Pelatih Irlandia Ungkap Tudingan Cristiano Ronaldo setelah Dapat Kartu Merah di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bertanding di Aviva Stadium, Portugal kalah lewat dua gol yang dicetak eks penyerang Tottenham, Troy Parrott. Situasi makin memburuk ketika Cristiano Ronaldo harus meninggalkan lapangan lebih awal usai wasit Glenn Nyberg mengusirnya usai tinjauan VAR.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 14 November 2025, 07:30 WIB
Penyerang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menyerakan ban kapten kepada rekan setimnya, Bernardo Silva, setelah sang kapten utama terkena kartu merah dalam laga kontra Irlandia di Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa yang berlangsung di Aviva Stadium, Dublin, Jumat (14/11/2025) dini hari WIB. Portugal juga kalah 0-2 dari Irlandia dalam laga tersebut. (Paul Faith / AFP)

Bola.com, Jakarta - Irlandia membuat kejutan besar di Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Portugal 2-0 di Dublin, Jumat (14/11/2025) dini hari WIB. Namun, sorotan utama bukan kepada kemenangan tim tuan rumah, melainkan kartu merah dramatis yang diterima Cristiano Ronaldo.

Bertanding di Aviva Stadium, Portugal kalah lewat dua gol yang dicetak eks penyerang Tottenham, Troy Parrott. Situasi makin memburuk ketika Cristiano Ronaldo harus meninggalkan lapangan lebih awal usai wasit Glenn Nyberg mengusirnya usai tinjauan VAR.

Advertisement

Cristiano Ronaldo dinilai melakukan sikutan terhadap defender Irlandia, Dara O’Shea, dengan sisa waktu lebih dari 30 menit.

Sang kapten tampak tidak terima dengan keputusan itu, memperlihatkan gestur sinis kepada suporter Irlandia, mulai dari tepuk tangan sarkastik hingga acungan jempol, sebelum menuju bench tuan rumah dan terlibat adu mulut dengan staf serta pemain cadangan.

Ricardo Carvalho, salah satu staf kepelatihan Portugal, harus menarik Ronaldo menjauhi keributan dan mengarahkannya menuju lorong stadion, sementara suporter Irlandia terus mencemooh peraih Ballon d’Or enam kali itu.

 


Heimir Hallgrimsson: Ronaldo Kehilangan Fokus

Heimir Hallgrimsson. (KARIM JAAFAR / AFP)

Pelatih Irlandia, Heimir Hallgrimsson, memberikan pandangannya usai pertandingan. Kepada RTE Sport, ia mengatakan Cristiano Ronaldo tampak tidak berada dalam kondisi mental terbaik.

“Saya pikir Ronaldo sedikit kehilangan fokus,” ujar Hallgrimsson.

“Mungkin atmosfer dan dukungan fans berpengaruh. Ia tampak frustrasi dan bereaksi dengan cara yang ia tahu seharusnya tidak dilakukan.”

Hallgrimsson sebelumnya memang sempat meminta wasit agar tidak terpengaruh oleh status besar Ronaldo. Sang pelatih bahkan diserang oleh Ronaldo sebelum laga karena dianggap memainkan mind games.

Dan rupanya, ketegangan itu berlanjut setelah kartu merah.

Hallgrimsson mengungkapkan:

“Saat berjalan pergi, dia mengatakan kepada saya bahwa itu langkah cerdik. Dia menyalahkan wasit atau siapa pun, tapi itu keputusan bodohnya sendiri menyerang pemain kami.”


Ronaldo Akui Piala Dunia 2026 Akan Jadi Turnamen Terakhir

Ekspresi Cristiano Ronaldo saat mendapat kartu merah di laga Timnas Portugal melawan Irlandia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa - AP Photo/Peter Morrison

 

Sebelum pertandingan, Ronaldo sudah menyatakan bahwa Piala Dunia 2026, yang digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, akan menjadi turnamen besar terakhir sebelum ia pensiun.

Insiden kartu merah ini tentu menjadi pukulan dalam persiapannya, terlebih Portugal kini masih harus mengamankan posisi di puncak grup.

Irlandia sendiri mendekatkan diri pada posisi playoff, hanya terpaut satu poin dari Hongaria di posisi kedua dan tiga poin dari Portugal yang masih memimpin Grup F.


Martinez Bela Ronaldo: Keputusan Terlalu Keras

Cristiano Ronaldo bersama Roberto Martinez usai Porrtugal menjadi juara ajang UEFA Nations League. (John MACDOUGALL / AFP)

 

Sementara di sisi lain, pelatih Portugal, Roberto Martinez, memberikan pembelaan penuh terhadap kapten timnya itu.

“Kartu merah itu diberikan kepada seorang kapten yang tidak pernah diusir dalam 226 pertandingan. Saya rasa itu terlalu keras,” ujar Martinez.

Ia menambahkan bahwa Cristiano Ronaldo terus mendapat tekanan fisik sejak laga dimulai, membuat reaksinya tampak lebih ekstrem daripada yang sebenarnya terjadi.

“Selama 58 menit dia terus didorong dan ditahan di kotak penalti. Aksinya terlihat lebih buruk dari yang sebenarnya. Itu gerakan tubuh penuh, bukan sikutan.”

Martinez juga menyinggung komentar Hallgrimsson sebelumnya mengenai potensi wasit terpengaruh bintang besar.

“Yang mengecewakan adalah pelatih lawan membahas soal pengaruh wasit, lalu tiba-tiba bek mereka jatuh secara dramatis.”


Situasi Panas, Nasib Portugal Menjadi Sorotan

Aksi Cristiano Ronaldo pada laga Timnas Portugal melawan Irlandia pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa - AP Photo/Peter Morrison

 

Kekalahan dan kartu merah Ronaldo membuat Portugal harus melupakan kenyamanan, karena kini posisi mereka di puncak grup kembali terancam.

Dengan laga-laga penentu di depan mata, tensi pertandingan dan tekanan terhadap pemain bintang seperti Ronaldo dipastikan tidak akan mereda dalam waktu dekat.

Sumber: Evening Standard

Berita Terkait