Cedera Gabriel Bikin Cemas Arsenal, Ancelotti Hanya Bisa Minta Maaf

Arsenal Gelisah menunggu status cedera bek andalannya, Gabriel Magalhaes. Sementara itu pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, minta menyesalkan cedera tersebut.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 16 November 2025, 15:30 WIB
Gelandang Brasil #05, Casemiro (tengah), dikerumuni oleh bek Brasil #03, Gabriel Magalhaes (kiri), dan gelandang Brasil #07, Vinicius Jr, setelah mencetak gol kedua dalam pertandingan persahabatan internasional antara Brasil dan Senegal di Stadion Emirates, London, pada 15 November 2025. (Ian Kington/AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Brasil masih menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh terkait cedera yang menimpa Gabriel Magalhaes.

Bek tengah Arsenal itu terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal saat laga uji coba menghadapi Senegal, Sabtu waktu setempat, situasi yang membuat Meriam London cemas menjelang derbi London Utara.

Advertisement

Sebelum insiden yang menimpa Gabriel, Arsenal sudah terlebih dulu dihantui persoalan kebugaran.

Riccardo Calafiori dipulangkan lebih cepat dari pemusatan latihan Timnas Italia dan kini harus berjuang agar bisa tampil menghadapi Tottenham pekan depan.

"Parah? Saya tidak tahu, dia mengalami masalah pada aduktornya dan staf medis harus mengeceknya besok," ujar Carlo Ancelotti, pelatih Timnas Brasil.

"Kami sangat menyesal, sangat kecewa. Ketika pemain mengalami cedera, saya berharap mereka bisa pulih dengan baik dan sesegera mungkin," imbuhnya.


Pilar Tim

Kiper Brasil #23 Ederson, penyerang Brasil #21, Matheus Cunha, penjaga gawang Brasil #01 John Victor, bek Brasil #03, Gabriel Magalhaes, gelandang Brasil #08, Bruno Guimaraes, penyerang Brasil #20, Estevao, gelandang Brasil #07, Vinicius Jr, gelandang Brasil #10, Rodrygo, bek Brasil #06, Alex Sandro, dan bek Brasil #04, Marquinhos, berpose untuk foto tim menjelang pertandingan persahabatan internasional antara Brasil dan Senegal di Stadion Emirates, London, pada 15 November 2025. (Ian Kington/AFP)

Brasil sedang unggul 2-0 atas Senegal ketika Gabriel ditarik keluar. Gol pembuka dicetak winger Chelsea, Estevao, sebelum gelandang Manchester United, Casemiro, menggandakan keunggulan.

Gabriel menjadi satu di antara pilar utama dalam start impresif Arsenal musim ini.

Potensi absennya tentu menjadi pukulan bagi manajer Arsenal, Mikel Arteta, terlebih sang bek disebut-sebut sebagai satu di antara bek tengah terbaik Liga Inggris sejauh ini dan memiliki kontribusi penting dalam situasi bola mati.

Dengan laga melawan rival berat Tottenham Hotspur, Minggu (23-11-2025), cedera ringan sekali pun kemungkinan besar membuatnya absen di derbi London Utara.


Berapa Lama Gabriel Berpotensi Menepi?

Selebrasi skuad Arsenal usai gol Gabriel Magalhaes dalam laga Liga Champions versus Atletico Madrid, Rabu (22/10/2025). (AP Photo/Alastair Grant)

Arteta tentu berharap cedera pemainnya itu tergolong ringan. Jika Gabriel hanya mengalami cedera tingkat satu, ia kemungkinan membutuhkan waktu pemulihan sekitar satu hingga dua minggu.

Namun, jadwal Arsenal cukup padat. Setelah Tottenham pada 23 November, mereka bertemu Bayern Munchen pada Jumat (27-11-2025) dini hari WIB, lalu Chelsea, Minggu (30-11-2025).

Cedera tersebut bisa membuat Gabriel absen di ketiga pertandingan tersebut.

Cedera tingkat dua, yang melibatkan robekan parsial otot, biasa membutuhkan waktu pemulihan tiga hingga enam minggu.

Sementara cedera tingkat tiga, yakni robekan total otot atau tendon, bisa memaksa pemain menepi selama dua hingga tiga bulan, bahkan lebih lama apabila memerlukan operasi.


Siapa Pengganti Gabriel?

Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, merayakan gol ke gawang Atletico Madrid di Liga Champions 2025-2026. (AP Photo/Alastair Grant)

Riccardo Calafiori sejatinya bisa mengisi posisi bek tengah, tetapi ia kini mengalami masalah pada pinggulnya dan sudah dipastikan absen di laga Italia menghadapi Norwegia, Senin dini hari nanti. Kondisi itu membuatnya diragukan tampil melawan Tottenham.

William Saliba hampir pasti menjadi pilihan utama di jantung pertahanan. Jika Gabriel belum pulih, opsi paling realistis bagi Arteta adalah Cristhian Mosquera atau Piero Hincape.

Mosquera tampil meyakinkan musim ini dengan performa solid melawan Liverpool dan Newcastle United. Di sisi lain, Hincapie baru mencatatkan 28 menit di Premier League.

Dengan risiko besar pada duel panas menghadapi Spurs, Arteta diperkirakan tak akan berjudi. Ini membuka peluang bagi Mosquera untuk mencatatkan starter ketiganya di Liga Inggris.

(Roby Dian)

 

Sumber: Sportsmole, Express

Berita Terkait