Klub Malaysia Diminta Selamatkan Karier 7 Pemain Naturalisasi Harimau Malaya yang Disanksi FIFA

Sejumlah pakar sepak bola dan hukum olahraga menyarankan klub-klub Malaysia Super League (MSL) untuk merekrut para pemain naturalisasi yang saat ini menghadapi pembatalan kontrak dari klub

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 11 November 2025, 19:15 WIB
Pemain Tmnas Vietnam, Chau Ngoc Quang (kiri), berebut bola dengan pemain Timnas Malaysia, Facundo Tomas Garces (2 kiri), dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia AFC Grup F di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 10 Juni 2025. (Mohd RASFAN / AFP)

Bola.com, Jakarta Sejumlah pakar sepak bola dan hukum olahraga menyarankan klub-klub Malaysia Super League (MSL) untuk merekrut para pemain naturalisasi yang saat ini menghadapi pembatalan kontrak dari klub luar negeri, menyusul sanksi FIFA terkait dugaan pemalsuan dokumen kewarganegaraan.

Saran ini muncul di tengah dampak beruntun dari keputusan FIFA yang menolak banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) atas kasus tersebut.

Advertisement

Pada 3 November lalu, Komite Banding FIFA (FIFA Appeal Committee/FAC) menolak banding FAM atas hukuman yang dijatuhkan kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang terbukti menggunakan dokumen palsu dalam proses naturalisasi. Sejak saat itu, beberapa klub luar negeri mulai mengambil tindakan terhadap pemain-pemain yang terlibat.

Bek Gabriel Palmero menjadi pemain pertama yang terdampak. Ia resmi mengakhiri masa peminjamannya di klub Spanyol Unionistas de Salamanca pada 8 November, di hari yang sama ketika klub induknya, CD Tenerife, juga memutus kontraknya.

Penyerang Rodrigo Holgado dikabarkan akan segera dilepas oleh klub Kolombia America de Cali, sementara dua pemain lainnya, Facundo Garces (Deportivo Alaves) dan Imanol Machuca (Velez Sarsfield), kini menghadapi masa depan yang tidak pasti.

Menurut Nik Erman Nik Roseli, seorang pengacara olahraga, situasi ini justru bisa menjadi peluang emas bagi klub-klub Malaysia untuk mendapatkan pemain berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

“Ini bisa menjadi cara untuk menyelamatkan karier mereka,” kata Nik Erman kepada Berita Harian.

“Setelah menjalani hukuman selama satu tahun, mereka masih bisa bermain untuk klub mana pun.”

Tiga pemain lainnya, Hector Hevel, Jon Irazabal, dan Joao Figueiredo, saat ini masih bermain untuk Johor Darul Ta’zim (JDT), juara bertahan MSL, meski juga termasuk dalam daftar pemain yang dijatuhi sanksi FIFA.

 


Pemain Menggugat?

Penyerang America de Cali, Rodrigo Holgado. (Luis ROBAYO / AFP)

Sementara itu, New Straits Times, mengabarkan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia akan menuntut ganti rugi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Ketujuh pemain itu ialah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Ketujuhnya dinaturalisasi oleh FAM pada tahun ini. Namun, FIFA menganggap dokumen ketujuhnya dimanipulasi dan dipalsukan yang berujung sanksi larangan bermain setahun plus denda 2.000 franc Swiss atau setara Rp41 juta.

Selain itu, FIFA juga menjatuhkan hukuman berupa denda 350.000 franc Swiss (Rp7,2 miliar) kepada FAM.

Berita Terkait