Ternyata Ada Peran Pemain MU di Balik Keputusan Frank Lampard Gantung Sepatu

Ada cerita menarik di balik keputusan Frank Lampard pensiun dari kancah sepak bola pada 2016.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 12 November 2025, 19:30 WIB
Frank Lampard yang pensiun sebagai pemain pada Februari 2017 bersama klub MLS, New York City, tercatat pernah menjuarai Liga Inggris sebanyak tiga kali bersama Chelsea pada musim 2004/2005, 2005/2006 dan 2009/2010. Saat banting setir sebagai pelatih, ia pernah menukangi 2 klub EPL, Chelsea dan Everton, namun tak sekalipun menjadi juara. (AFP/Glyn Kirk)

Bola.com, Jakarta - Ada cerita menarik di balik keputusan Frank Lampard pensiun pada 2016. Dia mengakui ada peran seorang pemain Manchester United (MU)) yang membuatnya menyadari sudah waktunya mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola.

Legenda Chelsea dan Timnas Inggris itu mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola pada 2016, setelah mundur dari Timnas Inggris dua tahun sebelumnya.

Advertisement

Selama kariernya, Lampard menjadi salah satu gelandang tersukses dan paling produktif di sejarah Premier League. Ia mencetak 174 gol, menjadikannya gelandang dengan gol terbanyak dalam sejarah liga.

Ia mengoleksi 13 trofi bersama Chelsea, termasuk lima gelar Premier League dan Liga Champions 2012. Lampard mencatat 100 penampilan lebih untuk Timnas Inggris, bergabung dalam kelompok eksklusif berisi hanya 10 pemain.

Setelah pensiun, Lampard beralih ke dunia kepelatihan, melatih Derby County, Chelsea, dan Everton.  Kini ia menukangi Coventry City, yang sedang memimpin klasemen Championship dengan selisih lima poin setelah 15 pertandingan dan sudah mencetak 40 gol musim ini.

 


Gabung Manchester City

Frank Lampard dari Chelsea merayakan golnya ke gawang Liverpool pada leg kedua semifinal Liga Champions UEFA di Stamford Bridge, London, pada 30 April 2008. (FOTO AFP/CARL DE SOUZACARL DE SOUZA/AFP)

Kariernya di Premier League sempat dianggap berakhir ketika Chelsea melepasnya pada musim panas 2014. Namun, Lampard mengejutkan banyak pihak ketika bergabung dengan Manchester City untuk musim 2014/2015.

Kepindahan itu memicu kontroversi karena sebelumnya Lampard sudah diumumkan sebagai pemain New York City FC, klub MLS yang merupakan bagian dari grup kepemilikan yang sama dengan Manchester City.

Awalnya dikabarkan sebagai peminjaman, namun kemudian dikonfirmasi Lampard menandatangani kontrak jangka pendek dengan City, yang kemudian diperpanjang sebelum pindah ke MLS pada musim panas 2015.

Meskipun sudah berusia 36 tahun kala itu, Lampard masih menunjukkan kualitasnya. Ia mencetak enam gol dalam 32 pertandingan liga untuk tim asuhan Manuel Pellegrini, sebelum performanya menurun menjelang akhir musim.

Lampard lalu bermain selama 18 bulan bersama New York City FC, menjalani musim penuh MLS 2016 sebelum resmi pensiun pada usia 38 tahun.

“Pada usia 38 tahun, saya merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai babak baru dalam hidup saya," kata Lampard, seperti dikutip Sportbible, Rabu (12/11/2025). 

 

 


Gara-gara Percakapan dengan Luke Shaw

Selebrasi bek Manchester United, Luke Shaw saat menghadapi Manchester City pada laga Liga Inggris 2022/2023 di Old Trafford Stadium, Manchester (14/1/2023). Luke Shaw hingga kini telah bermain dalam 247 laga di semua ajang sejak didatangkan dari Southampton pada awal musim 2014/2015. Dari jumlah laga tersebut ia telah mencetak 4 gol dan 27 assist. (AFP/Oli Scarff)

Dua tahun sebelumnya, ia memutuskan pensiun dari Timnas Inggris setelah mencatat 109 caps. Menurut pengakuannya, keputusan itu turut dipengaruhi oleh percakapan dengan pemain muda MU, Luke Shaw, yang membuatnya merasa sudah tua.

Lampard menceritakan kisah itu kepada The Independent

“Saya sedang mengobrol dengan Luke Shaw, dan saya menyebut nama Tony Adams. Tapi dia tampak tidak tahu siapa yang saya bicarakan," ujar Lampard. 

"Saya berkata, ‘Kamu bercanda?' Lalu dia bertanya, ‘Dia main di klub mana?’ Saat itulah saya tahu sudah waktunya pensiun.”

Belum jelas apakah Shaw saat itu benar-benar tidak tahu siapa Tony Adams atau hanya bercanda. Namun, Luke Shaw belum lahir ketika Adams menyabet dua gelar Divisi Pertama Inggris pertamanya bersama Arsenal.

Sebagai catatan, Tony Adams adalah bek tengah legendaris yang menghabiskan seluruh karier profesionalnya selama 19 tahun di Arsenal. Ia memenangkan empat gelar liga utama baik sebelum maupun sesudah era Premier League.

Sumber: Sportbible

Berita Terkait