih, jadi lapangan kolam renang pola air dibagi tiga, saking banyaknya peserta," jelasnya.

 


Rekor dalam Partisipasi Atlet

Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) kembali menyelenggarakan Kejuaraan Nasional Renang Antar Klub se-Indonesia, yang bertajuk 7th Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025, di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Harlin menjelaskan, partisipasi atlet dalam cabang polo air kali ini mencapai rekor tertinggi dengan total 280 atlet dari 28 tim. Jumlah tersebut menjadi satu di antara yang terbanyak dalam sejarah turnamen akuatik nasional yang digelar PB Akuatik Indonesia.

"Jadi pesertanya ada 280 atlet dari 28 tim. Ini rekor, ini salah satu yang terbanyak dari suatu turnamen seluruh Indonesia," imbuh Harlin.

"Dan renang hampir mencapai 1.000, dan ini konsisten dari tahun ke tahun. Dan ini memang kejuaraan terbesar lah, karena ini antar klub dan dari seluruh Indonesia," ucapnya.


Live Streaming Vidio

Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) kembali menyelenggarakan Kejuaraan Nasional Renang Antar Klub se-Indonesia, yang bertajuk 7th Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025, di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Untuk renang, PB Akuatik Indonesia menggelar nomor-nomor pertandingan yang sama seperti di Olimpiade. Format pertandingan berlangsung selama empat hari dengan sistem yang telah disesuaikan dengan standar internasional.

"Nomor pertandingannya standar, nomor pertandingan yang dipertandingkan di Olimpiade. Semua ada, dilakukan dalam empat hari," ungkap Harlin.

"Dan yang spesial juga di renang ini kita melakukan atau mengadakan live streaming. Live streaming di Vidio Jadi ini kita berharap popularitas atau sosialisasi renang makin baik ke depannya," tutur Harlin.


Persiapan SEA Games 2025

Selain meningkatkan animo masyarakat terhadap olahraga air, PB Akuatik juga berupaya memperluas jangkauan penonton melalui tayangan di Vidio. Menurut Harlin, langkah ini diharapkan mampu membangun ekosistem industri olahraga akuatik di masa depan.

"Dan juga buat para peserta yang dari luar Jakarta, yang orang tua, saudara, teman-teman, tetangga, enggak bisa nonton, bisa nonton nih. Jadi sekarang dan mudah-mudahan dengan adanya kita di media ya, ini juga bisa menumbuhkan industri olahraga cabor di akuatik ini," paparnya.

IOAC 2025 juga menjadi seleksi terakhir bagi para atlet menuju SEA Games 2025 yang tinggal sebulan lagi. PB Akuatik masih membuka peluang bagi atlet muda berbakat yang tampil impresif untuk masuk ke dalam skuad.

"Jadi SEA Games 2025 sudah dekat ya, jadi tinggal sebulan lagi. Dan ini merupakan seleksi terakhir. Walaupun tim renang dan cabar lain sudah hampir fix, tapi apabila ada yang sesuatu yang istimewa atau luar biasa di event ini, itu akan kita pertimbangkan untuk dilakukan promosi maupun degradasi," kata Harlin.

 


Pantau Negara-Negara Lain

Harlin mengungkapkan bahwa PB Akuatik siap memberikan kesempatan kepada atlet muda yang menunjukkan performa luar biasa selama kejuaraan berlangsung. Penampilan istimewa di IOAC 2025 dapat membuka peluang besar untuk memperkuat tim renang di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.

"Apabila tiba-tiba ada atlet muda yang muncul dan berpotensi meraih medali gitu di SEA Games 2025, kita akan ajukan sebagai tambahan atlet. Ini baru hari pertama dan baru setengah hari. Jadi kita akan lihat keseluruhan sampai akhir nanti tanggal 14 November 2025," ucapnya.

Selain menilai performa di tingkat nasional, PB Akuatik juga memantau perkembangan kompetisi dari negara-negara pesaing di kawasan Asia Tenggara. Evaluasi ini menjadi bagian penting dari upaya menentukan formasi terbaik untuk menghadapi SEA Games 2025.

"Dan kita juga akan lihat kompetisi di SEA Games 2025. Jadi kita lihat negara-negara lain kelihatannya bagaimana. Kalau kita memerlukan atlet yang luar biasa di penampilannya di sini, bukan tidak mungkin kita tambahkan ke tim renang kita atau nomor lain di akuatik juga," ungkap Harlin.

Berita Terkait